IBU hamil dikatakan memiliki status gizi yang baik apabila setiap hari mengonsumsi makanan yang mengandung seluruh zat gizi penting sesuai dengan kebutuhan tubuh.
Pemenuhan gizi yang seimbang berperan besar dalam menjaga kesehatan ibu sekaligus mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin secara optimal.
Selama masa kehamilan, terdapat sedikitnya tujuh zat gizi utama yang perlu mendapat perhatian khusus.
Dikutip dari buku Aneka Makanan Minuman untuk Mencerdaskan Otak Bayi karya Anidya Kedasih, zat gizi pertama yang sangat penting adalah air.
Kekurangan cairan atau dehidrasi pada ibu hamil dapat berdampak serius dan berisiko menyebabkan gangguan kesehatan hingga memerlukan perawatan medis.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Oleh karena itu, ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi sedikitnya 10 gelas air putih setiap hari.
Selain air putih, kebutuhan cairan juga dapat dipenuhi melalui jus buah atau produk olahan susu seperti yogurt.
Asam folat dan seng juga memegang peranan penting selama kehamilan.
Kekurangan kedua zat gizi ini dapat mengganggu pembentukan otak dan sistem saraf janin, sehingga meningkatkan risiko terjadinya cacat bawaan.
Asupan yang cukup membantu proses perkembangan otak dan jaringan saraf calon bayi.
Gizi Ibu Hamil Tak Bisa Dianggap Remeh, Ini Daftar Nutrisi Utamanya
Kebutuhan kalori selama kehamilan turut meningkat seiring dengan pertumbuhan janin dan perubahan pada tubuh ibu.
Asupan kalori yang tidak mencukupi dapat menghambat pertumbuhan janin serta menyebabkan protein digunakan sebagai sumber energi, padahal protein dibutuhkan untuk fungsi pembentukan jaringan tubuh.
Protein berperan dalam pembentukan sel-sel baru, hormon, dan organ-organ penting janin.
Ibu hamil dianjurkan untuk meningkatkan asupan protein harian, yang dapat diperoleh dari sumber seperti telur, daging, ikan, dan kacang-kacangan.
Baca juga: Wajah Ibu Hamil Tampak Bercahaya, Ini Alasan Medisnya
Kalsium diperlukan untuk pembentukan tulang dan gigi janin.
Jika asupan kalsium tidak mencukupi, janin akan mengambil cadangan kalsium dari tulang ibu, yang berisiko menyebabkan kerapuhan tulang.
Selain itu, zat besi sangat dibutuhkan karena volume darah ibu meningkat selama kehamilan. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia dan mengganggu proses persalinan.
Terakhir, serat berfungsi menjaga kesehatan pencernaan. Kekurangan serat sering menyebabkan sembelit pada ibu hamil.
Dengan memenuhi seluruh zat gizi tersebut, kesehatan ibu dan perkembangan fisik serta otak janin dapat terjaga dengan baik selama masa kehamilan.[Sdz]



