• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 7 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Tumbuh Kembang

Cara Melatih Konsentrasi Balita Melalui Kegiatan Sehari-Hari

19/12/2022
in Tumbuh Kembang
Rasulullah Turut Mengerjakan Pekerjaan Rumah

Foto: Pexels

89
SHARES
681
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

CARA melatih konsentrasi balita ternyata bisa dilakukan melalui kegiatan sehari-hari. Buah hati kita yang masih tergolong balita memang terbatas konsentrasinya.

Beberapa ahli dalam pendidikan anak mengatakan bahwa kemampuan konsentrasi balita hanya sekitar 5 menit bahkan kurang.

Karenanya pada usia balita metode pendidikan yang sebaiknya dilakukan adalah belajar sambil bermain. Namun, tidak ada salahnya juga melatih konsentrasi balita kita dengan melakukan kegiatan sehari-hari.

Baca Juga: Ide Permainan untuk Melatih Konsentrasi Balita

Cara Melatih Konsentrasi Balita Melalui Kegiatan Sehari-Hari

Kemampuan anak dalam berkonsentrasi akan sangat membantu kegiatan belajarnya. Juga akan sangat membantunya dalam menghafal Al-Quran serta berlatih shalat dengan khusyuk dan tuma’ninah (tenang).

Apa saja aktivitas sehari-hari di rumah yang bisa melatih si kecil berkonsentrasi sejak dini? Berikut seperti dijelaskan dalam laman Ummi Ummi.

Pada usia 1 tahun, rata-rata anak sudah mampu berjalan. Kesempatan ini bisa dimanfaatkan untuk melatihnya membawa piring atau alat makan lainnya.

Bila anak sudah selesai makan, minta dia untuk membawa alat makannya ke wastafel. Pilihlah alat makan yang ringan dan tidak berpotensi pecah, seperti gelas plastik atau piring stainless steel.

Pada usia 2 tahun, anak-anak sudah bisa lebih cekatan dalam berjalan dan membawa barang. Mulai latih mereka membawa alat makan dari kaca.

Tapi, sebisa mungkin Anda dampingi mereka berjalan. Pesankan, “Hati-hati ya, Nak. Ini kaca, bisa pecah kalau jatuh.”

Pada usia 3 atau 4 tahun, ajak anak untuk belajar menyapu. Aktivitas ini membantu koordinasi mata dan tangan, serta melatih mereka berkonsentrasi menyapu kotoran dan debu dengan rapi.

Sekilas, aktivitas menyapu tampak sederhana, namun sebenarnya di balik itu anak berlatih untuk berkonsentrasi.

Bila mereka bisa berkonsentrasi dengan baik, ujung sapu akan mengayun tepat ke arah sampah sehingga sampah terkumpul menjadi satu. Bila tidak, sapu justru bergerak tak terarah hingga malah menyebar sampah ke mana-mana.

Ketika baru belajar menyapu, mungkin anak akan cenderung “menyebar” sampah dibandingkan menyapu dan menyatukannya.

Itu tidak mengapa, namanya juga baru belajar. Teruslah semangati bahwa dia anak salih/salihah karena membantu ibu menyapu, Allah sayang anak yang membantu orang tua, orang Islam rajin menjaga kebersihan dan kerapian.

Selain itu, berilah contoh cara menyapu yang baik agar sampah yang disapu bisa terkumpul dengan rapi. Lambat laun, seiring bertambahnya usia anak, insyaallah dia akan mampu menyapu dengan rapi dan bersih. Mungkin itu akan terjadi ketika dia berusia 4 tahun atau 5 tahun.

Pada usia 4 atau 5 tahun, anak-anak bisa diajari menjahit kancing. Aktivitas tersebut melatih mereka untuk berkonsentrasi memasukkan jarum ke lubang kancing.

Meski jahitannya belum rapi, insyaallah kegiatan ini akan sangat bermanfaat.

Selain itu, anak-anak bisa diminta memasukkan benang ke dalam lubang jarum. Terdengar sulit? Wah, jangan pandang enteng kemampuan anak!

Ada loh anak usia 5 tahun yang bisa konsentrasi memasukkan benang ke lubang jarum. Tentunya pilih lubang jarum jahit yang ukurannya tidak terlalu kecil. Bila anak terlihat patah semangat sejak awal, semangati dia, “Berusaha, Nak! Insyaallah kamu bisa.”

Aktivitas sehari-hari ini memang sederhana, tapi insyaallah dapat melatih konsentrasi anak-anak.

Selain contoh aktivitas di atas, kita juga bisa melatih konsentrasi anak dengan memintanya memakai baju sendiri, mengancingkan baju sendiri, memakai sandal atau sepatu sendiri, menyikat gigi sendiri, atau menyisir rambut sendiri.

Bila Anda cermati, kegiatan sehari-hari yang telah kita sebutkan adalah kegiatan yang dilakukan sendiri oleh anak. Dari aktivitas ini anak-anak juga berlatih untuk lebih mandiri dan percaya diri.

Tetapi jangan terlalu tergesa-gesa dengan berharap anak dapat melakukannya dengan benar dalam waktu singkat.

Proses belajar setiap anak tentu berbeda. Dan yang terpenting dari kegiatan ini selain untuk melatih konsentrasi, juga membiasakan anak untuk ringan tangan membantu pekerjaan rumah. [Cms]

Tags: melatih konsentrasi balita
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tips untuk Memotret Makanan agar Tampak Menarik

Next Post

Doa dan Dzikir agar Tidak Malas

Next Post
Tips mengatasi malas belajar

Doa dan Dzikir agar Tidak Malas

Apakah Terjadinya Bencana Alam adalah Azab dari Allah?

Apakah Terjadinya Bencana Alam adalah Azab dari Allah?

Jumat Berkah, LAZ Al Azhar Salurkan Makanan Siap Saji di Mushala Darurat Gempa Cianjur

Jumat Berkah, LAZ Al Azhar Salurkan Makanan Siap Saji di Mushala Darurat Gempa Cianjur

  • Waspada terhadap Bahaya Syaitan, Dapat Membuat Manusia Lupa dan Panjang Angan-angan

    Waspada terhadap Bahaya Syaitan, Dapat Membuat Manusia Lupa dan Panjang Angan-angan

    118 shares
    Share 47 Tweet 30
  • PT Donggi Senoro LNG dan Rumah Zakat Salurkan 100 Paket Hygienekit untuk Korban Gempa di Poso

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • Milaf Cola: Inovasi Kola dari Saudi Arabia yang Dibuat dari Buah Kurma

    141 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Batik Danar Hadi Tampilkan Fashion Show Bertema Kembang Parang

    183 shares
    Share 73 Tweet 46
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7802 shares
    Share 3121 Tweet 1951
  • 7 Akun Instagram Influencer Dakwah yang Bikin Kita Nggak Ketinggalan Berita Terkini

    739 shares
    Share 296 Tweet 185
  • Grand Launching LAZNAS NPC: Komitmen Transparansi dan Perluas Jangkauan Kemanusiaan

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    526 shares
    Share 210 Tweet 132
  • Cara Mendapatkan Syafaat di Hari Kiamat

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga