ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Kamis, 14 November 2019 | 17 Rabiul Awwal 1441 H
Login | Register

 


 
 
 
 
TIPS

Tips Melatih Konsentrasi Balita Melalui Kegiatan Sehari-Hari

10 December 2015 16:05:55
Tips Melatih Konsentrasi Balita Melalui Kegiatan Sehari-Hari

foto: pondokibu.com foto: pondokibu.com[/caption[caption id="attachment_14711" align="alignleft" width="230"]foto: pondokibu.com foto: pondokibu.com[/caption]

ChanelMuslim.com – Buah hati kita yang masih tergolong balita memang terbatas konsentrasinya. Beberapa ahli dalam pendidikan anak mengatakan bahwa kemampuan konsentrasi balita hanya sekitar 5 menit bahkan kurang. Karenanya pada usia balita metode pendidikan yang sebaiknya dilakukan adalah belajar sambil bermain. Namun, tidak ada salahnya juga melatih konsentrasi balita kita dengan melakukan kegiatan sehari-hari.

Kemampuan anak dalam berkonsentrasi akan sangat membantu kegiatan belajarnya. Juga akan sangat membantunya dalam menghafal Al-Quran serta berlatih shalat dengan khusyuk dan tuma’ninah (tenang).

Apa saja aktivitas sehari-hari di rumah yang bisa melatih si kecil berkonsentrasi sejak dini?

Pada usia 1 tahun, rata-rata anak sudah mampu berjalan. Kesempatan ini bisa dimanfaatkan untuk melatihnya membawa piring atau alat makan lainnya. Bila anak sudah selesai makan, minta dia untuk membawa alat makannya ke wastafel. Pilihlah alat makan yang ringan dan tidak berpotensi pecah, seperti gelas plastik atau piring stainless steel.

Apa saja aktivitas sehari-hari di rumah yang bisa melatih si kecil berkonsentrasi sejak dini?

Pada usia 1 tahun, rata-rata anak sudah mampu berjalan. Kesempatan ini bisa dimanfaatkan untuk melatihnya membawa piring atau alat makan lainnya. Bila anak sudah selesai makan, minta dia untuk membawa alat makannya ke wastafel. Pilihlah alat makan yang ringan dan tidak berpotensi pecah, seperti gelas plastik atau piring stainless steel.

Pada usia 2 tahun, anak-anak sudah bisa lebih cekatan dalam berjalan dan membawa barang. Mulai latih mereka membawa alat makan dari kaca. Tapi, sebisa mungkin Anda dampingi mereka berjalan. Pesankan, “Hati-hati ya, Nak. Ini kaca, bisa pecah kalau jatuh.”

Pada usia 3 atau 4 tahun, ajak anak untuk belajar menyapu. Aktivitas ini membantu koordinasi mata dan tangan, serta melatih mereka berkonsentrasi menyapu kotoran dan debu dengan rapi. Sekilas, aktivitas menyapu tampak sederhana, namun sebenarnya di balik itu anak berlatih untuk berkonsentrasi. Bila mereka bisa berkonsentrasi dengan baik, ujung sapu akan mengayun tepat ke arah sampah sehingga sampah terkumpul menjadi satu. Bila tidak, sapu justru bergerak tak terarah hingga malah menyebar sampah ke mana-mana.

Ketika baru belajar menyapu, mungkin anak akan cenderung “menyebar” sampah dibandingkan menyapu dan menyatukannya. Itu tidak mengapa, namanya juga baru belajar. Teruslah semangati bahwa dia anak salih/salihah karena membantu ibu menyapu, Allah sayang anak yang membantu orang tua, orang Islam rajin menjaga kebersihan dan kerapian. Selain itu, berilah contoh cara menyapu yang baik agar sampah yang disapu bisa terkumpul dengan rapi. Lambat laun, seiring bertambahnya usia anak, insyaallah dia akan mampu menyapu dengan rapi dan bersih. Mungkin itu akan terjadi ketika dia berusia 4 tahun atau 5 tahun.

Pada usia 4 atau 5 tahun, anak-anak bisa diajari menjahit kancing. Aktivitas tersebut melatih mereka untuk berkonsentrasi memasukkan jarum ke lubang kancing. Meski jahitannya belum rapi, insyaallah kegiatan ini akan sangat bermanfaat.

latihkonsentrasi1Selain itu, anak-anak bisa diminta memasukkan benang ke dalam lubang jarum. Terdengar sulit? Wah, jangan pandang enteng kemampuan anak! Ada loh anak usia 5 tahun yang bisa konsentrasi memasukkan benang ke lubang jarum. Tentunya pilih lubang jarum jahit yang ukurannya tidak terlalu kecil. Bila anak terlihat patah semangat sejak awal, semangati dia, “Berusaha, Nak! Insyaallah kamu bisa.”

Aktivitas sehari-hari ini memang sederhana, tapi insyaallah dapat melatih konsentrasi anak-anak.  Selain contoh aktivitas di atas, kita juga bisa melatih konsentrasi anak dengan memintanya memakai baju sendiri, mengancingkan baju sendiri, memakai sandal atau sepatu sendiri, menyikat gigi sendiri, atau menyisir rambut sendiri.

Bila Anda cermati, kegiatan sehari-hari yang telah kita sebutkan adalah kegiatan yang dilakukan sendiri oleh anak. Dari aktivitas ini anak-anak juga berlatih untuk lebih mandiri dan percaya diri.

Tetapi jangan terlalu tergesa-gesa dengan berharap anak dapat melakukannya dengan benar dalam waktu singkat. Proses belajar setiap anak tentu berbeda. Dan yang terpenting dari kegiatan ini selain untuk melatih konsentrasi, juga membiasakan anak untuk ringan tangan membantu pekerjaan rumah. []

 

Sumber : http://ummiummi.com/kegiatan-sehari-hari-yang-dapat-melatih-konsentrasi-anak-balita

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
Bantu Pengungsi Gempa Maluku bersama Chanel Muslim
 
BERITA LAINNYA
 
 
TIPS
15 October 2018 16:04:16

Ini Tips Mudah Bersihkan Cobek Batu

 
TIPS
21 May 2018 15:51:24

Tips Berhemat Selama Ramadan

 
 
TIPS
10 May 2019 10:00:02

Cara Mudah Menyimpan Tempe agar Tahan Lama

indonesia dermawan, act, aksi cepat tanggap, cmm peduli
 
 
Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
TERBARU
 
Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF)
 
Buku Pilu di Palu Mam Fifi
 
TERPOPULER
 
 
Jual Buku Mencintaimu Dengan Cinta Yang Lebih Tertata Penulis Fifi P.Jubilea
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0813.1956.2284