• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 2 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Tumbuh Kembang

Cara Melatih Konsentrasi Balita Melalui Kegiatan Sehari-Hari

19/12/2022
in Tumbuh Kembang
Rasulullah Turut Mengerjakan Pekerjaan Rumah

Foto: Pexels

89
SHARES
681
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

CARA melatih konsentrasi balita ternyata bisa dilakukan melalui kegiatan sehari-hari. Buah hati kita yang masih tergolong balita memang terbatas konsentrasinya.

Beberapa ahli dalam pendidikan anak mengatakan bahwa kemampuan konsentrasi balita hanya sekitar 5 menit bahkan kurang.

Karenanya pada usia balita metode pendidikan yang sebaiknya dilakukan adalah belajar sambil bermain. Namun, tidak ada salahnya juga melatih konsentrasi balita kita dengan melakukan kegiatan sehari-hari.

Baca Juga: Ide Permainan untuk Melatih Konsentrasi Balita

Cara Melatih Konsentrasi Balita Melalui Kegiatan Sehari-Hari

Kemampuan anak dalam berkonsentrasi akan sangat membantu kegiatan belajarnya. Juga akan sangat membantunya dalam menghafal Al-Quran serta berlatih shalat dengan khusyuk dan tuma’ninah (tenang).

Apa saja aktivitas sehari-hari di rumah yang bisa melatih si kecil berkonsentrasi sejak dini? Berikut seperti dijelaskan dalam laman Ummi Ummi.

Pada usia 1 tahun, rata-rata anak sudah mampu berjalan. Kesempatan ini bisa dimanfaatkan untuk melatihnya membawa piring atau alat makan lainnya.

Bila anak sudah selesai makan, minta dia untuk membawa alat makannya ke wastafel. Pilihlah alat makan yang ringan dan tidak berpotensi pecah, seperti gelas plastik atau piring stainless steel.

Pada usia 2 tahun, anak-anak sudah bisa lebih cekatan dalam berjalan dan membawa barang. Mulai latih mereka membawa alat makan dari kaca.

Tapi, sebisa mungkin Anda dampingi mereka berjalan. Pesankan, “Hati-hati ya, Nak. Ini kaca, bisa pecah kalau jatuh.”

Pada usia 3 atau 4 tahun, ajak anak untuk belajar menyapu. Aktivitas ini membantu koordinasi mata dan tangan, serta melatih mereka berkonsentrasi menyapu kotoran dan debu dengan rapi.

Sekilas, aktivitas menyapu tampak sederhana, namun sebenarnya di balik itu anak berlatih untuk berkonsentrasi.

Bila mereka bisa berkonsentrasi dengan baik, ujung sapu akan mengayun tepat ke arah sampah sehingga sampah terkumpul menjadi satu. Bila tidak, sapu justru bergerak tak terarah hingga malah menyebar sampah ke mana-mana.

Ketika baru belajar menyapu, mungkin anak akan cenderung “menyebar” sampah dibandingkan menyapu dan menyatukannya.

Itu tidak mengapa, namanya juga baru belajar. Teruslah semangati bahwa dia anak salih/salihah karena membantu ibu menyapu, Allah sayang anak yang membantu orang tua, orang Islam rajin menjaga kebersihan dan kerapian.

Selain itu, berilah contoh cara menyapu yang baik agar sampah yang disapu bisa terkumpul dengan rapi. Lambat laun, seiring bertambahnya usia anak, insyaallah dia akan mampu menyapu dengan rapi dan bersih. Mungkin itu akan terjadi ketika dia berusia 4 tahun atau 5 tahun.

Pada usia 4 atau 5 tahun, anak-anak bisa diajari menjahit kancing. Aktivitas tersebut melatih mereka untuk berkonsentrasi memasukkan jarum ke lubang kancing.

Meski jahitannya belum rapi, insyaallah kegiatan ini akan sangat bermanfaat.

Selain itu, anak-anak bisa diminta memasukkan benang ke dalam lubang jarum. Terdengar sulit? Wah, jangan pandang enteng kemampuan anak!

Ada loh anak usia 5 tahun yang bisa konsentrasi memasukkan benang ke lubang jarum. Tentunya pilih lubang jarum jahit yang ukurannya tidak terlalu kecil. Bila anak terlihat patah semangat sejak awal, semangati dia, “Berusaha, Nak! Insyaallah kamu bisa.”

Aktivitas sehari-hari ini memang sederhana, tapi insyaallah dapat melatih konsentrasi anak-anak.

Selain contoh aktivitas di atas, kita juga bisa melatih konsentrasi anak dengan memintanya memakai baju sendiri, mengancingkan baju sendiri, memakai sandal atau sepatu sendiri, menyikat gigi sendiri, atau menyisir rambut sendiri.

Bila Anda cermati, kegiatan sehari-hari yang telah kita sebutkan adalah kegiatan yang dilakukan sendiri oleh anak. Dari aktivitas ini anak-anak juga berlatih untuk lebih mandiri dan percaya diri.

Tetapi jangan terlalu tergesa-gesa dengan berharap anak dapat melakukannya dengan benar dalam waktu singkat.

Proses belajar setiap anak tentu berbeda. Dan yang terpenting dari kegiatan ini selain untuk melatih konsentrasi, juga membiasakan anak untuk ringan tangan membantu pekerjaan rumah. [Cms]

Tags: melatih konsentrasi balita
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tips untuk Memotret Makanan agar Tampak Menarik

Next Post

Doa dan Dzikir agar Tidak Malas

Next Post
Tips mengatasi malas belajar

Doa dan Dzikir agar Tidak Malas

Apakah Terjadinya Bencana Alam adalah Azab dari Allah?

Apakah Terjadinya Bencana Alam adalah Azab dari Allah?

Jumat Berkah, LAZ Al Azhar Salurkan Makanan Siap Saji di Mushala Darurat Gempa Cianjur

Jumat Berkah, LAZ Al Azhar Salurkan Makanan Siap Saji di Mushala Darurat Gempa Cianjur

  • Cara Memutuskan Doa-doa Buruk

    Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    537 shares
    Share 215 Tweet 134
  • An Nahl Islamic School Gelar FunWalk 2026 Bertema One Family, One Journey

    88 shares
    Share 35 Tweet 22
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7916 shares
    Share 3166 Tweet 1979
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3448 shares
    Share 1379 Tweet 862
  • Salimah Kota Tangerang Siap Terjun ke Masyarakat Usai Dilantik

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Sejumlah Tokoh Luncurkan Petisi Serukan Indonesia Tarik Diri dari Dewan Perdamaian BOP

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Bolehkah Puasa Daud dan Puasa Ayamul Bidh Digabung

    636 shares
    Share 254 Tweet 159
  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    117 shares
    Share 47 Tweet 29
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    583 shares
    Share 233 Tweet 146
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2120 shares
    Share 848 Tweet 530
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga