• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 30 Juli, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Tips

Tiga Cara Menyikapi Rekan Bisnis yang Suka Berbohong

22/02/2026
in Tips
Tiga Cara Menyikapi Rekan Bisnis yang Suka Berbohong

Tiga Cara Menyikapi Rekan Bisnis yang Suka Berbohong (foto: pixabay)

114
SHARES
876
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BAGAIMANA cara menyikapi rekan bisnis yang suka berbohong? Dibohongi tentu tidak enak, apalagi jika yang melakukannya adalah partner bisnis yang dipercaya selama ini.

Motivator dari Rumah Pintar Aisha Randy Ariyanto Wibowo membagikan tips bagaimana menyikapi rekan bisnis yang sering berbohong.

Baca Juga: Biasakan Diri untuk Tidak Berbohong

Tiga Cara Menyikapi Rekan Bisnis yang Suka Berbohong

1. Jangan berbisnis lagi dengannya

Kalau rekan bisnis kita memiliki karakter suka berbohong maka sebaiknya, kamu tidak perlu lagi berbisnis dengannya. Kita teladani sifat berbisnis ala Rasulullah, berbisnis dengan kejujuran.

2. Sadarkan mereka

Kalau kita ingin rekan kita itu tidak berbohong maka kuncinya adalah menyadarkan mereka.

Sama seperti halnya kenapa kita sholat malam, sholat Dhuha, membaca surat Al Waqiah, disiplin, jujur karena kita paham dan sadar misalnya pahalanya atau dampaknya.

3. Netralkan emosi

Agar kita tidak kecewa dengan perilaku negatif orang lain maka kita netralkan emosi negatif yang kita rasakan.

Emosi negatif kalau terus disimpan jika tidak dilepaskan akan jadi masalah.

Kalau kita terus menumpuk emosi negatif, terus memendam kemarahan, kebencian, kesedihan, ketakutan maka lama-lama akan menjadi penyakit baik psikis dan fisik.

Ciri orang yang menyimpan emosi negatif itu kalau ia ingat sebuah kejadian maka ia akan marah sekali, sedih, kesal, dendam banget, benci banget itu tandanya.

Misalnya ia ingat dulu ia pernah dimarahi bosnya, saat ingat ia kesal banget, marah banget, dendam maka ia memendam emosi.

Kalau lihat bosnya ada perasaan benci, marah dsb. Tapi kalau ia cerita misalnya anaknya yang sudah meninggal dengan tanpa emosi tidak sedih, tidak marah, tidak kesal.

Ia merasa sudah ikhlas akan takdir Allah, menerima takdir Allah maka ia sudah netral dari emosi negatif.

Dalam masalah ini, tugas kita hanya sekadar mengingatkan kepada rekan bisnis itu, dan tugas kita untuk diri kita adalah menetralkan jika ada emosi negatif.

Jangan sampai memendam emosi negatif. Netralkan sampah emosi dengan sering berdoa:

“Ya Allah, meskipun aku dibohongi sama… aku ikhlas, aku terima semua atas kehendak-Mu, aku maafkan dia. Engkau Maha Adil, kebaikan akan berbalas dengan kebaikan, keburukan akan berbalas dengan keburukan”.

Jadi, jangan sedih jika ada orang pernah berbuat dzolim kepada kita. Di dunia ini ada hukum sebab akibat, hukum tabur tuai. Apa yang kita tanam itu yang akan kita panen.

Jika kita banyak menanam kebaikan maka kita akan memanen kebaikan. Jika kita suka menolong orang lain, Allah akan menolong kita di kala kita susah.

Jika kita banyak berbuat buruk maka kita akan mendapatkan keburukan itu juga.

“Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka (kerugian kejahatan) itu untuk dirimu sendiri.” (QS. Al Isra: 7).[ind]

Tags: randy ariyanto wiboworumah pintar aishaTiga Cara Menyikapi Rekan Bisnis yang Suka Berbohong
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mencegah Bayi Gumoh

Next Post

Manfaat Tanaman Sambiloto untuk Kesehatan yang Perlu Kamu Ketahui

Next Post
Manfaat Tanaman Sambiloto untuk Kesehatan yang Perlu Kamu Ketahui

Manfaat Tanaman Sambiloto untuk Kesehatan yang Perlu Kamu Ketahui

Orang Buta Lebih Empati dari Yang Normal

Tak Semua Yahudi Buruk

Tumbuh Kembang Bayi Usia 4-6 Bulan

Tumbuh Kembang Bayi Usia 4-6 Bulan

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8986 shares
    Share 3594 Tweet 2247
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4061 shares
    Share 1624 Tweet 1015
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1148 shares
    Share 459 Tweet 287
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11637 shares
    Share 4655 Tweet 2909
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2297 shares
    Share 919 Tweet 574
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2309 shares
    Share 924 Tweet 577
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5454 shares
    Share 2182 Tweet 1364
  • 4 Macam Mad Lazim, Berikut Ini Pengertian dan Contohnya

    5428 shares
    Share 2171 Tweet 1357
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3510 shares
    Share 1404 Tweet 878
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2387 shares
    Share 955 Tweet 597
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga