ChanelMuslim.com – Tahukah Ayah, meminyaki rambut ternyata merupakan bagian dari adab terhadap rambut. Ustaz Farid Nu’man Hasan menjelaskan mengenai hal ini.
Banyak riwayat yang menceritakan bahwa Nabiย Shallallahu โAlaihi wa Sallamย meminyaki rambutnya, bahkan janggutnya.
Dari Salman Al Farisi Radhiallahu โAnhu, katanya: Bahwa Nabi Shallallahu โAlaihi wa Sallam bersabda:
ูุงู ููุบูุชูุณููู ุฑูุฌููู ููููู ู ุงูุฌูู ูุนูุฉูุ ููููุชูุทููููุฑู ู ูุง ุงุณูุชูุทูุงุนู ู ููู ุทูููุฑูุย ููููุฏูููููู ู ูููย ย ุฏูููููููุ ุฃููู ููู ูุณูู ู ููู ุทููุจู ุจูููุชูููุ ุซูู ูู ููุฎูุฑูุฌู ูููุงู ููููุฑูููู ุจููููู ุงุซูููููููุ ุซูู ูู ููุตููููู ู ูุง ููุชูุจู ููููุ ุซูู ูู ููููุตูุชู ุฅูุฐูุง ุชููููููู ู ุงูุฅูู ูุงู ูุ ุฅููููุง ุบูููุฑู ูููู ู ูุง ุจููููููู ููุจููููู ุงูุฌูู ูุนูุฉู ุงูุฃูุฎูุฑูู
Tidaklah seorang laki-laki mandi pada hari Jumat, dia bersuci sebersih-bersihnya, dia memakai minyak rambut, atau memakai minyak wangi yang ada di rumahnya, lalu dia keluar menuju masjid tanpa membelah barisan di antara dua orang, kemudian dia shalat sebagaimana dia diperintahkan, lalu dia diam ketika imam berkhutbah, melainkan ย akan diampuni sejauh hari itu dan Jumat yang lainnya.
(HR.Bukhari no. 883)
Baca Juga:ย Siapa yang Disebut sebagai Penyantun Anak Yatim
Tahukah Ayah, Meminyaki Rambut Merupakan Bagian dari Adab terhadap Rambut
Rabiโah bin Abdurrahmanย ย Radhiallahu โAnhuย bercerita:
ููุฑูุฃูููุชู ุดูุนูุฑูุง ู ููู ุดูุนูุฑูููุ ููุฅูุฐูุง ูููู ุฃูุญูู ูุฑู ููุณูุฃูููุชู ููููููู ุงุญูู ูุฑูู ู ููู ุงูุทูููุจู
Aku melihat rambut di antara rambut-rambut nabi, jika warnanya menjadi merah maka aku bertanya lalu dijawab: merah karena minyak.
(HR.Bukhari no. 3547)
Simak bercerita, bahwaย ย Jabir bin Samurah ditanya tentang uban Nabi Shallallahu โAlaihi wa Sallam:
ููุงูู ุฅูุฐูุง ุงุฏูููููู ุฑูุฃูุณููู ููู ู ููุฑู ู ูููููุ ููุฅูุฐูุง ููู ู ููุฏูููููู ุฑูุฆููู ู ููููู
Dahulu jika Beliau melumasi dengan minyak ubannya tidak terlihat, dan jika tidak memakai minyak maka ubannya terlihat. (HR.Muslim no. 2344)
Jabir bin Samurahย Radhiallahu โAnhuย bercerita:
ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู ู ููุฏู ุดูู ูุทู ู ูููุฏููู ู ุฑูุฃูุณููู ููููุญูููุชูููุ ููููุงูู ุฅูุฐูุง ุงุฏูููููู ููู ู ููุชูุจููููููุ ููุฅูุฐูุง ุดูุนูุซู ุฑูุฃูุณููู ุชูุจููููููุ ููููุงูู ููุซููุฑู ุดูุนูุฑู ุงููููุญูููุฉู
Rasulullah Shallallahu โAlaihi wa Sallam mulai memutih rambut bagian depan kepalanya dan jenggotnya, jika dia melumasi dengan minyakย ubannya tidak terlihat jelas, jika sudah mengering rambutnya ย ubannya terlihat, danย Beliau memiliki jenggot yang lebat.
(HR. Muslim No. 2344, An Nasaโi No. 5114)
Maka, anjuran memakai minyak rambut merupakan sunah, baik secaraย fiโiliyahย dan qauliyahย dari Nabiย Shallallahu โAlaihi wa Sallam.
Wallahu a’lam.[ind]
(Bersambung…)





