• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 31 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Syariah

Status Wudhu setelah Menyentuh Kemaluan

24/09/2025
in Syariah
Status wudhu setelah menyentuh kemaluan

Foto: Pexels/Samad Deldar

99
SHARES
763
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BAGAIMANA status wudhu setelah menyentuh kemaluan? Para ulama berbeda pendapat tentang, apakah batal wudhu seseorang yg menyentuh aurat (kemaluan) anak kecil.

Baca Juga:ย Dzikir yang Dibaca Selesai Wudhu

Status Wudhu setelah Menyentuh Kemaluan

Ustaz Farid Nu`man menjelaskan bahwa ada beberapa hukum.

1. Batal

Imam Ibnu Qudamah mengatakan:

ู†ู‚ุถ ุงู„ูˆุถูˆุก ุจู…ุณ ุงู„ูุฑุฌ – : ู„ุง ูุฑู‚ ุจูŠู† ุฐูƒุฑู‡ ูˆุฐูƒุฑ ุบูŠุฑู‡ ุŒ ูˆู„ุง ูุฑู‚ ุจูŠู† ุฐูƒุฑ ุงู„ุตุบูŠุฑ ูˆุงู„ูƒุจูŠุฑ

Batalnya wudhu karena menyentuh kemaluan, tidak ada bedanya antara kemaluan anak kecil dan dewasa.

(Al Mughni, 1/118)

Dalam fatwa Al Lajnah Ad Daimah dikatakan:

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklikย tautanย ini.

ู„ู…ุณ ุงู„ุนูˆุฑุฉ ุจุฏูˆู† ุญุงุฆู„ ูŠู†ู‚ุถ ุงู„ูˆุถูˆุก ุณูˆุงุก ูƒุงู† ุงู„ู…ู„ู…ูˆุณ ุตุบูŠุฑุง ุฃูˆ ูƒุจูŠุฑุง ุ› ู„ู…ุง ุซุจุช ุฃู† ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ู‚ุงู„ : ( ู…ู† ู…ุณ ูุฑุฌู‡ ูู„ูŠุชูˆุถุฃ )

Menyentuh aurat tanpa penghalang adalah membatalkan wudhu, sama saja baik itu menyentuh aurat anak-anak atau dewasa. Berdasarkan Hadits Nabi ๏ทบ; “Barang siapa yang menyentuh kemaluannya maka hendaknya dia berwudhu.”

(Al Lajnah Ad Daimah, 5/265)

2. Boleh dan TIDAK BATAL

Imam Ibnu Qudamah mengatakan:

ูˆุนู† ุงู„ุฒู‡ุฑูŠ ูˆุงู„ุฃูˆุฒุงุนูŠ : ู„ุง ูˆุถูˆุก ุนู„ู‰ ู…ู† ู…ุณ ุฐูƒุฑ ุงู„ุตุบูŠุฑ ; ู„ุฃู†ู‡ ูŠุฌูˆุฒ ู…ุณู‡ ูˆุงู„ู†ุธุฑ ุฅู„ูŠู‡

Dari Az Zuhriy dan Al Auza’iy: “Tidak wajib berwudhu bagi yang menyentuh kemaluan anak kecil karena boleh menyentuh dan melihatnya.”

(Al Mughni, 1/118)

Bahkan Syaikh Muhammad Shalih Al Utsaimin mengatakan tidak batal juga menyentuh kemaluan dewasa kecuali bersyahwat berdasarkan seluruh dalil yang ada.

Beliau menjelaskan:

ู„ุงุŒ ูŠุนู†ู‰ ู…ุณ ุนูˆุฑุฉ ุงู„ุทูู„ ู„ุง ูŠู†ู‚ุถ ุงู„ูˆุถูˆุก ุŒ ุจู„ ู…ุณ ุนูˆุฑุฉ ุงู„ุฅู†ุณุงู† ุงู„ุจุงู„ุบ ู„ุง ูŠู†ู‚ุถ ุงู„ูˆุถูˆุก ุŒ ุฅู„ุง ุฅุฐุง ูƒุงู† ู„ุดู‡ูˆุฉ ุŒ ูˆุจู‡ุฐุง ู†ุฌู…ุน ุจูŠู† ุญุฏูŠุซ ุทู„ู‚ ุจู† ุนู„ูŠ ูˆ ุจุณุฑุฉ ุจู†ุช ุตููˆุงู† : ูุฅู† ุญุฏูŠุซ ุทู„ู‚ ุจู† ุนู„ูŠ : ( ุฃู† ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ุณุฆู„ : ุนู† ุงู„ุฑุฌู„ ูŠู…ุณ ุฐูƒุฑู‡ ููŠ ุงู„ุตู„ุงุฉ ุฃุนู„ูŠู‡ ูˆุถูˆุก ุŸ ู‚ุงู„ : ู„ุง ุŒ ุฅู†ู…ุง ู‡ูˆ ุจุถุนุฉ ู…ู†ูƒ ) ุŒ ูˆุญุฏูŠุซ ุจุณุฑุฉ : ( ู…ู† ู…ุณ ุฐูƒุฑู‡ ูู„ูŠุชูˆุถุฃ ) .
ู†ู‚ูˆู„ : ุฅุฐุง ูƒุงู† ู„ุดู‡ูˆุฉ ูˆุฌุจ ุงู„ูˆุถูˆุก ุŒ ูˆุฅุฐุง ูƒุงู† ู„ุบูŠุฑ ุดู‡ูˆุฉ ู„ู… ูŠุฌุจ ูˆูŠูˆุญูŠ ุฅู„ู‰ ู‡ุฐุง ุงู„ุชูุตูŠู„ ู‚ูˆู„ ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… : ( ุฅู†ู…ุง ู‡ูˆ ุจุถุนู‡ ู…ู†ูƒ ) ูุฅุฐุง ู…ุณุณุชู‡ ูƒู…ุง ุชู…ุณ ู…ุซู„ุงู‹ ุจู‚ูŠุฉ ุงู„ุฃุนุถุงุก ุŒ ูˆู…ุนู„ูˆู… ุฃู† ุงู„ุฅู†ุณุงู† ู„ุง ูŠู…ุณ ุบูŠุฑ ุงู„ุฐูƒุฑ ู„ุง ูŠู…ุณู‡ุง ู„ู„ุดู‡ูˆุฉ ุฃุจุฏุงู‹ ุŒ ุฃู„ูŠุณ ูƒุฐู„ูƒ ุŸ ุทูŠุจ ู†ู‚ูˆู„ : ุฅุฐุง ู…ุณุณุชู‡ ูƒู…ุง ุชู…ุณ ุณุงุฆุฑ ุงู„ุฃุนุถุงุก ุจุฏูˆู† ุดู‡ูˆุฉ ูุฅู†ู‡ ู„ุง ูˆุถูˆุก ุนู„ูŠูƒ ุŒ ูˆุฅู† ู…ุณุณุชู‡ ุจุดู‡ูˆุฉ ุŒ ูุนู„ูŠูƒ ุงู„ูˆุถูˆุก ุ› ู„ุฃู†ู‡ ุฑุจู…ุง ูŠุฎุฑุฌ ุดูŠุกูŒ ู…ู†ูƒ ู…ุน ุงู„ุดู‡ูˆุฉ ู…ู† ุญูŠุซ ู„ุง ุชุดุนุฑ .
ูˆุงู„ุฎู„ุงุตุฉ : ุฃู† ู…ุณ ุฐูƒุฑ ุงู„ูƒุจูŠุฑ ูˆุงู„ุตุบูŠุฑ ู„ุง ูŠู†ู‚ุถ ุงู„ูˆุถูˆุก ุฅู„ุง ุฅุฐุง ูƒุงู† ู„ุดู‡ูˆุฉ ุŒ ูˆุงู„ุฐูŠ ูŠุบุณู„ ูุฑุฌ ุงู„ุตุจูŠ ู‚ุทุนุงู‹ ู„ูŠุณ ุนู†ุฏู‡ ุดู‡ูˆุฉ ” ุงู†ุชู‡ู‰ ู…ู† ” ู„ู‚ุงุก ุงู„ุจุงุจ ุงู„ู…ูุชูˆุญ ” .

“Tidak, yakni menyentuh kemaluan anak kecil tidak membatalkan wudhu. Bahkan menyentuh kemaluan orang yang telah baligh juga tidak membatalkan wudhu. Terkecuali jika menyentuhnya dengan syahwat.

Dengan ini, kami memadukan hadits Thalq bin Ali dan Busrah binti Shafwan. Bahwa hadits Thalq bin Ali menyebutkan bahwa Nabi pernah ditanya perihal seseorang yang menyentuh kemaluannya sewaktu shalat, apakah ia harus berwudhu’ lagi?.”

Beliau bersabda, “Tidak, sebab ia termasuk bagian dari anggota tubuhmu.”

Sedangkan hadits Busrah, Nabi bersabda, “Siapa yang menyentuh kemaluannya, maka hendaklah ia berwudhu’.”

Kami berkata, jika menyentuhnya dengan syahwat, maka wajib baginya wudhu. Tapi jika menyentuhnya tanpa syahwat, maka ia tidak diwajibkan berwudhu’ lagi.

Hal yang mendasari rincian ini adalah sabda Nabi, “Sesungguhnya ia (kemaluan itu) merupakan bagian dari anggota tubuhmu.”

Oleh karena itu, jika engkau menyentuhnya hukumnya seperti engkau menyentuh anggota tubuhmu yang lain, jika tanpa syahwat maka engkau tidak wajib berwudhu karenanya.

Namun, jika engkau menyentuhnya dengan syahwat, maka engkau wajib berwudhu. Karena bisa jadi, dengan syahwat akan keluar sesuatu (seperti mani atau madzi) darinya tanpa engkau sadari.

Kesimpulannya; menyentuh kemaluan anak-anak maupun dewasa tidak membatalkan wudhu, terkecuali jika disertai dengan syahwat. Dan orang yang mencuci kemaluan kanak-kanak, tentu tidak disertai syahwat.”

(Liqo Bab Al Maftuuh)

Sementara, Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid Hafizahullah memperkuat pendapat TIDAK BATAL menyentuh kemaluan anak kecil.

Beliau menjelaskan:

ูˆุงู„ุฃู‚ุฑุจ ูˆุงู„ู„ู‡ ุฃุนู„ู… ุŒ ุงู„ู‚ูˆู„ ุงู„ุซุงู†ูŠ : ูˆู‡ูˆ ุฃู† ูˆุถูˆุก ุงู„ุฃู… ู„ุง ูŠู†ุชู‚ุถ ุฅุฐุง ู‡ูŠ ู…ุณุช ุนูˆุฑุฉ ุทูู„ู‡ุง ุ› ู„ุฃู† ู‡ุฐุง ู…ู…ุง ุชุนู… ุจู‡ ุงู„ุจู„ูˆู‰ ุŒ ูˆู…ุน ู‡ุฐุง ู„ู… ูŠู†ู‚ู„ ุนู† ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ุฃู…ุฑู‡ ู„ู†ุณุงุก ุงู„ุตุญุงุจุฉ ุจุฅุนุงุฏุฉ ุงู„ูˆุถูˆุก ูƒู„ู…ุง ุงุญุชุฌู† ุฅู„ู‰ ู…ุณ ุนูˆุฑุฉ ุฃูˆู„ุงุฏู‡ู† ุŒ ู…ุน ุฃู† ุงู„ุนุงุฏุฉ ุฌุงุฑูŠุฉ ุฃู† ุงู„ู…ุฑุฃุฉ ูƒุซูŠุฑุงู‹ ู…ุง ุชู…ุณ ุนูˆุฑุฉ ุทูู„ู‡ุง

Dan yang lebih dekat pada kebenaran wallahu a’lam adalah pendapat yang kedua. Yakni wudhu’nya seorang ibu tidak batal dengan menyentuh kemaluan anak kecilnya, karena ini merupakan perbuatan yang biasa dilakukan oleh seorang ibu.

Tiada dalil yang menjelaskan bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam memerintahkan para wanita sahabat, untuk berwudhu setelah menyentuh kemaluan anak-anak kecilnya.

Terlebih ini merupakan kebiasaan yang umum terjadi, yakni para wanita banyak bersentuhan dengan kemaluan anak-anak kecilnya (biasanya saat memandikannya atau mencebokinya dan seterusnya, pen).

(Al Islam Su’aal wa Jawaab no. 191686)

Demikian. Wallahu a’lam.
[alfahmu/Cms/Sdz]

Tags: Status wudhu setelah menyentuh kemaluan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Rayyanza Malik Ahmad Belajar Membaca Al Quran Ditemani Sang Adik

Next Post

Keutamaan Menahan Amarah

Next Post
Mengatasi Kekerasan Verbal Ayah terhadap Anak: Solusi dan Dukungan untuk Ibu

Keutamaan Menahan Amarah

Nutrisi yang Dibutuhkan pada Penyandang Kanker Selama Kemoterapi

Nutrisi yang Dibutuhkan pada Penyandang Kanker Selama Kemoterapi

Diskusi Jas Merah dan Jas Hijau

Diskusi Jas Merah dan Jas Hijau

  • Cara Memutuskan Doa-doa Buruk

    Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    514 shares
    Share 206 Tweet 129
  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7909 shares
    Share 3164 Tweet 1977
  • Contoh Format Isi CV Taaruf yang Bisa Kamu Ikuti

    406 shares
    Share 162 Tweet 102
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3441 shares
    Share 1376 Tweet 860
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5273 shares
    Share 2109 Tweet 1318
  • Si.Se.Sa. Annual Show 2026 โ€œThe Kaleidoscopeโ€ Tampilkan Evolusi Modest Fashion dari Kasual hingga Glamor

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    445 shares
    Share 178 Tweet 111
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Kehadiran Deswita Maharani dan Ferry Maryadi di Acara Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi Menambah Kesan Hangat

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
Chanelmuslim.com

ยฉ 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

ยฉ 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga