ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Rabu, 05 Agustus 2020 | 16 Zulhijjah 1441 H
Login
Register

 


 
 
 
 
SYARIAH

Kaifiyat Shalat Ringkas Bab Salam

07 July 2020 22:49:36
Kaifiyat Shalat Ringkas Bab Salam
Foto: pexels

oleh: Ustaz Farid Nu'man Hasan

ChanelMuslim.com - Salam adalah akhir shalat. Para ulama telah ijma' atas disyariatkannya salam dan sebagai tanda keluarnya seseorang dari shalat. (Syaikh Abdullah al Bassam, Taudhihul Ahkam min Bulughil Maram, 1/486)

Sebagaimana dalam hadits:

مِفْتَاحُ الصَّلَاةِ الطُّهُورُ، وَتَحْرِيمُهَا التَّكْبِيرُ، وَتَحْلِيلُهَا التَّسْلِيمُ

Kuncinya shalat adalah bersuci, pengharamnya adalah takbir (takbiratul ihram), dan penghalalnya adalah salam.

(HR. Abu Daud, At Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad, dll. Hasan shahih)

Maksud dari "Bersuci adalah Kuncinya shalat" adalah tidaklah sah shalat tanpa bersuci dari hadats kecil dan besar, baik mandi, wudhu, atau tayammum. Sebagaimana yang biasa dibahas dalam Bab Thaharah dalam kitab-kitab Fiqih. Imam an Nawawi mengatakan bahwa telah ijma' haramnya bagi orang yang tidak bersuci, baik dengan air atau debu, melakukan shalat baik shalat wajib dan sunnah. (Ibnu Sayyidinnaas, An Nafhu asy Syadzi Syarh at Tirmidzi, 1/341)

Maksud dari "pengharamnya adalah takbir (takbiratul ihram)" adalah setelah takbiratul ihram maka terlarang semua perkataan dan perbuatan di luar shalat, kecuali ucapan dan perbuatan yang memang ada dasarnya dibolehkan saat shalat.

Maksud dari "penghalalnya adalah salam" adalah setelah ucapan salam maka shalat telah berakhir, dan semua hal yang tadinya terlarang kembali halal. (Syaikh Sa'id Hawwa, Al Asas fis Sunnah wa Fiqhiha, 2/770)

Hukum Salam

Syaikh Said Hawwa Rahimahullah menjelaskan bahwa salam pertama adalah wajib (salam kedua adalah sunnah) sebagaimana pendapat Syafi’iyah dan Malikiyah. Hambaliyah mengatakan kedua-duanya wajib. Hanafiyah juga mengatakan kedua-duanya wajib, tapi jika tanpa salam pun shalat tetap sah namun makruh.

(Al Asas fis Sunnah wa Fiqhiha, 2/770)

Dalil Hanafiyah sahnya shalat tanpa salam adalah ucapan Ali bin Abi Thalib Radhiallahu 'Anhu berikut:

إذا جلس مقدار التشهد ثم أحدث فقد تمت صلاته

Jika seseorang telah duduk selama untuk membaca tasyahud maka telah sempurna shalatnya. (HR. Al Baihaqi)

Hadits ini dinyatakan tidak shahih oleh Imam Ahmad bin Hambal (Imam al Baihaqi, Ma'rifatus Sunan wal Aatsar, 3/101)

Tapi, Syaikh Said Hawwa mengatakan: "Hadits ini mauquf (ucapan sahabat nabi, yaitu Ali) tapi dihukumi marfu' (ucapan nabi) dan sanadnya hasan." (Al Asas fis Sunnah wa Fiqhiha, 2/770)

Ini juga pendapat Ishaq bin Ibrahim, bahwa jika seseorang telah selesai dari tasyahud dan belum salam, maka shalatnya telah sempurna. Hal itu berdasarkan riwayat Ibnu Mas'ud ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mengajarkan shalat kepadanya: "Jika engkau telah selesai dari ini (tasyahud) maka engkau telah menunaikannya." Tapi, riwayat ini dinilai dhaif oleh Yahya bin Said al Qaththan dan Imam Ahmad bin Hambal. (Lihat Tuhfah al Ahwdzi, 2/371)

Bagi mereka, berakhirnya shalat bisa dengan salam, atau kalam (bicara), atau apa pun yang dapat menafikan shalat, tapi hal ini makruh tahrim, dan jika makruh tahrim maka wajib mengulangi shalatnya. (Syaikh Abdullah al Bassam, Taudhihul Ahkam, 1/487)

Sementara itu mayoritas ulama mengatakan salam pertama adalah wajib, salam kedua adalah sunnah. Berdasarkan hadits berikut:

ثم يُصلِّي ركعتينِ وهو جالسٌ ثم يُسلِّمُ تسليمةً واحدةً: السَّلامُ عليكم، يرفَعُ بها صوتَه حتَّى يوقِظَنا

Lalu Beliau shalat dua rakaat dalam keadaan duduk, kemudian salam dengan SEKALI SALAM: "Assalamu 'Alaikum," dengan meninggikan suara sampai membangunkan kami.

(HR. An Nasa' i. Imam Ibnul Mulaqin mengatakan: "Shahih sesuai syaratnya Imam Muslim." Badrul Munir, 4/54)

Dalil lainnya, Imam al Qurthubi mengatakan bahwa hadits- وَتَحْلِيلُهَا التَّسْلِيمُ Dan penghalalnya adalah salam, menunjukkan kata AT TASLIM, bermakna sekali salam (taslimah wahidah). (Tafsir Al Qurthubi, 1/262)

Artinya, jika sudah sekali salam pertama, maka sudah selesai shalatnya walau dia tidak salam kedua. Inilah pendapat jumhur sahabat nabi dan tabi'in. (Al Majmu' Syarh al Muhadzdab, 3/481).[ind]

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
TOPIK :
kaifiyat shalat ringkas bab salam
 
BERITA LAINNYA
 
 
SYARIAH
14 March 2018 13:38:12

Status Kencing Bayi

 
ADVERTORIAL
05 August 2020 06:00:00

Kini Qurban Bisa Melalui ChanelMuslim.com

 
SYARIAH
19 July 2020 12:03:33

Shalat Tidak di Awal Waktu karena Kuliah

 
SYARIAH
25 January 2018 15:46:01

Hukum Mencukur Alis, Muslimah Wajib Tahu

 
SYARIAH
10 March 2018 21:10:06

Hukum Operasi Transgender dalam Islam

global qurban, chanelmuslim global qurban
 
 
 
TERBARU
 
Munajat Dzulhijjah
 
 
TERPOPULER
 
 
sekolah qurban, qurban 2020
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga