ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Sabtu, 19 Oktober 2019 | 20 Safar 1441 H
Login | Register

 


 
 
 
 
SYARIAH

Hukum Mencicipi Buah Sebelum Membeli

03 February 2018 21:43:05
Hukum Mencicipi Buah Sebelum Membeli
Foto: pixabay

Oleh: Ustaz Farid Nu'man Hasan

ChanelMuslim.com-Ustaz, tukang jualan buah kan biasanya membolehkan untuk mencicipi sedikit. Nah itu bagaimana hukumnya? Tetap nggak boleh karena belum jadi milik kita, atau boleh karena penjualnya meridhoi?

Bismillah wal hamdulillah..

Mencicipi sebelum membeli buah adalah bagian dari upaya membeli buah dengan hasil yang terbaik, agar tidak gharar atau tertipu oleh pedagang buah. Jika membeli pakaian orang akan memeriksa bahan, jahitan, kenyamanan, dan ukuran di badan dengan dipakai dulu. Itu jika beli pakaian, ada pun beli buah tentu ada caranya sendiri tidak cukup lihat-lihat dan pegang-pegang. Inilah hakikatnya, menghindari gharar dan zhulm. Ditambah lagi ini terjadi biasanya atas ridha penjualnya.

Ada penulis yang mengatakan mencicipi tidak boleh dengan alasan belum jadi milik. Pendapat ini sah-sah saja, tapi pendapat ini berlebihan dan berbahaya.

Sebab, pendapat ini berdampak pada .. kita pun tidak boleh mencoba sepatu dulu saat membelinya, tidak boleh mencoba sendal saat membelinya, tidak boleh test Drive mobil atau motor saat membelinya, tidak boleh mencoba baju dulu saat membelinya, .. dan lain-lain.

Kebolehan ini diperkuat oleh tradisi jual beli di masyarakat kita dari zaman ke zaman dan tidak ada yang mengingkarinya, termasuk para ulama hingga datangnya pendapat syadz (nyeleneh) yang mengharamkannya.

Dalam madzhab Syafi'i dan Hanafi, 'Urf (tradisi) adalah salah satu sumber hukum.

Berdasarkan ucapan Abdullah bin Mas'ud Radhiyallahu 'Anhu:

ما رآه المسلمون حسنا فعند الله حسن

Apa yg dipandang baik oleh kaum muslimin maka di sisi Allah Ta'ala juga baik.

(HR. Ahmad no. 3600, hasan)

Para ulama mengatakan:

الثابت بالعرف كالثابت بالنص

Ketetapan hukum karena tradisi itu seperti ketetapan hukum dengan Nash/dalil. (Syaikh Muhammad 'Amim Al Mujadidiy At Turkiy, Qawa'id Al Fiqhiyah, no. 101)

Syaikh Abu Zahrah mengatakan, bahwa para ulama yang menetapkan 'Urf sebagai dalil, itu sekiranya jika tidak ditemukan dalil dalam Al Qur'an dan As Sunnah, dan itu pun tidak bertentangan dengannya. Tapi, jika bertentangan maka 'Urf tersebut mardud (tertolak), seperti minum khamr dan makan riba. (Ushul Fiqih, Hlm. 418)

Demikian. Wallahu a'lam

(ind)

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
TOPIK :
hukum mencicipi buah sebelum membeli
 
BERITA LAINNYA
 
 
SYARIAH
13 July 2018 06:25:36

Status Wudhu setelah Menyentuh Kemaluan

 
SYARIAH
10 June 2019 09:35:36

Iblis pun Menjebak Orang yang Membaca Alquran

 
SYARIAH
30 April 2019 22:12:38

Bolehkah Puasa Tidak Berniat?

 
SYARIAH
08 March 2018 21:36:00

Biarkan Adik-Adik Kami Memakai Cadarnya

The Power Of Love 2 Hayya
 
 
Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
TERBARU
 
iklan chanel muslim, rate iklan chanelmuslim, website islam iklan
 
Buku Pilu di Palu Mam Fifi
 
TERPOPULER
 
Jual Buku Mencintaimu Dengan Cinta Yang Lebih Tertata Penulis Fifi P.Jubilea
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0813.1956.2284