• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 8 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Syariah

Hukum Mencantumkan Hari Libur Agama lain dalam Kalender

20/11/2022
in Syariah
Hukum mencantumkan agama lain dalam kalender

Foto: Pexels/Leeloo Thefirst

103
SHARES
794
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

APA hukum mencantumkan hari libur agama lain dalam kalender? Bolehkah kita ikut libur saat hari raya agama lain? Ada sebuah pertanyaan yang diajukan kepada Ustaz Farid Nu’man Hasan.

Assalamualaikum. Afwan. Ustaz, ada yang nanya ke ana, terkait hukum mencantumkan hari libur nasional di kalender yang berkaitan dengan agama selain Islam, seperti kenaikan Isa Al-Masih, atau hari natal itu bagaimana?

Baca Juga: Catat 24 Tanggal dan Hari Libur Nasional 2023

Hukum Mencantumkan Hari Libur Agama lain dalam Kalender

Ustaz Farid menjelaskan bahwa kalender atau almanak, saat ini menjadi salah satu media informasi yang penting dan beragam isi, bukan lagi tanggalan semata.

Di dalamnya ada informasi waktu shalat, hari libur keagamaan dan hari libur nasional. Kadang juga ditambahi dengan kolom untuk nasihat-nasihat keagamaan dan foto kegiatan tertentu. Baik yang dikeluarkan oleh sekolah, kantor, DKM, dan lainnya.

Maka, selama pencantuman hari libur keagamaan itu hanya sebatas informasi saja, itu tidak masalah, dan bukan termasuk ikut mensyiarkan agama mereka.

Hal yang terlarang adalah membenarkan hari raya mereka, ikut berbahagia, dan serta dalam acaranya.

Di masa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam pun para sahabat tahu dan kenal hari-hari besar jahiliyah di Madinah, yaitu Nairuz dan Mihrajan.

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam melarang mereka ikut-ikutan karena telah Allah Ta’ala ganti dengan Idul Fitri dan Idul Adha.

Sebagaimana yang diceritakan oleh Anas bin Malik Radhiallahu ‘Anhu. Atau mereka pun masih ingat peristiwa besar yang pernah mereka alami di masa Jahiliyah seperti perang Bu’ats, perang Kullab, dan lainnya.

Kadang mereka mengingat dan membicarakan peristiwa masa jahiliyah sebagaimana yang diceritakan Harb bin Simak Radhiallahu ‘Anhu dari Jabir bin Samurah Radhiallahu ‘Anhuma dalam Shahih Muslim.

Dari Harb bin Simak, katanya:

قُلْتُ لِجَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ أَكُنْتَ تُجَالِسُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ نَعَمْ كَثِيرًا كَانَ لَا يَقُومُ مِنْ مُصَلَّاهُ الَّذِي يُصَلِّي فِيهِ الصُّبْحَ أَوْ الْغَدَاةَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ فَإِذَا طَلَعَتْ الشَّمْسُ قَامَ وَكَانُوا يَتَحَدَّثُونَ فَيَأْخُذُونَ فِي أَمْرِ الْجَاهِلِيَّةِ فَيَضْحَكُونَ وَيَتَبَسَّم

Saya berkata kepada Jabir bin Samurah: Apakah kau pernah bermajelis dengan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam? Beliau menjawab: “Ya, banyak. Beliau tidaklah bangun dari tempat shalatnya di waktu shalat subuh atau pagi sampai terbitnya matahari.

Jika matahari telah terbit dia bangun. Dahulu mereka membicarakan peristiwa-peristiwa yang mereka alami ketika masih jahiliyah, lalu mereka tertawa dan tersenyum.” (HR. Muslim No. 670)

Demikian. Wallahu a’lam.[indSyariahConsultingCenter/Cms]

Tags: Hukum mencantumkan hari libur agama lain dalam kalender
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Menciptakan Surga dalam Rumah Tangga

Next Post

Sarapan Pagi dengan Becek Menthok Khas Tuban

Next Post
Sarapan Pagi dengan Becek Menthok Khas Tuban

Sarapan Pagi dengan Becek Menthok Khas Tuban

Khalid bin Yazid, Filsuf Pertama dalam Islam

Khalid bin Yazid, Filsuf Pertama dalam Islam

Dukung Gaya Hidup Halal, Prudential Syariah Gelar Kegiatan Literasi dan Inklusi di JHF 2022

Dukung Gaya Hidup Halal, Prudential Syariah Gelar Kegiatan Literasi dan Inklusi di JHF 2022

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9277 shares
    Share 3711 Tweet 2319
  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    800 shares
    Share 320 Tweet 200
  • Menyapu di Malam Hari Menurut Islam, Benarkah Sebabkan Kemiskinan?

    2554 shares
    Share 1022 Tweet 639
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11741 shares
    Share 4696 Tweet 2935
  • Refleksi Bumi yang Berguncang: Ketika Empat Gunung Meletus Bersamaan dan Pesan di Baliknya

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4199 shares
    Share 1680 Tweet 1050
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2465 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Doa untuk Bayi Baru Lahir Sesuai Tuntunan Rasulullah

    226 shares
    Share 90 Tweet 57
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga