• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 8 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Syariah

Air dalam Bak Terkena Percikan Air Kencing

30/12/2025
in Syariah, Unggulan
Dihantui Penyakit Waswas

(foto: pixabay)

1.3k
SHARES
9.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

AIR di dalam bak terkena percikan kencing. Bagaimana cara menyucikan air bak mandi yang kurang dari 2 qullah yang terkena percikan kencing?

Ustaz Farid Nu’man Hasan menjelaskan bahwa percikan air kencing ke air bak, apakah membuat air di dalam bak itu berubah najis juga?

Kata โ€œpercikanโ€ mengesankan tidak banyak, berbeda dengan menumpahkan air kencing ke dalam bak tentu beda lagi.

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุงุกูŽ ุทูŽู‡ููˆุฑูŒ ู„ูŽุง ูŠูู†ูŽุฌู‘ูุณูู‡ู ุดูŽูŠู’ุกูŒ

โ€œSesungguhnya air itu suci, dan tidak ada suatu apa pun yang bisa menajiskannya.โ€ [1]

Jika kita pakai hadits ini saja, tentu kita akan berpikir air tidak bisa jadi najis, apa pun yang terjadi pada air itu. Tapi tidak demikian kenyataannya. Sebab, kita dapati riwayat lain:

ูˆูŽุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠ ุฃูู…ูŽุงู…ูŽุฉูŽ ุงูŽู„ู’ุจูŽุงู‡ูู„ููŠู‘ู โ€“ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ โ€“ ู‚ูŽุงู„ูŽ: ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู โ€“ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… โ€“ ุฅูู†ู‘ูŽ ุงูŽู„ู’ู…ูŽุงุกูŽ ู„ูŽุง ูŠูู†ูŽุฌู‘ูุณูู‡ู ุดูŽูŠู’ุกูŒ, ุฅูู„ู‘ูŽุง ู…ูŽุง ุบูŽู„ูŽุจูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฑููŠุญูู‡ู ูˆูŽุทูŽุนู’ู…ูู‡ู, ูˆูŽู„ูŽูˆู’ู†ูู‡ู โ€“ ุฃูŽุฎู’ุฑูŽุฌูŽู‡ู ุงูุจู’ู†ู ู…ูŽุงุฌูŽู‡ู’ ูˆูŽุถูŽุนู‘ูŽููŽู‡ู ุฃูŽุจููˆ ุญูŽุงุชูู…ู

Dari Abu Umamah Al Baahili Radhiallahu โ€˜Anhu, katanya: Bersabda Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam: โ€œSesungguhnya air itu tidak ada sesuatu pun yang menajiskannya, kecuali apa-apa yang bisa mengubah baunya, rasanya, dan warnanya.โ€ [2]

Walau hadits ini dhaif tapi secara makna shahih, Imam Ash Shanโ€™ani Rahimahullah berkata:

ู‚ุงู„ ุงุจู† ุงู„ู…ู†ุฐุฑ: ู‚ุฏ ุฃุฌู…ุน ุงู„ุนู„ู…ุงุก: ุนู„ู‰ ุฃู† ุงู„ู…ุงุก ุงู„ู‚ู„ูŠู„ ูˆุงู„ูƒุซูŠุฑ ุฅุฐุง ูˆู‚ุนุช ููŠู‡ ู†ุฌุงุณุฉ ูุบูŠุฑุช ู„ู‡ ุทุนู…ุงู‹ุŒ ุฃูˆ ู„ูˆู†ุงู‹ุŒ ุฃูˆ ุฑูŠุญุงู‹ ูู‡ูˆ ู†ุฌุณุŒ ูุงู„ุฅุฌู…ุงุน ู‡ูˆ ุงู„ุฏู„ูŠู„ ุนู„ู‰ ู†ุฌุงุณุฉ ู…ุง ุชุบูŠุฑ ุฃุญุฏ ุฃูˆุตุงูู‡ุŒ ู„ุง ู‡ุฐู‡ ุงู„ุฒูŠุงุฏุฉ.

โ€œBerkata Ibnul Mundzir: โ€œPara ulama telah ijmaโ€™ (sepakat) bahwa air yang sedikit dan banyak, jika terkena najis lalu berubah rasa, warna, dan aroma, maka dia menjadi NAJIS.โ€

Maka, ijmaโ€™ adalah merupakan dalil atas kenajisan sesuatu yang telah berubah salah satu sifat-sifatnya, bukan berdalil pada kalimat tambahan hadits ini. โ€œ [3]

Jadi, yang menjadi standar adalah apakah air itu berubah sifatnya atau tidak. Jika ada perubahan aroma, atau warna, atau rasa, maka air tersebut menjadi najis.

Baca Juga:ย Percikan Air Kencing ke Kolam

Air dalam Bak Terkena Percikan Air Kencing

Dalam Al Mausuโ€™ah tertulis:

ุงุชู‘ูŽููŽู‚ูŽ ุงู„ู’ููู‚ูŽู‡ูŽุงุกู ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุงุกูŽ ุฅูุฐูŽุง ุฎูŽุงู„ูŽุทูŽุชู’ู‡ู ู†ูŽุฌูŽุงุณูŽุฉูŒุŒ ูˆูŽุบูŽูŠู‘ูŽุฑูŽุชู’ ุฃูŽุญูŽุฏูŽ ุฃูŽูˆู’ุตูŽุงููู‡ูุŒ ูƒูŽุงู†ูŽ ู†ูŽุฌูุณู‹ุงุŒ ุณูŽูˆูŽุงุกูŒ ุฃูŽูƒูŽุงู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุงุกู ู‚ูŽู„ููŠู„ุงู‹ ุฃูŽู…ู’ ูƒูŽุซููŠุฑู‹ุง. ู‚ูŽุงู„ ุงุจู’ู†ู ุงู„ู’ู…ูู†ู’ุฐูุฑู: ุฃูŽุฌู’ู…ูŽุนูŽ ุฃูŽู‡ู’ู„ ุงู„ู’ุนูู„ู’ู…ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุงุกูŽ ุงู„ู’ู‚ูŽู„ููŠู„ ูˆูŽุงู„ู’ูƒูŽุซููŠุฑูŽ ุฅูุฐูŽุง ูˆูŽู‚ูŽุนูŽุชู’ ูููŠู‡ู ู†ูŽุฌูŽุงุณูŽุฉูŒุŒ ููŽุบูŽูŠู‘ูŽุฑูŽุชู’ ู„ูู„ู’ู…ูŽุงุกู ุทูŽุนู’ู…ู‹ุง ุฃูŽูˆู’ ู„ูŽูˆู’ู†ู‹ุง ุฃูŽูˆู’ ุฑูŽุงุฆูุญูŽุฉู‹ ุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ู ู†ูŽุฌูุณูŒ ู…ูŽุง ุฏูŽุงู…ูŽ ูƒูŽุฐูŽู„ููƒูŽ.ูˆูŽุงุฎู’ุชูŽู„ูŽูููˆุง ูููŠ ุงู„ู’ู…ูŽุงุกู ุฅูุฐูŽุง ุฎูŽุงู„ูŽุทูŽุชู’ู‡ู ู†ูŽุฌูŽุงุณูŽุฉูŒ ูˆูŽู„ูŽู…ู’ ุชูุบูŽูŠู‘ูุฑู’ ุฃูŽุญูŽุฏูŽ ุฃูŽูˆู’ุตูŽุงููู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ู‚ูŽูˆู’ู„ูŽูŠู’ู†ู:

Ahli fiqih sepakat bahwa air yang tercampur najis dan berubah salah satu sifatnya maka itu menjadi najis, baik air itu sedikit atau banyak.

Ibnul Mundzir mengatakan: โ€œUlama sepakat bahwa air yang sedikit dan banyak jika terjatuh padanya najis lalu ada perubahan rasa, atau warna, atau aroma, maka itu najis selama keadaannya seperti itu.

Para ulama berbeda pendapat jika air bercampur dengan yang najis tapi tidak berubah sifat salah satu air tersebut, dalam hal ini ada dua pendapat:

ุงู„ู’ู‚ูŽูˆู’ู„ ุงู„ุฃู’ูˆู‘ูŽู„: ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุงุกูŽ ุฅูุฐูŽุง ุฎูŽุงู„ูŽุทูŽุชู’ู‡ู ู†ูŽุฌูŽุงุณูŽุฉูŒ ูˆูŽู„ูŽู…ู’ ุชูุบูŽูŠู‘ูุฑู’ ุฃูŽุญูŽุฏูŽ ุฃูŽูˆู’ุตูŽุงููู‡ูุŒ ููŽู‡ููˆูŽ ุทูŽุงู‡ูุฑูŒ ุณูŽูˆูŽุงุกูŒ ุฃูŽูƒูŽุงู†ูŽ ูƒูŽุซููŠุฑู‹ุง ุฃูŽู…ู’ ู‚ูŽู„ููŠู„ุงู‹ุŒ ูˆูŽู‡ูŽุฐูู‡ู ุฑููˆูŽุงูŠูŽุฉูŒ ุนูŽู†ู’ ู…ูŽุงู„ููƒูุŒ ูˆูŽุฅูุญู’ุฏูŽู‰ ุงู„ุฑู‘ููˆูŽุงูŠูŽุชูŽูŠู’ู†ู ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุญู’ู…ูŽุฏูŽุŒ ูˆูŽุจูู‡ู ู‚ูŽุงู„ ุจูŽุนู’ุถู ุงู„ุดู‘ูŽุงููุนููŠู‘ูŽุฉูุŒ ูˆูŽุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ู ุฐูŽู‡ูŽุจูŽ ุฌูŽู…ูŽุงุนูŽุฉูŒ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุตู‘ูŽุญูŽุงุจูŽุฉู ูˆูŽุงู„ุชู‘ูŽุงุจูุนููŠู†ูŽ โ€ฆ ุงู„ู’ู‚ูŽูˆู’ู„ ุงู„ุซู‘ูŽุงู†ููŠ: ูŠูููŽุฑู‘ูู‚ู ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ูƒูŽูˆู’ู†ูู‡ู ู‚ูŽู„ููŠู„ุงู‹

ูˆูŽุจูŽูŠู’ู†ูŽ ูƒูŽูˆู’ู†ูู‡ู ูƒูŽุซููŠุฑู‹ุงุŒ ููŽุฅูู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุงุกู ู‚ูŽู„ููŠู„ุงู‹ ูŠูŽู†ู’ุฌูุณูุŒ ูˆูŽุฅูู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ูƒูŽุซููŠุฑู‹ุง ู„ุงูŽ ูŠูŽู†ู’ุฌูุณู. ูˆูŽุฅูู„ูŽู‰ ู‡ูŽุฐูŽุง ุฐูŽู‡ูŽุจูŽ ุงู„ู’ุญูŽู†ูŽูููŠู‘ูŽุฉูุŒ ูˆูŽู‡ููˆูŽ ุฑููˆูŽุงูŠูŽุฉูŒ ุนูŽู†ู’ ู…ูŽุงู„ููƒูุŒ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูŽุฐู’ู‡ูŽุจู ุนูู†ู’ุฏูŽ ุงู„ุดู‘ูŽุงููุนููŠู‘ูŽุฉูุŒ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูŽุดู’ู‡ููˆุฑู ุนูู†ู’ุฏูŽ ุงู„ู’ุญูŽู†ูŽุงุจูู„ูŽุฉูุŒ ูˆูŽู‡ููˆูŽ ุฑูŽุฃู’ูŠู ุฌูŽู…ูŽุงุนูŽุฉู ู…ูู†ูŽ ุงู„ุตู‘ูŽุญูŽุงุจูŽุฉู ูˆูŽุงู„ุชู‘ูŽุงุจูุนููŠู†ูŽ

Pertama. Air yang bercampur najis dan tidak ada perubahan salah satu sifatnya maka itu tetap suci baik air itu sedikit atau banyak.

Ini adalah salah satu riwayat dari Imam Malik, dan salah satu riwayat dari Imam Ahmad, dan pendapat sebagian Syafiโ€™iyyah, dan segolongan sahabat dan tabiโ€™in.

Kedua. Dibedakan dulu antara sedikit dan banyaknya air, jika airnya sedikit maka itu najis, jika airnya banyak maka tidak najis.

Inilah pendapat Hanafiyah, salah satu riwayat Imam Malik, dan madzhab Syafiโ€™i, pendapat terkenal dari Hanabilah, ini juga pendapat segolongan sahabat dan tabiโ€™in. (Al Mausuโ€™ah, 39/367-368)

Ada pun cara membersihkannya jika air kolam itu berubah najis, hendaknya dikuras, disikat dindingnya karena dindingnya pasti bersentuhan dengan najisnya air kolam tersebut, lalu bilas, dan diganti air baru.

Kesimpulan:

โ€“ Jika cipratan kencing itu tidak merusak air, air itu tetap tidak berubah sifat dasarnya, yaitu aroma, rasa, dan warna, maka dia tetap suci, baik air itu jumlahnya sedikit atau banyak.

โ€“ Sementara Syafiโ€™iyyah mensyaratkan jika sudah dua qullah maka itu tetap suci, tapi jika tidak mencapai dua qullah maka tidak mensucikan.

Demikian. Wallahu aโ€™lam. Sahabat, itulah penjelasan Ustaz mengenai air dalam bak yang terkena percikan air kencing. Semoga bermanfaat.[ind]

Note:

[1] HR. Abu Daud no. 67.

[2] HR. Ibnu Majah no. 521. Para ulama mendhaifkan hadits ini seperti Imam Asy Syafiโ€™iy, Imam An Nawawi, Imam Ibnul Mulaqin, dll.

[3] Imam Ash Shanโ€™aniy, Subulus Salam, 1/19.

 

Tags: Air dalam Bak Terkena Percikan Air KencingUstaz farid nu'man
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

9 Lelaki Perusak Negeri

Next Post

Empat Tips Merawat Sepatu Kulit dengan Pewarna Alami

Next Post
Empat Tips Merawat Sepatu Kulit dengan Pewarna Alami

Empat Tips Merawat Sepatu Kulit dengan Pewarna Alami

Menyibukkan Diri Dengan Aktivitas yang Bermanfaat

Menyibukkan Diri Dengan Aktivitas yang Bermanfaat

Keutamaan Istighfar Menurut Hadis

Sahabat Muslim, Ketahui Amalan Harian Penghapus Dosa yang Bisa Kamu Lakukan

  • Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    128 shares
    Share 51 Tweet 32
  • Waspada terhadap Bahaya Syaitan, Dapat Membuat Manusia Lupa dan Panjang Angan-angan

    129 shares
    Share 52 Tweet 32
  • PT Donggi Senoro LNG dan Rumah Zakat Salurkan 100 Paket Hygienekit untuk Korban Gempa di Poso

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Jangan Terbawa Arus

    118 shares
    Share 47 Tweet 30
  • Batik Danar Hadi Tampilkan Fashion Show Bertema Kembang Parang

    189 shares
    Share 76 Tweet 47
  • Teluk Manado Sulawesi Utara jadi Lokasi Menyelam Terbaik di Bumi

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7807 shares
    Share 3123 Tweet 1952
  • Resep Singkong Keju Goreng

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Cara Mendapatkan Syafaat di Hari Kiamat

    150 shares
    Share 60 Tweet 38
  • 7 Akun Instagram Influencer Dakwah yang Bikin Kita Nggak Ketinggalan Berita Terkini

    741 shares
    Share 296 Tweet 185
Chanelmuslim.com

ยฉ 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

ยฉ 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga