• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 29 November, 2025
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Suami Istri

Posisi Sosial dan Beban Moral Suami Istri

November 17, 2025
in Suami Istri, Unggulan
Labelling terhadap Pasangan termasuk KDRT

(foto: pixabay)

132
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KONSELOR Keluarga Cahyadi Takariawan menulis bahwa posisi sosial dan beban moral dapat menjadi sumber motivasi untuk mempertahankan keutuhan dan keharmonisan rumah tangga.

Masing-masing memiliki kekuatan yang berbeda-beda dalam seberapa besar kemampuan mempertahankan keutuhan keluarga.

Cobalah kamu renungkan posisi diri di tengah keluarga besar, di masyarakat, di kantor tempat kamu bekerja, bahkan dalam rumah tangga sendiri.

Sudah barang tentu, sebagai suami atau istri, kamu menempati posisi sentral, tempat bergantungnya segala kebaikan. Apakah tega kamu mengecewakan ribuan sorot mata yang mengarah kepadamu?

Ada beban moral bagi kamu, sebagai seseorang yang dipercaya dan mendapatkan harapan untuk menjadi contoh teladan dalam kehidupan.

Mungkin kamu orang biasa saja, bukan pemimpin, bukan atasan. Akan tetapi, bukan berarti kamu tidak menjadi contoh teladan dalam posisi seperti itu.

Minimal, kamu adalah teladan bagi anak-anak dan kerabat dekat kamu.

Baca Juga: Memori Indah Kebersamaan dapat Menjadi Sumber Keharmonisan Keluarga

Posisi Sosial dan Beban Moral Suami Istri

Apabila bahtera rumah tangga kamu dilanda bencana permasalahan yang menyebabkan kehancuran, bayangkan, betapa kecewa ayah ibu kamu, anak-anak, adik dan kakak kamu. Semua kecewa.

Sulit bagi kamu untuk melepaskan diri dari beban moral seperti ini.

Mungkin rasanya memang membebani, tetapi sesungguhnya ia merupakan salah satu bahan bakar yang efektif untuk memperbesar nyala lentera motivasi kamu.

Cobalah kamu perhatikan, seseorang bisa memenangkan perlombaan lari, semata-mata karena merasa malu kalau kalah.

Seseorang bersedia belajar giat demi sukses ujian, karena malu kalau sampai gagal.

Seorang gadis bersedia mengeluarkan biaya besar untuk operasi plastik, karena malu wajahnya dipenuhi jerawat. Nah, sekadar beban moral bernama “malu”, mampu memperbesar nyala lentera motivasi seseorang.

Tentu saja, masalahnya bagi kamu bukan sekadar malu kalau sampai terlihat keluarga kamu tidak harmonis. Lebih dari itu, beban moral tersebut terkait dengan masa depan yang lebih panjang.

Masa depan anak-anak, sangat dipengaruhi oleh suasana yang mereka dapatkan dalam rumah tangga.

Apabila suasana rumah tangga dipenuhi cinta dan kasih sayang, niscaya berbagai potensi kebaikan akan teroptimalkan.

Sebaliknya, apabila suasana rumah dipenuhi oleh amarah dan permusuhan, anak-anak akan mendapatkan trauma yang membuat potensi mereka tidak teroptimalkan.

Jadikan beban moral tersebut sebagai pembakar nyala lentera motivasi kamu.[ind]

 

Tags: Posisi Sosial dan Beban Moral Suami IstriSumber Motivasi Keharmonisan Keluarga
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

ODOJ Gelar Tabligh Akbar Peringati 12 Tahun di Masjid Istiqlal

Next Post

Ketika Iman Begitu Nikmat

Next Post
Tak Ada Doa yang Sia-sia

Ketika Iman Begitu Nikmat

Masih tentang Mentalitas Masih Bisa Lagi

Kisah Malaikat Bercadar yang Jadi Jalan Hidayah bagi Seorang PSK

Tabligh Akbar ODOJ 2025 Tekankan Sikap Bijak dan Konsistensi Ibadah

Tabligh Akbar ODOJ 2025 Tekankan Sikap Bijak dan Konsistensi Ibadah

  • Dari Mandi Lumpur Hingga Makan Cicak, Muhammadiyah Soroti Fenomena Ngemis Online di Tiktok

    Dari Mandi Lumpur Hingga Makan Cicak, Muhammadiyah Soroti Fenomena Ngemis Online di Tiktok

    127 shares
    Share 51 Tweet 32
  • Nur Izzaty Hafizah, Meninggal Dunia Akibat Infeksi Bagian Paru-Paru

    166 shares
    Share 66 Tweet 42
  • Pernikahan Fiki Naki dan Tinandrose Menarik Perhatian Publik

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Sejumlah Wilayah Sumatera Utara Terendam Banjir Akibat Hujan Lebat

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Jangan Putus Asa, Ada 20 Pintu Rezeki yang Bisa Kamu Usahakan

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    439 shares
    Share 176 Tweet 110
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5158 shares
    Share 2063 Tweet 1290
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3233 shares
    Share 1293 Tweet 808
  • Islamic Relief Indonesia Dirikan 83 Huntara di Cianjur dan Cash Voucher untuk 5.600 Penerima Manfaat

    164 shares
    Share 66 Tweet 41
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7664 shares
    Share 3066 Tweet 1916
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga