• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 10 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Suami Istri

Pillow Talk ala Rasulullah

05/01/2024
in Suami Istri, Unggulan
4 Cara Menjauhkan Anak dari Seks Bebas

(foto: pixabay)

176
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PILLOW talk secara harafiah berarti percakapan bantal. Mengapa dinamakan demikian? Karena biasanya memang dilakukan sambil rebahan di atas bantal menjelang tidur.

Dilansir dari Healthline, pillow talk adalah obrolan yang bisa dilakukan untuk mendekatkan pasangan secara emosional.

Uttiek Herlambang mengutip sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal komunikasi tahun 2012 yang menyebutkan pillow talk memberikan dampak positif dalam hubungan rumah tangga.

Responden menyebutkan, percakapan bantal yang dilakukan dapat meningkatkan kepercayaan, kepuasan, kemesraan, serta membuat pasangan suami-istri menjadi lebih terbuka satu sama lain.

Obrolan menjelang tidur yang dilakukan saat kondisi fisik lebih relaks akan meningkatkan produksi hormon oksitosin alias hormon cinta.

“Ini membuat hubungan emosional dan pada akhirnya saling jatuh cinta satu sama lain,” jelas Alisa Ruby Bash, seorang terapis pernikahan dan keluarga.

Allen Wagner, LMFT, konsultan keluarga di Los Angeles merekomendasikan beberapa obrolan yang bisa dilakukan saat pillow talk.

Di antaranya, berbicara tentang apa yang disukai satu sama lain. Berbagi mimpi untuk masa depan atau hal-hal baru yang ingin dicoba. Membangkitkan kenangan akan momen spesial bersama.

Menghibur pasangan yang sedang dilanda kesedihan. Berbagi semangat dan hal positif lainnya yang akan mendorong keberhasilan bersama. Dan tak lupa, saling mengingatkan tentang cinta.

Jauh sebelum pillow talk disarankan oleh para psikolog modern, manusia paling mulia, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam telah menyontohkannya.

Baca Juga: Pillow Talk, Obrolan Menjelang Tidur

Pillow Talk ala Rasulullah

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Uttiek M Panji Astuti (@uttiek.herlambang)


Banyak riwayat yang menyebutkan tentang Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam yang berbagi cerita atau melakukan aktivitas lainnya dengan ibunda Aisyah sambil bersandar di pangkuannya.

“Dahulu Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam meletakkan kepalanya di pangkuanku kemudian membaca Alqur’an sedangkan aku dalam keadaan haid.” [HR Abu Dawud, Bukhari, Muslim, Ahmad].

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam juga sering berbaring di pangkuan Ibunda Aisyah ketika lelah sepulang dari medan jihad atau tugas dakwah.

Ada riwayat lain yang masyhur yakni ketika Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam sedang bersandar, lalu sahabat Abu Bakar mohon izin untuk masuk. Saat itu, betis Rasulullah sedikit tersingkap.

Setelah itu Umar ibn Khattab ganti menemuinya.

Berikutnya, ketika menantunya, Utsman ibn Affan minta izin untuk masuk, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam memperbaiki cara duduknya sehingga betisnya kembali tertutup.

“Bagaimana aku tidak merasa malu dengan orang yang malaikat saja malu kepadanya.”

Kebiasaan mesra ini terus berlanjut hingga akhir hayat. Disebutkan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam diwafatkan saat berada di pangkuan Ibunda Aisyah.

MasyaAllah, alangkah romantisnya![ind]

Tags: pillow talkpillow talk ala rasulullahuttiek herlambang
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Karena Gurunya pada Shaum Daud  

Next Post

Masuk Surga karena Rahmat Allah

Next Post
Niat Mati Syahid

Masuk Surga karena Rahmat Allah

Musibah Kereta di Jalur Indah

Musibah Kereta di Jalur Indah

Surga Al Farah

Beragama  dengan Logika Anak-Anak

  • Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    188 shares
    Share 75 Tweet 47
  • Tips Dapat Cerah di Ekowisata Kalitalang Gunung Merapi, Kabupaten Klaten Jawa Tengah

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Teluk Manado Sulawesi Utara jadi Lokasi Menyelam Terbaik di Bumi

    125 shares
    Share 50 Tweet 31
  • Jangan Terbawa Arus

    135 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Batik Danar Hadi Tampilkan Fashion Show Bertema Kembang Parang

    205 shares
    Share 82 Tweet 51
  • Cara Mendapatkan Syafaat di Hari Kiamat

    164 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Kebijaksanaan Nabi Sulaiman ketika Memutuskan Perkara Dua Orang Ibu yang Berselisih karena Anaknya Dibawa Serigala

    151 shares
    Share 60 Tweet 38
  • Resep Singkong Keju Goreng

    123 shares
    Share 49 Tweet 31
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    535 shares
    Share 214 Tweet 134
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7815 shares
    Share 3126 Tweet 1954
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga