• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 21 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Suami Istri

Dilema antara Istri dan Ibu (4)

03/06/2021
in Suami Istri, Unggulan
Dilema antara Istri dan Ibu (4)

Ilustrasi, foto: Jamiatul Ulama KZN

89
SHARES
681
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Menikah itu membentuk keluarga baru. Tapi, bagaimana jika keluarga lama tetap ingin bersama yang baru.

Keluarga baru itu biasanya terdiri dari suami dan istri. Dari keduanyalah kelak akan lahir anggota keluarga berikutnya: anak-anak.

Namun, ada kalanya keluarga baru yang terbentuk tidak cuma suami dan istri. Tapi juga ibu. Selain tidak ada lagi suami, ibu lebih memilih tinggal dengan puteranya yang baru beristri.

Jika masing-masing pihak, istri dan ibu, saling memberikan respon positif, perjalanan gabungan keluarga lama dan baru itu mungkin tidak akan memunculkan masalah.

Lain halnya jika respon keduanya saling memberikan sinyal negatif. Tarik-menarik antara istri dan ibu pun boleh jadi tak lagi bisa dihindari. Dan ini menjadi beban berat suami.

Menyiasati Istri dan Ibu

Dari semua peta dilema antara istri dan ibu, satu hal yang mesti dipegang kuat suami. Yaitu, tidak ada ibu yang berniat buruk terhadap anaknya. Begitu pun dengan istri, tidak ada istri yang ingin memisahkan ibu dengan anaknya.

Kalau pun hal itu seolah tampak ada, lebih karena akumulasi masalah yang tak terselesaikan segera. Boleh jadi karena komunikasi tiga pihak yang kurang lancar. Atau, suami yang tidak tegas ingin melangkah ke arah mana.

Walaupun suami sebagai anak dari seorang ibu, jangan lupa, bahwa ia adalah kepala keluarga. Ia harus mampu mengambil keputusan. Bukan menyerahkan kepada ibu atau istri.

Komunikasi antar tiga pihak: suami, istri, dan ibu harus berjalan lancar dan alami. Artinya, tidak menunggu masalah muncul, baru ada komunikasi. Tapi, berjalan sepertinya halnya suami istri berkomunikasi.

Selain itu, komunikasi yang bergulir adalah komunikasi yang setara. Anak dan mantu harus menghormati ide dan argumentasi ibu, begitu pun sebaliknya. Ada saatnya bicara, dan ada saatnya mendengarkan.

Penghormatan terhadap ibu tidak mesti mengiyakan semua pendapatnya. Hal ini karena anak sudah punya “bawahan” yang harus ia aspirasikan keinginannya.

Namun, tidak mengiyakan pendapat ibu bukan juga berarti membantahnya. Ada perbedaan antara tidak setuju dengan membantah.

Tidak setuju adalah mengungkapkan perbedaan pendapat dengan argumentasi yang dianggap paling tepat. Sementara membantah lebih karena melecehkan atau merendahkan tanpa argumentasi yang baik.

Jika arus komunikasi tiga pihak ini berjalan setara, ibu akan menyadari bahwa ia bukan lagi kepala rumah tangga seperti dulu. Dan tidak disetujui pendapatnya adalah demi kebaikan bersama. Bukan merendahkan atau melecehkan ibu.

Dua sisi yang harus sama-sama saling memahami. Ibu memahami bahwa ia tinggal bersama keluarga anaknya. Bukan keluarga anaknya tinggal dengannya.

Dan istri juga memahami bahwa ibu adalah sosok yang harus selalu dihormati. Ibu suami adalah juga ibunya sendiri.

Tidak ada rumah tangga yang tanpa masalah. Tapi sebaik-baik rumah tangga yang sedang bermasalah adalah yang terus berproses menuju solusinya. [Mh]

Tags: dilema antara istri dan ibu
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

5 Panduan Aman Berlibur Ke Dubai di Tengah Pandemi COVID-19

Next Post

Harapan Orangtua Pada Anak

Next Post
harapan orangtua

Harapan Orangtua Pada Anak

Apjhon Cafe, Tempat Nongkrong Instagramable di Pasuruan Jawa Timur

Apjhon Cafe, Tempat Nongkrong Instagramable di Pasuruan Jawa Timur

tentang rezeki

Tentang Rezeki

  • Pahlawan yang Layak

    Hari Kartini, Mengenal 4 Pahlawan Berhijab asal Indonesia

    787 shares
    Share 315 Tweet 197
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8236 shares
    Share 3294 Tweet 2059
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4224 shares
    Share 1690 Tweet 1056
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3690 shares
    Share 1476 Tweet 923
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11265 shares
    Share 4506 Tweet 2816
  • Peran Besar Kaum Perempuan Terhadap Perubahan

    1158 shares
    Share 463 Tweet 290
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    755 shares
    Share 302 Tweet 189
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3300 shares
    Share 1320 Tweet 825
  • Menghina Allah dalam Hati

    451 shares
    Share 180 Tweet 113
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2059 shares
    Share 824 Tweet 515
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga