• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 30 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Sekolah

Sejarah Perkembangan Ejaan Bahasa Indonesia

22/06/2021
in Sekolah
Sejarah Perkembangan Ejaan Bahasa Indonesia

Sejarah Perkembangan Ejaan Bahasa Indonesia (Foto: Cover PUEBI Edisi keempat/badanbahasakemdikbud.go.id)

105
SHARES
807
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Perkembangan ejaan bahasa Indonesia memiliki sejarah yang panjang. Saat ini, ejaan tersebut mulai banyak mendapatkan perhatian masyarakat Indonesia.

Banyak yang sudah sadar bahwa menulis bahasa Indonesia dengan ejaan yang sesuai pedoman sangat diperlukan, baik ketika berada di bangku sekolah maupun saat sudah bekerja.

Baca Juga: Inilah Riwayat Penerjemahan Alquran di Kementerian Agama

Periode Pertama Ejaan Bahasa Indonesia

Namun, hal yang perlu kita ketahui adalah ejaan ini selalu berkembang. Hal ini dibuktikan dengan sejarah perkembangan ejaan bahasa Indonesia berikut ini.

Dilansir instagram @badanbahasakemendikbud yang mengambil sumber dari Buku berjudul “Ejaan: Seri Penyuluhan Bahasa Indonesia” karya Sriyanto, pada periode pertama, bahasa Indonesia saat itu masih bernama bahasa Melayu dengan ejaan yang digunakan adalah Ejaan Van Ophujsen.

Ejaan ini digunakan pada zaman Belanda dan berlaku sejak 1901.

Contoh kata pada ejaan ini adalah poera2, moesjawarah, dan setoedjoe.

Periode perkembangan berikutnya adalah setelah era kemerdekaan pada tahun 1947. Saat itu, Menteri Pengajaran, Pendidikan, dan Kebudayaan, Soewandi menetapkan perlunya perubahan ejaan agar lebih sederhana.

Oleh sebab itu, disusunlah ejaan baru yang saat itu dikenal dengan Ejaan Republik atau Soewandi.

Contoh kata dalam ejaan ini adalah pura2, musjawarah, dan setudju.

Baca Juga: Yuk, Ketahui Kesalahan Menulis Rilis yang Sering Dilakukan Pemula

Ejaan yang Disempurnakan

Perkembangan ejaan selanjutnya terjadi pada 1972 berdasarkan Surat Keputusan Presiden nomor 57 tahun 1972.

Saat itu, Presiden Soeharto meresmikan Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan atau yang lebih dikenal dengan EYD.

Contoh-contoh kata dalam EYD adalah pura-pura, musyawarah, dan setuju.

Perkembangan terbaru adalah pada 2016, berdasarkan keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan mengganti Pedoman Umum Ejaan yang Disempurnakan (EYD) menjadi Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).

Penyempurnaan naskah tersebut disusun oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

PUEBI terbaru bisa diunduh di halaman Badan Bahasa Kemendikbud.

Sahabat Muslim, itulah sejarah perkembangan ejaan bahasa Indonesia.

Mari kita lebih mencintai dan menghargai bahasa sendiri dengan berbicara serta menulis sesuai pedoman yang ada. [Cms]

Tags: Ejaan bahasa indonesiaPerkembangan ejaanSejarah ejaan bahasa indonesia
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Rahasia Hidup Tetap Tenang Di Tengah Ujian

Next Post

Pagi Itu Beberapa Orang Akhwat Berkumpul

Next Post
pagi itu

Pagi Itu Beberapa Orang Akhwat Berkumpul

Israel Izinkan Ekspor dari Jalur Gaza Terbatas Sebulan Pasca Gencatan Senjata

Israel Izinkan Ekspor Terbatas dari Jalur Gaza Sebulan Pasca Gencatan Senjata

Mengenal GERD, Penyakit Asam Lambung Sebabkan Perih di Dada

Mengenal GERD, Penyakit Asam Lambung Sebabkan Perih di Dada

  • Cara Memutuskan Doa-doa Buruk

    Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    509 shares
    Share 204 Tweet 127
  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Kehadiran Deswita Maharani dan Ferry Maryadi di Acara Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi Menambah Kesan Hangat

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7906 shares
    Share 3162 Tweet 1977
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3440 shares
    Share 1376 Tweet 860
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5273 shares
    Share 2109 Tweet 1318
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2874 shares
    Share 1150 Tweet 719
  • Contoh Format Isi CV Taaruf yang Bisa Kamu Ikuti

    404 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    577 shares
    Share 231 Tweet 144
  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    6708 shares
    Share 2683 Tweet 1677
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga