• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 5 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Sekolah

Sejarah Perkembangan Ejaan Bahasa Indonesia

22/06/2021
in Sekolah
Sejarah Perkembangan Ejaan Bahasa Indonesia

Sejarah Perkembangan Ejaan Bahasa Indonesia (Foto: Cover PUEBI Edisi keempat/badanbahasakemdikbud.go.id)

108
SHARES
831
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Perkembangan ejaan bahasa Indonesia memiliki sejarah yang panjang. Saat ini, ejaan tersebut mulai banyak mendapatkan perhatian masyarakat Indonesia.

Banyak yang sudah sadar bahwa menulis bahasa Indonesia dengan ejaan yang sesuai pedoman sangat diperlukan, baik ketika berada di bangku sekolah maupun saat sudah bekerja.

Baca Juga: Inilah Riwayat Penerjemahan Alquran di Kementerian Agama

Periode Pertama Ejaan Bahasa Indonesia

Namun, hal yang perlu kita ketahui adalah ejaan ini selalu berkembang. Hal ini dibuktikan dengan sejarah perkembangan ejaan bahasa Indonesia berikut ini.

Dilansir instagram @badanbahasakemendikbud yang mengambil sumber dari Buku berjudul “Ejaan: Seri Penyuluhan Bahasa Indonesia” karya Sriyanto, pada periode pertama, bahasa Indonesia saat itu masih bernama bahasa Melayu dengan ejaan yang digunakan adalah Ejaan Van Ophujsen.

Ejaan ini digunakan pada zaman Belanda dan berlaku sejak 1901.

Contoh kata pada ejaan ini adalah poera2, moesjawarah, dan setoedjoe.

Periode perkembangan berikutnya adalah setelah era kemerdekaan pada tahun 1947. Saat itu, Menteri Pengajaran, Pendidikan, dan Kebudayaan, Soewandi menetapkan perlunya perubahan ejaan agar lebih sederhana.

Oleh sebab itu, disusunlah ejaan baru yang saat itu dikenal dengan Ejaan Republik atau Soewandi.

Contoh kata dalam ejaan ini adalah pura2, musjawarah, dan setudju.

Baca Juga: Yuk, Ketahui Kesalahan Menulis Rilis yang Sering Dilakukan Pemula

Ejaan yang Disempurnakan

Perkembangan ejaan selanjutnya terjadi pada 1972 berdasarkan Surat Keputusan Presiden nomor 57 tahun 1972.

Saat itu, Presiden Soeharto meresmikan Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan atau yang lebih dikenal dengan EYD.

Contoh-contoh kata dalam EYD adalah pura-pura, musyawarah, dan setuju.

Perkembangan terbaru adalah pada 2016, berdasarkan keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan mengganti Pedoman Umum Ejaan yang Disempurnakan (EYD) menjadi Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).

Penyempurnaan naskah tersebut disusun oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

PUEBI terbaru bisa diunduh di halaman Badan Bahasa Kemendikbud.

Sahabat Muslim, itulah sejarah perkembangan ejaan bahasa Indonesia.

Mari kita lebih mencintai dan menghargai bahasa sendiri dengan berbicara serta menulis sesuai pedoman yang ada. [Cms]

Tags: Ejaan bahasa indonesiaPerkembangan ejaanSejarah ejaan bahasa indonesia
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Rahasia Hidup Tetap Tenang Di Tengah Ujian

Next Post

Pagi Itu Beberapa Orang Akhwat Berkumpul

Next Post
pagi itu

Pagi Itu Beberapa Orang Akhwat Berkumpul

Israel Izinkan Ekspor dari Jalur Gaza Terbatas Sebulan Pasca Gencatan Senjata

Israel Izinkan Ekspor Terbatas dari Jalur Gaza Sebulan Pasca Gencatan Senjata

Mengenal GERD, Penyakit Asam Lambung Sebabkan Perih di Dada

Mengenal GERD, Penyakit Asam Lambung Sebabkan Perih di Dada

  • Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    386 shares
    Share 154 Tweet 97
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8578 shares
    Share 3431 Tweet 2145
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11403 shares
    Share 4561 Tweet 2851
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    917 shares
    Share 367 Tweet 229
  • Interpretasi Maqasid Syariah yang Relevan Bagi Kebijakan di Pasar Halal Global

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Hukum Tahajud setelah Subuh karena Telat Bangun

    1385 shares
    Share 554 Tweet 346
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3857 shares
    Share 1543 Tweet 964
  • Doa Ketika Selesai Sa’i

    164 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2193 shares
    Share 877 Tweet 548
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3393 shares
    Share 1357 Tweet 848
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga