• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 25 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Sekolah

Sejarah Perkembangan Ejaan Bahasa Indonesia

22/06/2021
in Sekolah
Sejarah Perkembangan Ejaan Bahasa Indonesia

Sejarah Perkembangan Ejaan Bahasa Indonesia (Foto: Cover PUEBI Edisi keempat/badanbahasakemdikbud.go.id)

110
SHARES
843
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Perkembangan ejaan bahasa Indonesia memiliki sejarah yang panjang. Saat ini, ejaan tersebut mulai banyak mendapatkan perhatian masyarakat Indonesia.

Banyak yang sudah sadar bahwa menulis bahasa Indonesia dengan ejaan yang sesuai pedoman sangat diperlukan, baik ketika berada di bangku sekolah maupun saat sudah bekerja.

Baca Juga: Inilah Riwayat Penerjemahan Alquran di Kementerian Agama

Periode Pertama Ejaan Bahasa Indonesia

Namun, hal yang perlu kita ketahui adalah ejaan ini selalu berkembang. Hal ini dibuktikan dengan sejarah perkembangan ejaan bahasa Indonesia berikut ini.

Dilansir instagram @badanbahasakemendikbud yang mengambil sumber dari Buku berjudul “Ejaan: Seri Penyuluhan Bahasa Indonesia” karya Sriyanto, pada periode pertama, bahasa Indonesia saat itu masih bernama bahasa Melayu dengan ejaan yang digunakan adalah Ejaan Van Ophujsen.

Ejaan ini digunakan pada zaman Belanda dan berlaku sejak 1901.

Contoh kata pada ejaan ini adalah poera2, moesjawarah, dan setoedjoe.

Periode perkembangan berikutnya adalah setelah era kemerdekaan pada tahun 1947. Saat itu, Menteri Pengajaran, Pendidikan, dan Kebudayaan, Soewandi menetapkan perlunya perubahan ejaan agar lebih sederhana.

Oleh sebab itu, disusunlah ejaan baru yang saat itu dikenal dengan Ejaan Republik atau Soewandi.

Contoh kata dalam ejaan ini adalah pura2, musjawarah, dan setudju.

Baca Juga: Yuk, Ketahui Kesalahan Menulis Rilis yang Sering Dilakukan Pemula

Ejaan yang Disempurnakan

Perkembangan ejaan selanjutnya terjadi pada 1972 berdasarkan Surat Keputusan Presiden nomor 57 tahun 1972.

Saat itu, Presiden Soeharto meresmikan Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan atau yang lebih dikenal dengan EYD.

Contoh-contoh kata dalam EYD adalah pura-pura, musyawarah, dan setuju.

Perkembangan terbaru adalah pada 2016, berdasarkan keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan mengganti Pedoman Umum Ejaan yang Disempurnakan (EYD) menjadi Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).

Penyempurnaan naskah tersebut disusun oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

PUEBI terbaru bisa diunduh di halaman Badan Bahasa Kemendikbud.

Sahabat Muslim, itulah sejarah perkembangan ejaan bahasa Indonesia.

Mari kita lebih mencintai dan menghargai bahasa sendiri dengan berbicara serta menulis sesuai pedoman yang ada. [Cms]

Tags: Ejaan bahasa indonesiaPerkembangan ejaanSejarah ejaan bahasa indonesia
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Rahasia Hidup Tetap Tenang Di Tengah Ujian

Next Post

Pagi Itu Beberapa Orang Akhwat Berkumpul

Next Post
pagi itu

Pagi Itu Beberapa Orang Akhwat Berkumpul

Israel Izinkan Ekspor dari Jalur Gaza Terbatas Sebulan Pasca Gencatan Senjata

Israel Izinkan Ekspor Terbatas dari Jalur Gaza Sebulan Pasca Gencatan Senjata

Mengenal GERD, Penyakit Asam Lambung Sebabkan Perih di Dada

Mengenal GERD, Penyakit Asam Lambung Sebabkan Perih di Dada

  • Nama potongan rambut pria agar tidak qaza

    5 Nama Potongan Rambut Pria agar Tidak Qaza`

    1948 shares
    Share 779 Tweet 487
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9176 shares
    Share 3670 Tweet 2294
  • Kisah Hasan bin Tsabit Dibayar Mahal untuk Menjelekkan Rasulullah, Tapi ini yang Terjadi

    631 shares
    Share 252 Tweet 158
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1234 shares
    Share 494 Tweet 309
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    719 shares
    Share 288 Tweet 180
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11711 shares
    Share 4684 Tweet 2928
  • Cetak Rekor, Wahdah Islamiyah Jadi Ormas Pertama yang Gelar Sertifikasi Dai Massal Bersama MUI Pusat

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    378 shares
    Share 151 Tweet 95
  • 3 Kreasi Olahan Sagu Tinggi Protein untuk Segala Usia

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Makam Rasulullah Terletak Sebelah Timur Masjid Nabawi

    395 shares
    Share 158 Tweet 99
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga