• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 2 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Resensi

Pribadi dan Martabat Buya Hamka

29/06/2021
in Resensi
Pribadi dan Martabat Buya Hamka

Foto: iPusnas

127
SHARES
977
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Pribadi dan Martabat Buya Hamka ini ditulis oleh anak keduanya, H. Rusydi Hamka. Berisi mengenai perjalanan hidup Buya diberbagai bidang khusunya dakwah.

Buya Hamka adalah seorang ulama tanah air yang sangat produktif menelurkan karya-karya berupa buku. Mulai dari tema pemikiran Islam, akhlak hingga sastra dengan novel-novelnya. Selain ulama, Buya juga sempat bergelut dibidang politik mewakili Muhammadiyah dalam partai Masjumi, partai Islam satu-satunya masa itu.

Baca Juga: Kisah Setia Istri Buya Hamka

Pribadi dan Martabat Buya Hamka

Buku ini memuat cerita-cerita menarik Buya Hamka, terutama saat bersama penulis. Salah satu cerita yang  menarik adalah ketika perjalanan keliling Buya Hamka, Rusydi Hamka dan Isa Anshari di ranah Minang.

Buya sering melontarkan pantun atas situasi yang dilewatinya dalam perjalanan. Tak jarang pantun yang dibuat adalah pantun jenaka dan menggoda.

Saat melewati seorang wanita yang sedang menunggu suaminya memanjat pohon dan kebetulan kereta api sedang lewat. Buya melontarkan sebuah pantun:

Berangkat kereta pukul empat

tiba di Padang pukul tiga

Sejak berlaki tukang panjat

badan berbau kararangga (semut merah)

Begitupun cerita-cerita yang penulis saksikan mengenai kepribadian pemaaf Buya Hamka. Saat Buya mau mengajarkan Islam kepada calon menantu Pramudya Anantatur, lawan politiknya yang sering menghina dan mencaci maki Buya Hamka. Begitupun tangisan Buya saat tahu Soekarno, yang telah memenjarakannya selama tiga tahun, meninggal dunia bahkan Buya menjadi imam shalat jenazahnya.

Kisah Buya saat akan dilantik menjadi ketua umum pertama Majelis Ulama Indonesia pada tahun 1975 menggambarkan kepribadiannya yang memiliki prinsip yang teguh.

Ditengah pergulatan politik saat itu, Buya menghadapi kondisi yang cukup dilematis untuk menerima tawaran ketua umum tersebut. Kritik-kritik yang bermunculan atas berdirinya Majelis Ulama itu bukanlah alasan dilematisnya.

Buya mengatakan, “soalnya bukan kritik itu, tapi niat kita untuk menerimanya untuk apa?.” Dari situ terjadi diskusi antara anak dan ayah.

Saat pada akhirnya Buya dilantik menjadi ketua umum, ia mengatakan, “Kita tidak mengartikan amar ma’ruf nahi munkar ini sebagai oposisi. Tapi dengan sikap itu, tidak berarti kita menjilat kepada pemerintah.”

Dan banyak lagi cerita-cerita menarik mengenai Buya yang dialami langsung oleh penulis. Percakapan-percakapan hangat, diskusi-diskusi berkualitas antara keduanya menjadikan buku ini tidak hentinya untuk dibaca.

Terkadang kita dibuat kagum dengan pribadi dan martabat Buya, dan terkadang kita dibuat tertawa dengan sisi humoris Buya. Selamat Membaca. [Ln]

 

 

 

Tags: Pribadi dan Martabat Buya Hamka
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

5 Alasan Gunung Ijen Jadi Pilihan Pendaki Pemula

Next Post

5 Cara Mudah Atasi Baju Luntur

Next Post
5 Cara Mudah untuk Atasi Baju Luntur

5 Cara Mudah Atasi Baju Luntur

Tumbuh Kembang Anak Usia 4 sampai 5 serta Stimulasinya

Tumbuh Kembang Anak Usia 4 sampai 5 Tahun serta Stimulasinya

Tips Aman Menggunakan BSI NET Banking

Tips Aman Menggunakan BSI NET Banking

  • Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    299 shares
    Share 120 Tweet 75
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8559 shares
    Share 3424 Tweet 2140
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4385 shares
    Share 1754 Tweet 1096
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11395 shares
    Share 4558 Tweet 2849
  • Makna 4 Sumpah Allah Pada Surah At-Tiin

    343 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3851 shares
    Share 1540 Tweet 963
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2188 shares
    Share 875 Tweet 547
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    267 shares
    Share 107 Tweet 67
  • Resep Siomay Gluten Free ala Chef Devina Hermawan

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga