• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 24 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Resensi

Pribadi dan Martabat Buya Hamka

29/06/2021
in Resensi
Pribadi dan Martabat Buya Hamka

Foto: iPusnas

130
SHARES
999
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Pribadi dan Martabat Buya Hamka ini ditulis oleh anak keduanya, H. Rusydi Hamka. Berisi mengenai perjalanan hidup Buya diberbagai bidang khusunya dakwah.

Buya Hamka adalah seorang ulama tanah air yang sangat produktif menelurkan karya-karya berupa buku. Mulai dari tema pemikiran Islam, akhlak hingga sastra dengan novel-novelnya. Selain ulama, Buya juga sempat bergelut dibidang politik mewakili Muhammadiyah dalam partai Masjumi, partai Islam satu-satunya masa itu.

Baca Juga: Kisah Setia Istri Buya Hamka

Pribadi dan Martabat Buya Hamka

Buku ini memuat cerita-cerita menarik Buya Hamka, terutama saat bersama penulis. Salah satu cerita yang  menarik adalah ketika perjalanan keliling Buya Hamka, Rusydi Hamka dan Isa Anshari di ranah Minang.

Buya sering melontarkan pantun atas situasi yang dilewatinya dalam perjalanan. Tak jarang pantun yang dibuat adalah pantun jenaka dan menggoda.

Saat melewati seorang wanita yang sedang menunggu suaminya memanjat pohon dan kebetulan kereta api sedang lewat. Buya melontarkan sebuah pantun:

Berangkat kereta pukul empat

tiba di Padang pukul tiga

Sejak berlaki tukang panjat

badan berbau kararangga (semut merah)

Begitupun cerita-cerita yang penulis saksikan mengenai kepribadian pemaaf Buya Hamka. Saat Buya mau mengajarkan Islam kepada calon menantu Pramudya Anantatur, lawan politiknya yang sering menghina dan mencaci maki Buya Hamka. Begitupun tangisan Buya saat tahu Soekarno, yang telah memenjarakannya selama tiga tahun, meninggal dunia bahkan Buya menjadi imam shalat jenazahnya.

Kisah Buya saat akan dilantik menjadi ketua umum pertama Majelis Ulama Indonesia pada tahun 1975 menggambarkan kepribadiannya yang memiliki prinsip yang teguh.

Ditengah pergulatan politik saat itu, Buya menghadapi kondisi yang cukup dilematis untuk menerima tawaran ketua umum tersebut. Kritik-kritik yang bermunculan atas berdirinya Majelis Ulama itu bukanlah alasan dilematisnya.

Buya mengatakan, “soalnya bukan kritik itu, tapi niat kita untuk menerimanya untuk apa?.” Dari situ terjadi diskusi antara anak dan ayah.

Saat pada akhirnya Buya dilantik menjadi ketua umum, ia mengatakan, “Kita tidak mengartikan amar ma’ruf nahi munkar ini sebagai oposisi. Tapi dengan sikap itu, tidak berarti kita menjilat kepada pemerintah.”

Dan banyak lagi cerita-cerita menarik mengenai Buya yang dialami langsung oleh penulis. Percakapan-percakapan hangat, diskusi-diskusi berkualitas antara keduanya menjadikan buku ini tidak hentinya untuk dibaca.

Terkadang kita dibuat kagum dengan pribadi dan martabat Buya, dan terkadang kita dibuat tertawa dengan sisi humoris Buya. Selamat Membaca. [Ln]

 

 

 

Tags: Pribadi dan Martabat Buya Hamka
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

5 Alasan Gunung Ijen Jadi Pilihan Pendaki Pemula

Next Post

5 Cara Mudah Atasi Baju Luntur

Next Post
5 Cara Mudah untuk Atasi Baju Luntur

5 Cara Mudah Atasi Baju Luntur

Tumbuh Kembang Anak Usia 4 sampai 5 serta Stimulasinya

Tumbuh Kembang Anak Usia 4 sampai 5 Tahun serta Stimulasinya

Tips Aman Menggunakan BSI NET Banking

Tips Aman Menggunakan BSI NET Banking

  • Mengenal Zafeera Anti UV, Kain Premium yang Nyaman, Adem, dan Elegan untuk Aktivitas Seharian

    Mengenal Zafeera Anti UV, Kain Premium yang Nyaman, Adem, dan Elegan untuk Aktivitas Seharian

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9168 shares
    Share 3667 Tweet 2292
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    715 shares
    Share 286 Tweet 179
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1228 shares
    Share 491 Tweet 307
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4148 shares
    Share 1659 Tweet 1037
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5241 shares
    Share 2096 Tweet 1310
  • Lidah Mertua yang Menyebalkan

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Tokoh Muda Kemanusiaan Itu Telah ‘Pergi’

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 8 Keutamaan Shalawat Nabi

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Keutamaan Menyebarkan Salam

    175 shares
    Share 70 Tweet 44
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga