• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 31 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Quran Hadis

Taubatnya Orang-orang Beriman dalam Surat At-Taubah

13/04/2026
in Quran Hadis, Unggulan
Surat Ibrahim Ayat 46 Jangan Risau dengan Makar

Surat Ibrahim Ayat 46 Jangan Risau dengan Makar (foto: pixabay)

120
SHARES
925
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

TAUBATNYA orang-orang beriman dijelaskan oleh Ustaz K.H. Aunur Rafiq Saleh Tamhid, Lc. dalam Tadabbur Surat At-Taubah berikut ini.

Yaitu jenis taubat yang lain, bukan taubat dari maksiat dan dosa yang biasa.

Yakni taubat dari tidak mau aktif berdakwah atau malas dan enggan berjuang membela Islam.

Terutama bagi mereka yang pernah aktif berdakwah lalu berhenti atau tawaqquf (pause). Dalam dakwah tidak ada istilah “pensiun” atau tawaqquf.

قُلْ  اِنْ كَا نَ  اٰبَآ ؤُكُمْ  وَاَ بْنَآ ؤُكُمْ  وَاِ خْوَا نُكُمْ  وَاَ زْوَا جُكُمْ  وَعَشِيْرَتُكُمْ  وَ  اَمْوَا لُ  ٱِ  قْتَرَفْتُمُوْهَا  وَتِجَا رَةٌ  تَخْشَوْنَ  كَسَا دَهَا  وَ  مَسٰكِنُ  تَرْضَوْنَهَاۤ  اَحَبَّ  اِلَيْكُمْ  مِّنَ  اللّٰهِ  وَرَسُوْلِهٖ  وَ  جِهَا دٍ  فِيْ  سَبِيْلِهٖ  فَتَرَ  بَّصُوْا  حَتّٰى  يَأْتِيَ  اللّٰهُ  بِاَ مْرِهٖ   ۗ وَا للّٰهُ  لَا  يَهْدِى  الْقَوْمَ  الْفٰسِقِيْنَ

“Katakanlah, Jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, istri-istrimu, keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perdagangan yang kamu khawatirkan kerugiannya,

dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya serta berjihad di jalan-Nya,

maka tunggulah sampai Allah memberikan keputusan-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik.” (QS. At-Taubah: 24)

Ayat ini menyebutkan 8 hal yang boleh dilakukan tetapi diperingatkan agar tidak menjadi sebab terjauhkan dari Allah dan dari berjuang membela agama Allah.

Ini berarti urusan Allah atau dakwah ilallah harus menjadi tugas utama dalam kehidupan.

Apapun pekerjaan dan profesinya, baik sebagai guru, dosen, dokter, pengusaha dan lannya, harus tetap melaksanakan tugas utama ini. Mengajak manusia ke jalan Allah.

Seorang muslim tidak hanya berkewajiban melaksanakan agama Allah dalam kehidupannya, tetapi juga berkewajiban berjuang membela agama-Nya.

Baca Juga: Taubatnya Orang-orang Musyrik dalam Surat At-Taubah

Taubatnya Orang-orang Beriman dalam Surat At-Taubah

Disebutkan pula agar kaum muslimin bertaubat dari membanggakan jumlah dan kekuatan, tanpa bersandar kepada pertolongan Allah dalam berjuang membela Islam:

لَـقَدْ  نَصَرَكُمُ  اللّٰهُ  فِيْ  مَوَا طِنَ  كَثِيْرَةٍ   ۙ وَّيَوْمَ  حُنَيْنٍ   ۙ اِذْ  اَعْجَبَـتْكُمْ  كَثْرَتُكُمْ  فَلَمْ  تُغْنِ  عَنْكُمْ  شَيْئًـا  وَّضَا قَتْ  عَلَيْكُمُ  الْاَ رْضُ  بِمَا  رَحُبَتْ  ثُمَّ  وَلَّـيْتُمْ  مُّدْبِرِ يْنَ

“Sungguh, Allah telah menolong kamu (mukminin) di banyak medan perang, dan (ingatlah) Perang Hunain, ketika jumlahmu yang besar itu membanggakan kamu,

tetapi (jumlah yang banyak itu) sama sekali tidak berguna bagimu, dan Bumi yang luas itu terasa sempit bagimu, kemudian kamu berbalik ke belakang dan lari tunggang-langgang.” (QS. At-Taubah: 25)

Kesalahan ini harus ditaubati, karena itu disampaikan ayat berikut ini:

ثُمَّ  يَتُوْبُ  اللّٰهُ  مِنْۢ  بَعْدِ  ذٰلِكَ  عَلٰى  مَنْ  يَّشَآءُ   ۗ وَا للّٰهُ  غَفُوْرٌ  رَّحِيْمٌ

“Setelah itu Allah menerima tobat orang yang Dia kehendaki. Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS. At-Taubah 9: Ayat 27)

Surat ini mengajak orang-orang beriman sekali lagi agar bertaubat dari keengganan berjuang membela Islam. Bahkan di ayat 38 diisyaratkan bahwa sikap buruk ini memerlukan taubat yang serius:

يٰۤـاَيُّهَا  الَّذِيْنَ  اٰمَنُوْا  مَا  لَـكُمْ  اِذَا  قِيْلَ  لَـكُمُ  انْفِرُوْا  فِيْ  سَبِيْلِ  اللّٰهِ  اثَّا قَلْـتُمْ  اِلَى  الْاَ رْضِ   ۗ اَرَضِيْتُمْ  بِا لْحَيٰوةِ  الدُّنْيَا  مِنَ  الْاٰ خِرَةِ   ۚ فَمَا  مَتَا عُ  الْحَيٰوةِ  الدُّنْيَا  فِى  الْاٰ خِرَةِ  اِلَّا  قَلِيْلٌ

“Wahai orang-orang yang beriman! Mengapa apabila dikatakan kepada kamu, Berangkatlah (untuk berperang) di jalan Allah, kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu?

Apakah kamu lebih menyenangi kehidupan di dunia daripada kehidupan di akhirat? Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) di akhirat hanyalah sedikit.” (QS. At-Taubah: 38)

Teguran dan celaan ini disampaikan agak halus tetapi di ayat berikutnya disampaikan dengan bahasa yang sangat keras:

اِلَّا  تَـنْفِرُوْا  يُعَذِّبْكُمْ  عَذَا بًا  اَلِيْمًا   ۙ وَّيَسْتَبْدِلْ  قَوْمًا  غَيْرَكُمْ  وَلَا  تَضُرُّوْهُ  شَيْئًــا   ۗ وَا للّٰهُ  عَلٰى  كُلِّ  شَيْءٍ  قَدِيْرٌ

“Jika kamu tidak berangkat (untuk berperang), niscaya Allah akan menghukum kamu dengan azab yang pedih dan menggantikan kamu dengan kaum yang lain,

dan kamu tidak akan merugikan-Nya sedikit pun. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS. At-Taubah: 39)

Ayat ini memperingatkan adanya proses penggantian (istibdal) dengan komunitas lain bila mereka tetap tidak mau aktif berdakwah dan berjuang membela agama Allah.

Benarlah ungkapan yang mengatakan, sejatinya kita yang memerlukan dakwah bukan dakwah memerlukan kita.

Berdakwah dan berjuang membela agama Allah merupakan tanggung jawab semua orang beriman, yang kaya atau pun miskin, yang kuat atau pun lemah, laki-laki atau pun perempuan.

Semuanya harus terlibat di dalamnya:

اِنْفِرُوْا  خِفَا فًا  وَّثِقَا لًا  وَّجَاهِدُوْا  بِاَ مْوَا لِكُمْ  وَاَ نْفُسِكُمْ  فِيْ  سَبِيْلِ  اللّٰهِ   ۗ ذٰ  لِكُمْ  خَيْرٌ  لَّـكُمْ  اِنْ كُنْتُمْ  تَعْلَمُوْنَ

“Berangkatlah kamu baik dengan rasa ringan maupun dengan rasa berat, dan berjihadlah dengan harta dan jiwamu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (QS. At-Taubah: 41)

Kalimat, “dengan rasa ringan maupun berat”, mengisyaratkan tidak seorang pun punya alasan untuk tidak terlibat dalam perjuangan membela agama Allah. Masing-masing sesuai kemampuannya.

Karena itu, Nabi Shallallahu alaihi wa sallam mengajari para dai agar segera memfungsikan setiap muslim untuk berpartisipasi mendukung dakwah Islam dengan apa saja yang bisa dilakukannya, sekalipun baru masuk Islam.

Pada masa Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bahkan ada seorang sahabat bernama Amru bin Tsabit masuk Islam di saat Nabi Shallallahu alaihi wa sallam sedang melakukan perang di Uhud

lalu orang itu langsung ikut berperang bersama Nabi saw dan terbunuh syahid hingga ada yang berkomentar, “dia mati syahid sekalipun belum pernah shalat satu rakaat pun”.

Baru masuk Islam setengah hari lalu ikut berperang dan mendapat karunia mati syahid.

Untuk berjuang membela Islam tidak harus menunggu menjadi ulama, orang pintar, kaya atau sempurna terlebih dahulu baru ikut berjuang membela Islam.

Karena berkontribusi dalam perjuangan membela Islam bisa dilakukan oleh semua orang Islam, masing-masing sesuai kapasitas dan kemampuannya. Yang penting punya kemauan kuat dan keikhlasan.[ind]

(Bersambung)

 

Tags: Taubatnya Orang-orang Beriman dalam Surat At-Taubah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

PJMI Gelar Halal Bihalal, Ustaz Valentino Dinsi Ungkap Skema Pengembangan Ekonomi Umat Berbasis Masjid

Next Post

Kenali Apa Itu Jerawat Papula dan Cara Mengobatinya

Next Post
Kenali Apa Itu Jerawat Papula dan Cara Mengobatinya

Kenali Apa Itu Jerawat Papula dan Cara Mengobatinya

istri dan ibu

Membekali Kesiapan Anak Perempuan Menjadi Istri dan Ibu

Aksi Cegah Banjir di Sumatera: Kolaborasi FPCI dan Ayo Less Waste Jadi Bibit Pohon di Aceh

Aksi Cegah Banjir di Sumatera: Kolaborasi FPCI dan Ayo Less Waste Jadi Bibit Pohon di Aceh

  • Ayat Al-Qurán tentang Traveling

    Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1430 shares
    Share 572 Tweet 358
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2576 shares
    Share 1030 Tweet 644
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9642 shares
    Share 3857 Tweet 2411
  • Sikapi Karhutla, Salimah Desak Pemerintah Bertindak Cepat Selamatkan Masyarakat dan Ekosistem

    117 shares
    Share 47 Tweet 29
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2504 shares
    Share 1002 Tweet 626
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4349 shares
    Share 1740 Tweet 1087
  • Panduan Menentukan Warna Cushion yang Tepat Sesuai Undertone dan Warna Kulit Wajah

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Hasil Pemilu Israel dan Nasib Palestina

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • 3 Hal Yang Tidak Bisa Kembali Dalam Kehidupan Kita

    427 shares
    Share 171 Tweet 107
  • Cinta Quran Foundation dan RS Islam Bogor Luncurkan Program Rumah Sakit Wakaf, Targetkan Dana Rp231 Miliar

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga