ChanelMuslim.com – Sahabat Muslim, jangan lupa, puasa ayyamul bidh pada bulan Safar 1443 H atau September 2021 akan jatuh pada hari Senin sampai Rabu, 20 September hingga 22 September 2021.
Berdasarkan perhitungan bulan Hijriyah, puasa ayyamul bidh atau pertengahan bulan dilakukan pada tanggal 13, 14, dan 15 Hijriyah.
Pada bulan Safar yang bertepatan pada September tahun ini, puasa ayyamul bidh insyaAllah jatuh pada tanggal:
13 Safar 1443 H atau Senin, 20 September 2021
14 Safar 1443 H atau Selasa, 21 September 2021
15 Safar 1443 H atau Rabu, 22 September 2021
Pada prinsipnya, puasa Ayyamul Bidh adalah pada tanggal 13, 14, 15, tiap bulan hijriyah. Disebut Ayyamul Bidh (hari-hari putih) karena itu hari di mana bulan terang benderang. Ketetapan tanggal tersebut berdasarkan hadits berikut:
ููุง ุฃูุจูุง ุฐูุฑููุ ุฅูุฐูุง ุตูู ูุชู ู ููู ุงูุดููููุฑู ุซููุงูุซูุฉู ุฃููููุงู ู ููุตูู ู ุซููุงูุซู ุนูุดูุฑูุฉูุ ููุฃูุฑูุจูุนู ุนูุดูุฑูุฉูุ ููุฎูู ูุณู ุนูุดูุฑูุฉู
โWahai Abu Dzar, jika kamu berpuasa dalam satu bulan sebanyak tiga hari maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15.โ [1]
Baca Juga:ย Hukum Puasa Ayyamul Bidh Bukan pada Harinya
Jangan Lupa, Puasa Ayyamul Bidh Bulan Safar Jatuh Hari Ini
Abu Hurairah Radhiallahu โAnhu berkata:
ุฃูููุตูุงููู ุฎููููููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู ู ุจูุซููุงูุซู: ยซุตูููุงู ู ุซููุงูุซูุฉู ุฃููููุงู ู ู ููู ููููู ุดูููุฑูุ ููุฑูููุนูุชููู ุงูุถููุญููุ ููุฃููู ุฃููุชูุฑู ููุจููู ุฃููู ุฃูููุงู ูยป
Kekasihku โ Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam – telah mewasiatkan kepadaku tiga hal: 1. Berpuasa tiga hari tiap bulannya, 2. Dua rakaat dhuha, 3. Shalat witir sebelum tidur. [2]
Walau hadits ini tidak menyebut tanggal dan nama ayyamul bidh, namun oleh Imam Bukhari dalam Shahih-nya diberi judul:
ุจูุงุจู ุตูููุงู ู ุฃููููุงู ู ุงูุจููุถู: ุซููุงูุซู ุนูุดูุฑูุฉู ููุฃูุฑูุจูุนู ุนูุดูุฑูุฉู ููุฎูู ูุณู ุนูุดูุฑูุฉ
โBab puasa Ayyamul Bidh: tanggal 13, 14, dan 15โ
Namun, tidak berarti urutan tanggal tersebut adalah urutan baku. Jika seseorang melakukan puasa tiga hari tiap bulannya dan bukan di tanggal tersebut maka itu tidaklah mengapa, dan dia tetap telah menjalankan sunnah.
Hal tersebut berdasarkan hadits Muโadzah al โAdawiyah Radhiallahu โAnha, Beliau bertanya kepada โAisyah Radhiallahu โAnha:
ยซุฃูููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู ู ููุตููู ู ู ููู ููููู ุดูููุฑู ุซูููุงุซูุฉู ุฃููููุงู ูุยป ููุงููุชู: ยซููุนูู ูยปุ ููููููุชู ููููุง: ยซู ููู ุฃูููู ุฃููููุงู ู ุงูุดููููุฑู ููุงูู ููุตููู ูุยป ููุงููุชู: ยซููู ู ูููููู ููุจูุงููู ู ููู ุฃูููู ุฃููููุงู ู ุงูุดููููุฑู ููุตููู ูยป
โApakah Rasulullah berpuasa tiap bulannya sebanyak tiga hari?โ Aisyah menjawab: โYa.โ Aku bertanya lagi: โDi hari apa pada bulan tersebut dia berpuasa?โ Aisyah menjawab: โDia berpuasa tiga hari tsb tidak mementingkan di hari yang mana pada bulan tersebut.โ [3]
Al Qadhi โIyyadh Rahimahullah menjelaskan: โPuasa tiga hari pada tiap bulan menurut segolongan salaf dan ulama adalah hal yang tidak diperselisihkan lagi (kesunnahannya) dan TIDAK ADA hari spesifiknya.โ [4]
Tanggal 13, 14, 15 maka itu lebih utama. Siapa yang bisa puasa pada sebagian hari itu, lalu disempurnakan di hari lain maka tidak apa-apa.
Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid mengatakan:
ูุณุชุญุจ ุตูุงู ุซูุงุซุฉ ุฃูุงู ู ู ูู ุดูุฑ ุ ูุงูุฃูุถู ุฃู ุชููู ุฃูุงู ุงูุจูุถ ููู ุงูุซุงูุซ ุนุดุฑ ูุงูุฑุงุจุน ุนุดุฑ ูุงูุฎุงู ุณ ุนุดุฑ .
Disunnahkan berpuasa tiga hari pada tiap bulannya, namun yang lebih utama adalah di ayyamul bidh, yaitu tanggal 13, 14, 15. [5]
Demikian. Wallahu aโlam.[ind]
Referensi:
[1] HR. At Tirmidzi no. 761, Imam At Tirmidzi berkata: hasan
[2] HR. Bukhari no. 1981
[3] HR. Muslim no. 1160
[4] Al Qadhi โIyyadh, Ikmal al Muโlim, 4/132
[5] Al Islam Su’aal wa Jawaab no. 49867





