ChanelMuslim.com – Bagaimana hukum puasa ayyamul bidh jika dilakukan bukan pada harinya? Ustaz Farid Nu’man Hasan menjelaskan, pada prinsipnya, puasa Ayyamul Bidh adalah pada tanggal 13, 14, 15, tiap bulan hijriyah.
Disebut Ayyamul Bidh (hari-hari putih) karena itu hari di mana bulan terang benderang. Ketetapan tanggal tersebut berdasarkan hadits berikut:
ููุง ุฃูุจูุง ุฐูุฑููุ ุฅูุฐูุง ุตูู ูุชู ู ููู ุงูุดููููุฑู ุซููุงูุซูุฉู ุฃููููุงู ู ููุตูู ู ุซููุงูุซู ุนูุดูุฑูุฉูุ ููุฃูุฑูุจูุนู ุนูุดูุฑูุฉูุ ููุฎูู ูุณู ุนูุดูุฑูุฉู
โWahai Abu Dzar, jika kamu berpuasa dalam satu bulan sebanyak tiga hari maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15.โ [1]
Abu Hurairah Radhiallahu โAnhu berkata:
ุฃูููุตูุงููู ุฎููููููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู ู ุจูุซููุงูุซู: ยซุตูููุงู ู ุซููุงูุซูุฉู ุฃููููุงู ู ู ููู ููููู ุดูููุฑูุ ููุฑูููุนูุชููู ุงูุถููุญููุ ููุฃููู ุฃููุชูุฑู ููุจููู ุฃููู ุฃูููุงู ูยป
Kekasihku โ Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam – telah mewasiatkan kepadaku tiga hal: 1. Berpuasa tiga hari tiap bulannya, 2. Dua rakaat dhuha, 3. Shalat witir sebelum tidur. [2]
Walau hadits ini tidak menyebut tanggal dan nama ayyamul bidh, namun oleh Imam Bukhari dalam Shahih-nya diberi judul:
ุจูุงุจู ุตูููุงู ู ุฃููููุงู ู ุงูุจููุถู: ุซููุงูุซู ุนูุดูุฑูุฉู ููุฃูุฑูุจูุนู ุนูุดูุฑูุฉู ููุฎูู ูุณู ุนูุดูุฑูุฉ
โBab puasa Ayyamul Bidh: tanggal 13, 14, dan 15โ
Demikianlah idealnya. Namun, tidak berarti urutan tanggal tersebut adalah urutan baku.
Jika seseorang melakukan puasa tiga hari tiap bulannya dan bukan di tanggal tersebut maka itu tidaklah mengapa, dan dia tetap telah menjalankan sunnah.
Baca Juga:ย Puasa Ayyamul Bidh Tidak Selesai karena Sakit
Hukum Puasa Ayyamul Bidh Bukan pada Harinya
Hal tersebut berdasarkan hadits Muโadzah al โAdawiyah Radhiallahu โAnha, Beliau bertanya kepada โAisyah Radhiallahu โAnha:
ยซุฃูููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู ู ููุตููู ู ู ููู ููููู ุดูููุฑู ุซูููุงุซูุฉู ุฃููููุงู ูุยป ููุงููุชู: ยซููุนูู ูยปุ ููููููุชู ููููุง: ยซู ููู ุฃูููู ุฃููููุงู ู ุงูุดููููุฑู ููุงูู ููุตููู ูุยป ููุงููุชู: ยซููู ู ูููููู ููุจูุงููู ู ููู ุฃูููู ุฃููููุงู ู ุงูุดููููุฑู ููุตููู ูยป
โApakah Rasulullah berpuasa tiap bulannya sebanyak tiga hari?โ Aisyah menjawab: โYa.โ
Aku bertanya lagi: โDi hari apa pada bulan tersebut dia berpuasa?โ Aisyah menjawab: โDia berpuasa tiga hari tsb tidak mementingkan di hari yang mana pada bulan tersebut.โ [3]
Al Qadhi โIyyadh Rahimahullah menjelaskan: โPuasa tiga hari pada tiap bulan menurut segolongan salaf dan ulama adalah hal yang tidak diperselisihkan lagi (kesunnahannya) dan TIDAK ADA hari spesifiknya.โ [4]
Tanggal 13, 14, 15 maka itu lebih utama. Siapa yang bisa puasa pada sebagian hari itu, lalu disempurnakan di hari lain maka tidak apa-apa.
Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid mengatakan:
ูุณุชุญุจ ุตูุงู ุซูุงุซุฉ ุฃูุงู ู ู ูู ุดูุฑ ุ ูุงูุฃูุถู ุฃู ุชููู ุฃูุงู ุงูุจูุถ ููู ุงูุซุงูุซ ุนุดุฑ ูุงูุฑุงุจุน ุนุดุฑ ูุงูุฎุงู ุณ ุนุดุฑ .
Disunnahkan berpuasa tiga hari pada tiap bulannya, namun yang lebih utama adalah di ayyamul bidh, yaitu tanggal 13, 14, 15. [5]
Demikian. Wallahu aโlam.[ind]
Referensi:
[1] HR. At Tirmidzi no. 761, Imam At Tirmidzi berkata: hasan
[2] HR. Bukhari no. 1981
[3] HR. Muslim no. 1160
[4] Al Qadhi โIyyadh, Ikmal al Muโlim, 4/132
[5] Al Islam Su’aal wa Jawaab no. 49867





