• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 21 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Quran Hadis

5 Level Murajaah Hafalan

29/01/2024
in Quran Hadis, Unggulan
5 Level Murajaah Hafalan

Foto: Pixabay

278
SHARES
2.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Setelah menghafal al-Quran kita mengenal istilah Muraja’ah yaitu melakukan pengulangan agar hafalan tidak hilang akibat lupa. Murajaah hafalan ini memiliki lima level berdasarkan tingkat kesulitan yang dirasakan oleh para penghafal al-Quran.

Pembagian ini berdasarkan yang disampaikan oleh Slamet Setiawan, S.H.I, yaitu sebagai berikut:

1. Murojaah perjuangan

Yaitu murojaah hafalan yang baru hafal dan belum masuk zona aman. Belum bisa ditunda dalam kurun waktu 24 jam. Masih perlu diulang-ulang.

Baca Juga: Kisah Seseorang yang Kuat Hafalannya

5 Level Murajaah Hafalan

Ini perlu perjuangan keras, karena ada kalanya hafalan tersebut lupa hanya karena tertindih beberapa ayat berikutnya. Karenanya harus dimurajaah sesegera mungkin. Sebelum benar-benar tertindih dan tak bisa bangkit lagi.

Lalu hafalan yg menindihpun akan tertindih pula ketika kita memurajaah yang tadi tertindih. Dan terus akan saling menindih antara hafalan yang satu dengan yang lainnya. Sebelum akhirnya menjadi satu hafalan yang utuh.

Seringkali untuk membuat hafalan yang utuh tersebut seorang penghafal Al-Quran harus menyetop produksi hafalan baru beberapa saat. Disinilah saya sering mengatakan kepada para penghafal untuk membatasi target hariannya, agar dia mempunyai waktu untuk mengutuhkan hafalannya.

Dan ketika hafalannya sudah utuh pun dia masih punya kewajiban untuk terus mengulang-ulang hafalannya sebelum berlalu 24 jam. Lalu bisa ditunda 2 hari, lalu ditunda 3 hari, lalu ditunda 1 minggu dan begitu seterusnya, sampai hafalannya benar-benar mantap, karena ini adalah level muroja’ah perjuangan.

2. Murojaah harapan

Yaitu murojaah hafalan yang sudah masuk zona aman, akan tetapi belum mutqin. Biasanya dilakukan sambil melihat mushaf Al-Quran. saya menyebutnya dengan murojaah memperlambat lupa.

Karena hafalan yang belum mutqin apabila di murojaah sambil melihat mushaf menyebabkan hafalan yang sudah masuk melalui mata ke dalam hati akan keluar lagi melalui mata ke dalam mushaf. Apa yang dilihatnya tidak akan menambah ingatannya.

Karena ingatan yang sudah ada akan mengganggu pemotretan huruf-huruf dalam mushaf oleh mata. Yang terjadi hanya menyesuaikan ingatan yang remang-remang dengan apa yang dilihatnya sepintas dari mushaf, Yakni sebenarnya hafalannya akan lupa pada akhirnya tapi diperlambat dengan murojaah melihat mushaf. Tapi ini sangat bagus apabila hafalannya dihafalkan kembali sebelum benar-benar lupa.

3. Murojaah pertahanan

Yaitu murojaah hafalan yang sudah mutqin untuk menjaga dan mempertahankannya. Murojaah dilakukan dengan tanpa melihat mushaf. Dan tanpa memperhatikan kualitasnya. Biasanya temponya cepat yang penting target muroja’ahnya tercapai.

Misalkan punya hafalan 15 Juz dan zona amannya selama 3 hari maka dia harus membaca 5 juz perhari. tapi ini tidak dapat menambah kualitas hafalan tapi juga tidak menguranginya. Jika hafalannya punya nilai 70 maka tidak akan bertambah 80 ataupun berkurang jadi 60.

4. Murojaah menguatkan

Yaitu murojaah hafalan yang sudah mutqin untuk menjadi lebih mutqin, bukan sekedar mempertahankan hafalan. Biasanya dibaca dengan memperhatikan kualitas bacaannya serta mengecek hafalannya melalui mushaf dengan cara sekali membaca tanpa mushaf kemudian mengulanginya dengan melihat mushaf.

Terutama pada halaman-halaman atau ayat-ayat yang dia sering keliru sehingga dia menjadi yakin akan hafalannya. Bagi yang setiap hari terbiasa murojaah tanpa melihat mushaf biasanya hafalannya akan menjadi membibir. Dimana dia bisa membaca hafalan dengan tanpa berpikir.

5. Murojaah menikmati lezatnya Al-Quran

Murojaah di level ini sudah tidak lagi memperhatikan target-target dan kualitasnya. Karena mereka yang sudah sampai pada level ini terfokus pada memproduksi makna-makna yang terkandung di dalam Al-Quran.

Bisa saja mereka muroja’ah dalam sehari hanya mengulang-ulang ayat-ayat tertentu atau bahkan membabi-buta menghatamkan Al-Quran dalam waktu singkat.

Bahkan di dalam At-Tibyan Fi Adabi Hamalatil Qur’an, Imam An-Nawawi mengatakan bahwa banyak generasi salaf yang mampu mengharamkan Al-Quran hanya dalam waktu 1 rakaat shalat saja.

Dan di level manapun kita murojaah akan terasa nikmat dan indah apabila kita meniatkan murojaah kita untuk lebih dekat berinteraksi dengan Al-Quran dan mengikhlaskan niat kita untuk Allah subhanahu wa ta’ala.

Wallahu a’lam. [Ln]

Tags: 5 Level Murajaah Hafalan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Belajar Berpikir Terbalik (3)

Next Post

Mahkamah Internasional ICJ Ungkap Putusan Soal Israel

Next Post
Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

Mahkamah Internasional ICJ Ungkap Putusan Soal Israel

Jelang Ramadan, AFKN Agendakan Safari Rajab di Pedalaman Papua

Jelang Ramadan, AFKN Agendakan Safari Rajab di Pedalaman Papua

Mengenal Clubfoot, Kelainan Bentuk Kaki Pada Bayi

Mengenal Clubfoot, Kelainan Bentuk Kaki Pada Bayi

  • Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    1085 shares
    Share 434 Tweet 271
  • Inilah Warna Pensil Alis yang Cocok untuk Beragam Warna Kulit

    183 shares
    Share 73 Tweet 46
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9150 shares
    Share 3660 Tweet 2288
  • Mengenal Zafeera Anti UV, Kain Premium yang Nyaman, Adem, dan Elegan untuk Aktivitas Seharian

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    705 shares
    Share 282 Tweet 176
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4141 shares
    Share 1656 Tweet 1035
  • Panduan Memilih Eyeliner untuk Berbagai Tipe Mata

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Beberapa Tips untuk Membantu Melindungi Kulit dari Paparan Sinar UV

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Link Koleksi Murottal Terbaik Sepanjang Masa

    638 shares
    Share 255 Tweet 160
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2363 shares
    Share 945 Tweet 591
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga