• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 31 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Waspada Brain Rot Akibat Konsumsi Konten Digital Berlebihan

07/05/2026
in Parenting, Unggulan
Waspada Brain Rot Akibat Konsumsi Konten Digital Berlebihan

Foto: Pinterest

69
SHARES
531
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ISTILAH “brain rot” belakangan sering digunakan untuk menggambarkan kondisi ketika seseorang terlalu banyak mengonsumsi konten digital secara terus-menerus hingga kemampuan berpikirnya terasa menurun.

Meski bukan istilah medis, brain rot digunakan secara kiasan untuk menjelaskan dampak kebiasaan screen time berlebihan, terutama pada anak dan remaja.

Kondisi ini dapat terjadi ketika anak menghabiskan banyak waktu untuk menonton video singkat, scrolling media sosial, atau menikmati konten instan tanpa jeda dan tanpa aktivitas yang lebih menstimulasi otak.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Akibatnya, anak lebih sering menerima informasi secara pasif tanpa benar-benar mencerna atau memahaminya secara mendalam.

Salah satu dampak yang sering muncul adalah menurunnya kemampuan kognitif.

Anak menjadi lebih sulit fokus, cepat terdistraksi, dan kurang terbiasa berpikir kritis.

Selain itu, kreativitas juga dapat terhambat karena konten instan membuat anak lebih terbiasa menerima hiburan dibanding berimajinasi atau menciptakan sesuatu sendiri.

Waspada Brain Rot Akibat Konsumsi Konten Digital Berlebihan

Kebiasaan scrolling dalam waktu lama juga dapat mengurangi waktu produktif.

Aktivitas bermain aktif, membaca, belajar, atau berinteraksi secara langsung perlahan tergantikan oleh konsumsi konten digital yang terus berulang.

Dalam beberapa kasus, penggunaan media sosial berlebihan juga dapat memengaruhi kondisi emosional anak, seperti memicu stres, kecemasan, hingga perubahan suasana hati yang lebih cepat.

Media sosial dianggap menjadi salah satu pemicu utama karena dirancang agar pengguna terus kembali mengaksesnya.

Baca juga: Mengantisipasi Kecanduan Gadget Pada Anak

Konten pendek, cepat, dan terus berganti membuat otak terbiasa dengan stimulasi instan.

Akibatnya, anak menjadi kurang sabar menjalani proses yang membutuhkan konsentrasi dan pemikiran mendalam.

Jika tidak dikendalikan, kebiasaan ini dapat membentuk pola pikir yang dangkal dan mudah bosan.

Karena itu, penting bagi orang tua maupun lingkungan sekitar untuk membantu anak menyeimbangkan penggunaan media digital dengan aktivitas yang lebih sehat, kreatif, dan melibatkan interaksi nyata.[Sdz]

Sumber: Fatherman

Tags: Waspada Brain Rot Akibat Konsumsi Konten Digital Berlebihan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

IPB University Dorong Penguatan Ekosistem Gizi dan Pangan Berkelanjutan

Next Post

Bukan Negeri tanpa Ayah (3)

Next Post
Bukan Negeri tanpa Ayah (3)

Bukan Negeri tanpa Ayah (3)

Rayakan 15 Tahun Berkarya, Ayu Dyah Andari Hadirkan Koleksi PUSPA Bernuansa Bunga Nusantara

Rayakan 15 Tahun Berkarya, Ayu Dyah Andari Hadirkan Koleksi PUSPA Bernuansa Bunga Nusantara

Mengasuh Anak Laki-Laki di Tengah Tantangan Akhir Zaman, Begini Kata Praktisi Parenting Islam

Mengasuh Anak Laki-Laki di Tengah Tantangan Akhir Zaman, Begini Kata Praktisi Parenting Islam

  • Tumis Jantung Pisang Ala Chef Rudy Choirudin, Lauk Tradisional yang Kaya Rasa

    Tumis Jantung Pisang Ala Chef Rudy Choirudin, Lauk Tradisional yang Kaya Rasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    205 shares
    Share 82 Tweet 51
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8544 shares
    Share 3418 Tweet 2136
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11384 shares
    Share 4554 Tweet 2846
  • Doa Ketika Selesai Sa’i

    150 shares
    Share 60 Tweet 38
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    899 shares
    Share 360 Tweet 225
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4378 shares
    Share 1751 Tweet 1095
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3845 shares
    Share 1538 Tweet 961
  • AIDA Kemlu Azerbaijan dan OIC Youth Indonesia Salurkan 500 Paket Daging Kurban bagi Keluarga Penerima Manfaat di Kabupaten Bogor dan Sukabumi

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2282 shares
    Share 913 Tweet 571
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga