• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 28 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Mengajarkan Anak Memiliki Jiwa Leadership

25/04/2021
in Parenting, Unggulan
Mengajarkan Anak Menjadi Leadership

Mengajarkan Anak Menjadi Leadership Foto: Pixabay

95
SHARES
728
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Mengajarkan anak Leadership skill, yaitu sebuah kemampuan memimpin. Bisa memimpin komunitas kecil atau komunitas besar.

Dan inti memimpin adalah mempengaruhi.

Sebenarnya, membentuk leadership skill adalah dengan dengan membentuk kemampuan berpengaruh kepada orang lain.

Dilansir dari laman Parenting On Kid’s Passion, ada 5 cara membentuk jiwa kepemimpinan pada anak.

Berikut hal-hal yang bisa dilakukan untuk mengajarkan anak menjadi pemimpin atau leader.

Baca Juga: Salah Satu Kebahagiaan Anak-Anak

Membekali Anak dengan Tsaqofah Islam

Tsaqofah atau khazanah ilmu keislaman akan membuat anak bisa menilai sesuatu itu baik atau buruk.

Sesuatu itu bermanfaat atau tidak sehingga bisa mengukur bagaimana suatu hal itu baik atau tidak dan bisa diambil atau tidak.

Mengajarkan Mempunyai Bahasa yang Berpengaruh

Untuk membentuk anak mempunyai bahasa berpengaruh, ada beberapa tahap yang harus dilalui.

Pertanyaanya bagaimana membentuk bahasa ahsan?

Baca Juga: Ramadan, Saat Tepat Mengajarkan Anak Berbagi

Memasukkan Nilai

Yang dimaksud memasukkan nilai adalah bagaimana orang tua mengajarkan nilai dalam berbahasa.

Mana yang baik dan mana yang buruk. Mana yang benar dan mana yang salah.

Ini adalah kaidah dasar dalam membentuk bahasa ahsan. Tanpa menanamkan nilai baik buruk, benar dan salah maka anak akan kesulitan berbahasa ahsan.

Contohnya: Ketika anak melihat temannya yang diminta Bu Gurunya mengambilkan buku tapi yang diambil pensil. Anak berkata, “Kamu kok bodoh sih.”

Akan kita jelaskan bahwa mengatakan, “Kok kamu bodoh sih.” adalah perkataan yang tidak baik.

Coba katakan kepada teman kita. “Dani, Bu Guru minta tolong diambilkan buku bukan pensil.”

Nah, kata yang kedua ini merupakan bahasa yang baik atau ahsan, karena ada nilai baik dalam bahasa tersebut.

Memasukkan Rasa Bahasa dalam Berbagai Aktivitas

Memasukan rasa bahasa adalah bagaimana membuat bahasa tadi menjadi halus. Penuh rasa. Indah. Detail. Dalam. Berpengaruh terhadap rasa.

Bagaimana caranya? Dengan memilih diksi atau kata-kata yang tepat dan indah. Sehingga akan menyentuh rasa, jiwa dan menghujam kuat di dalam pikiran manusia.

Contohnya: Ketika meminta tolong ke teman. “Tolong ambil pensil di dekatmu.”

Bahasanya tidak mengandung nilai yang buruk. Bahasanya baik. Tapi tidak indah. Tidak menggerakkan orang untuk menolong.

Berbeda dengan ini. “Ika, bolehkah aku minta tolong, mengambilkan pensil di dekatmu!

Bahasanya menyentuh rasa dengan menambahkan kata “bolehkah”. Bahasa menjadi halus, sopan dan berpengaruh kepada orang yang mendengar untuk menolong.

Inilah bahasa ahsan.

Baca Juga: Cara Mengajarkan Anak Shalat pada Usia 7 Tahun

Melatih dalam Berbagai Aspek Kebahasaan

Aspek kebahasaan ada beberapa hal:

Mendengar

Berbicara

Membaca

Menulis

Untuk memiliki bahasa ahsan, maka anak harus dilatih dan diperkuat dalam 4 aspek kebahasaan di atas.

Setelah anak terampil mendengar dan berbicara ahsan dalam berbagai aktivitas, orang tua bisa melatihnya membaca.

Lalu mengenalkan berbagai bacaan untuk melatih bahasa ahsan. Membaca berbagai teks sederhana yang menguatkan bahasa ahsan.

Apakah teks puisi, artikel pendek dengan berbagai tema. Dengan memilih bahasa yang baik, halus dan indah. Bisa cerita tentang berlibur ke pantai, ke rumah nenek, dan sebagainya.

Yang intinya, membuat anak semakin kaya dalam pilihan katanya sehingga mudah membuat bahasa ahsan.

Karena terbiasa mendengar dan membaca teks-teks bahasa yang baik, lembut dan indah di dalam pilihan katanya.

Yang selanjutnya adalah keterampilan menulis. Keterampilan menulis pada anak usia dini juga diarahkan sama seperti ketika anak menguasai keterampilan membaca. Yaitu menulis kalimat berbahasa ahsan.

Baca Juga: Cara Orang Tua Mengajarkan Anak Solawatan

Keterampilan ini bisa diasah seperti ketika mengasah keterampilan membaca. Anak diasah menulis puisi pendek. Teks-teks bacaan yang mengandung bacaan yang baik, halus dan indah.

Menulis bahasa yang baik, halus dan indah akan memperkuat kemampuan bahasa ahsan anak.

Anak akan semakin terasah kemampuannya dalam menggunakan bahasa ahsan dalam berbagai aktivitasnya.

Hal tersebut akan membentuk kebiasaan yang kuat pada anak, yaitu berbahasa ahsan dalam kehidupan sehari-hari.

Nah, pada tahap ini anak tinggal berlatih untuk membentuk bahasa berpengaruh.

Yaitu melatihnya dalam kehidupan sehari-hari.

Bisa menjadi pemimpin kelas.

Menegur teman yang melakukan kesalahan dan menjelaskan bagaimana perbuatan yang baik.

Memimpin acara-acara tertentu yang diadakan di sekolah. Ikut lomba pidato, dan lain-lain.

Leadership Skill, Bagaimana Mengajarkan ke Anak?

Latihan praktis dalam kehidupan sehari-hari ini akan mengasah anak untuk mempunyai bahasa yang berpengaruh sehingga kemampuan memimpinnya terasah.

Selanjutnya, yang lebih penting adalah latihan ikut berbagai organisasi untuk menumbuhkan kemampuan berpengaruh kepada berbagai jenis karakter manusia.

Dengan demikian, semakin matang kemampuan memimpinnya. Skill leadership-nya akan semakin terasah.

Demikianlah cara membentuk leadership skill pada anak. Kalau tahap demi tahap ini dilalui, skill leadership-nya akan semakin matang.[Ind/Wld].

Tags: Mengajarkan Anak Menjadi LeaderParenting
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Faedah Orang Kaya dan Orang Miskin

Next Post

Jangan Meletakkan Dunia di Hati

Next Post
Jangan Meletakkan Dunia di Hati

Jangan Meletakkan Dunia di Hati

Muslim yang Baik Muamalahnya

Muslim yang Baik Muamalahnya

Cara Atasi Bibir Pecah-Pecah di Bulan Ramadan

Cara Atasi Bibir Pecah-Pecah di Bulan Ramadan

  • Tips Membersihkan Lantai Toilet yang Menguning agar Kembali Kinclong

    Tips Membersihkan Lantai Toilet yang Menguning agar Kembali Kinclong

    235 shares
    Share 94 Tweet 59
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9422 shares
    Share 3769 Tweet 2356
  • Salimah Gandeng RSIA Pasutri Bogor Bekali Pengurus Kemampuan Bantuan Hidup Dasar

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4264 shares
    Share 1706 Tweet 1066
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4834 shares
    Share 1934 Tweet 1209
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1317 shares
    Share 527 Tweet 329
  • Guruh Soekarnoputra Berpulang dan Warisan Karyanya untuk Indonesia

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11796 shares
    Share 4718 Tweet 2949
  • Menjelang Wajib Halal Oktober Pelaku Usaha Harus Pahami Aturan Baru terkait Berbagai Hal

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Dosen ITB Imam Santoso: Pendidik Perlu Hadir di Ruang Digital, tetapi Kepercayaan Tetap Kunci

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga