• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 11 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Memahamkan Kebaikan kepada Anak bukan Memaksa

05/11/2025
in Parenting
Memahamkan Kebaikan kepada Anak bukan Memaksa

Memahamkan Kebaikan kepada Anak bukan Memaksa (foto: rawpixel)

96
SHARES
738
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

AYAH, Bunda, alangkah baiknya jika orangtua memahamkan kebaikan kepada anak bukan memaksa. Misalnya, pernahkah kita menjelaskan pahala apa saja yang akan didapat anak saat anak sholat berjamaah di masjid?

Mulai dari pahala saat berwudhu di rumah, saat berjalan ke masjid, berdoa masuk masjid, melakukan sholat sunah, berdoa diantara azan dan iqomat, melakukan sholat berjamaah,

beristighfar setelah sholat, berdzikir, berdoa, lalu berjalan pulang kembali sampai ke rumah. Pernahkah Ayah menjelaskan semua itu?

Pernahkah Bunda, menjelaskan pahala dua rakaat sholat sunah sebelum subuh saja kepada anak, itu pahalanya lebih baik dari dunia dan segala isinya.

“Dua rakaat sebelum subuh lebih baik dari dunia dan seisinya.”. (HR. Muslim).

Coba terangkan ke anak, misalnya kita bawa HP lalu googling bentuk bumi.

Katakan kepada anak, “Nak, kalau engkau sholat sunah sebelum subuh, engkau akan mendapatkan bumi ini lho bahkan lebih bagus daripada bumi ini”.

“Kalau Abang sholat sunah sebelum subuh sebanyak 10 hari maka Abang dapat 10 kali bumi ini”.

“Kalau setahun dapat 365 bumi, luar biasa bukan, makanya yuk kita biasakan sholat sunah sebelum subuh”.

Misalnya lagi: “Adik, mau nggak punya istana di surga, istana di surga itu lebih indah daripada istana di dunia, caranya adik membaca surat Al Ikhlas 10 kali, nanti Allah akan bangunkan istana di surga”.

“Nak, pernahkah kamu sholat terus tanpa berhenti dari maghrib sampai subuh, mau nggak dapat pahala seperti sholat semalaman, caranya sholat subuh berjamaah”.

Baca Juga: 19 Cara Positive Parenting yang Wajib Diketahui Orangtua

Memahamkan Kebaikan kepada Anak bukan Memaksa

Pernahkah Bunda menjelaskan keutamaan-keutamaaan ibadah kepada anak. Misalnya juga Bunda menjelaskan kepada anak pahala saat berkurban, yang pahalanya sebanyak bulu-bulu yang ada di kulit kambing.

Menjelaskan pahala setiap huruf dalam Al Quran, 1 kebaikan. Sekali-kali anak diajak membaca surat Al Fatikah lalu anak kita minta menghitung hurufnya. Berapa hurufnya, sejumlah itulah pahala yang akan didapatkan.

Coba Bunda ajak anak keluar rumah di malam hari. Lalu Bunda melihat ke atas, ada langit yang sangat luas seolah-olah tak bertepi.

Luas sesungguhnya pasti jauh lebih luas lagi.

Katakan kepada anak “Nak, coba lihat langit di atas, surga itu seluas langit dan bumi. Jika kita masuk surga maka luas surga itu antara langit dan bumi.

Itu yang kita lihat hanya sejauh mata kita memandang, langit sesungguhnya jauh lebih luas lagi.

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa”. (QS. Ali Imran: 133).

Jadi, seringlah menjelaskan keutamaan-keutamaan sebuah ibadah kepada anak.

Keutamaan shalat berjamaah, keutamaan mengaji Al Quran, keutamaan sedekah, keutamaan mengikuti pengajian, keutamaan berdzikir, beristighfar, bersholawat kepada Nabi dan banyak keutamaan ibadah lainnya.

Saat anak sudah paham akan keutamaan-keutamaan sebuah ibadah maka insha Allah anak akan ikhlas melakukan ibadah itu.

Anak akan otomatis melakukan ibadah sendiri tanpa perlu diperintah oleh orang tuanya. Kenapa seperti itu karena ia sudah paham.

Jadi berusahalah, jadikan anak beribadah itu bukan karena takut dimarahi Ayah dan Bunda, karena ia sudah paham kenapa ia melakukan itu.

Jadi jangan sampai, Ayah menyuruh anaknya untuk melakukan perbuatan baik tetapi dengan cara yang tidak baik, yaitu dengan membentak sekaligus mengancam.

Apa yang terjadi, anak mungkin akan berangkat ke masjid namun ia berangkat bukan karena paham akan perintah Allah untuk sholat,

bukan karena paham besarnya pahala yang akan mereka dapatkan saat sholat berjamaah di masjid namun mereka berangkat ke masjid disebabkan karena ketakutannya kepada ayahnya.

Pemahaman anak kenapa mereka harus melakukan ibadah itu sama pentingnya dengan ibadah itu sendiri.

Anak dalam menjalankan ibadah itu harus didasarkan pada pemahaman bukan didasarkan pada keterpaksaan dan ketakutan kepada ayahnya.

Ketahuilah, saat engkau malas mendidik anakmu ilmu agama, ingatlah bahwa ilmu agama yang engkau berikan itu akan menjadi investasi untuk akhiratmu nanti.[ind]

Tags: Memahamkan Kebaikan kepada Anak bukan Memaksa
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Berkat Sajian Sate Maranggi, Alfan Musthafa Raih Gelar Queensland Chef of the Year 2025 di Australia

Next Post

Tujuh Karakteristik Utama Pribadi Resilien

Next Post
Hak-hak Persaudaraan dalam Islam

Tujuh Karakteristik Utama Pribadi Resilien

Wanita dan Pria Itu Beda Maka Jangan Saling Menyerupai

12 Resep Keharmonisan Suami Istri

Menteri Tenaga Kerja: Salimah Harus Posisikan Diri untuk Majukan Generasi Muda

Menteri Tenaga Kerja: Salimah Harus Posisikan Diri untuk Majukan Generasi Muda

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8852 shares
    Share 3541 Tweet 2213
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1078 shares
    Share 431 Tweet 270
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11568 shares
    Share 4627 Tweet 2892
  • RS Permata Jonggol Hadirkan BQS, Wujudkan Lingkungan Kerja yang Cinta Al-Qur’an

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3986 shares
    Share 1594 Tweet 997
  • Selebgram Larissa Chou Menggugat Cerai Sang Suami, Pentingnya Menjaga Amanah Pernikahan

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3455 shares
    Share 1382 Tweet 864
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2264 shares
    Share 906 Tweet 566
  • Ini Kandungan Anggur Hijau yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Otak

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4673 shares
    Share 1869 Tweet 1168
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga