• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 25 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Fatherless, Ayah Ada Tapi Tiada

02/08/2025
in Parenting, Unggulan
Saling Mengikhlaskan Kesalahan Anggota Keluarga

(foto: medium.com)

108
SHARES
831
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

FATHERLESS adalah kondisi ketika ayah ada tapi tiada. Ustaz Satria Hadi Lubis menjelaskan maksudnya, ayah ada di sebuah keluarga tapi perannya dalam membina anak-anaknya tidak dominan.

Yang lebih dominan adalah ibu. Sedang ayah sibuk di luar rumah mencari nafkah atau sibuk dengan kegiatan lainnya.

Kondisi fatherless di Indonesia cukup memprihatinkan.

Terbukti banyak sekali data yang menginformasikan tentang meningkatnya kenakalan remaja, meningkatnya kriminalitas dengan pelaku anak, meningkatnya pemakaian narkoba, perilaku seks bebas dan penyimpangan seksual serta lahirnya anak-anak yang mudah stres, depresi sampai bunuh diri.

Nanti jika anak-anak fatherless ini menikah dan berkeluarga, mereka tidak dewasa mengelola rumah tangganya.

Muncul suami-suami yang tak mampu memimpin keluarga atau isteri-isteri yang tak mampu mengelola emosi, sehingga rentan terjadinya perceraian.

Berdasarkan laporan Statistik Indonesia 2023, kasus perceraian di Indonesia mencapai 516.334 kasus pada tahun 2022.

Jelas angka ini meningkat 15% dibandingkan 2021 yang mencapai 447.743 kasus. Ini berarti di tahun 2022 setiap satu jam terjadi 60 perceraian di Indonesia!

Jadi dapat disimpulkan bahwa anak-anak yang tumbuh kembang tanpa pengasuhan ayah (fatherless) akan lambat dewasanya. Usia psikologis anak akan jauh lebih lambat dari usia biologisnya.

Baca juga: Fatherless Faktor Terbesar Anak Menjadi Lesbian

Fatherless, Ayah Ada Tapi Tiada

Oleh sebab itu, “gerakan” mengembalikan ayah ke rumah untuk menjalankan peran sebagai pembina (pendidik) anak-anaknya perlu digesa segera agar masa depan bangsa tidak suram akibat menurunnya kualitas generasi mendatang.

Komunitas keayahan perlu diperbanyak, kampanye bahaya fatherless perlu ditingkatkan, dan seminar/kelas-kelas parenting perlu dihadiri oleh para ayah, sehingga kesadaran dan keahlian ayah untuk mengasuh anak semakin meningkat.

Peran penting ayah dalam keluarga ini juga tergambar dalam sabda Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam:

“Seorang ayah adalah bagian tengah dari gerbang surga. Jadi, tetaplah di gerbang itu atau lepaskan” (H.R. Tirmidzi).

Hadis di atas menggambarkan bahwa ayah merupakan kunci penting dalam membimbing dan mendidik anak dalam suatu keluarga untuk sukses dan masuk surga bersama.[ind]

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Satria Hadi Lubis (@satriahadilubis)

Tags: Ayah Ada Tapi Tiadafatherlesssatria hadi lubis
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Apakah Kafein Aman untuk Ibu Menyusui?

Next Post

Ribuan Massa Memadati Monas, Mardani Ali Sera Serukan Perlawanan untuk Gaza

Next Post
Ribuan Massa Memadati Monas, Mardani Ali Sera Serukan Perlawanan untuk Gaza

Ribuan Massa Memadati Monas, Mardani Ali Sera Serukan Perlawanan untuk Gaza

Di Monas, Ribuan Massa Teriakkan Boikot Produk Zionis Bersama Ustaz Das’ad Latif

Di Monas, Ribuan Massa Teriakkan Boikot Produk Zionis Bersama Ustaz Das’ad Latif

Bersatu Padu Selamatkan Gaza, Seruan Hentikan Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa

Bersatu Padu Selamatkan Gaza, Seruan Hentikan Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa

  • Rekor Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    113 shares
    Share 45 Tweet 28
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9601 shares
    Share 3840 Tweet 2400
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2556 shares
    Share 1022 Tweet 639
  • Mainan Pop It untuk Anak: Benarkah Bermanfaat bagi Tumbuh Kembangnya?

    164 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1397 shares
    Share 559 Tweet 349
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2488 shares
    Share 995 Tweet 622
  • CNN Pecat 3 Karyawan karena Masuk Kantor Tanpa Divaksinasi

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Mencintai-Mu Diam-Diam

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Kajian Aqidah Islam, Menengok Isi Kitab Talmud Yahudi (Bag. 2)

    128 shares
    Share 51 Tweet 32
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga