• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 10 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Cara Membangunkan Anak yang Sulit Dibangunkan saat Tidur

07/09/2025
in Parenting, Unggulan
21 Cara Mengatasi Anak yang Kurang Percaya Diri

21 Cara Mengatasi Anak yang Kurang Percaya Diri (foto: pixabay)

114
SHARES
876
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BAGAIMANA cara membangunkan anak yang sulit dibangunkan saat tidur? Anak yang sulit dibangunkan itu karena memang sudah memiliki habit atau kebiasaan yang memang sulit dibangunkan.

Menurut motivator parenting dari Rumah Pintar Aisha, Randy Ariyanto W., anak yang mudah dibangunkan karena memang memiliki kebiasaan mudah untuk dibangunkan.

Sama halnya dengan anak yang mudah sekali membantu pekerjaan orang tuanya seperti menyiram tanaman, menyapu, mengepel lantai, termasuk belajar itu karena sudah terbiasa.

Sedangkan yang belum terbiasa akan sulit melakukan semuanya. Lalu, bagaimana membiasakan anak untuk melakukan kebaikan. Caranya adalah dengan memberikan reward.

Orang tua dan anak harus membuat kesepakatan. Apa saja yang menjadi hak anak dan apa yang menjadi kewajiban anak. Kesepakatan itu perlu ditulis.

Baca Juga: 8 Tips Mudah Memotivasi Anak Agar Senang Melaksanakan Shalat

Cara Membangunkan Anak yang Sulit Dibangunkan saat Tidur

Dalam kesepakatan itu, intinya ditulis: pertama, apa saja yang anak wajib kerjakan, misalnya belajar, membereskan tempat tidur, bangun pagi sholat subuh dsb.

Kemudian ada reward, yakni penghargaan kalau anak melakukan kewajibannya, orang tua memberinya reward bisa berupa uang, bisa berupa poin yang jika sudah sampai poin tertentu diizinkan membeli mainan atau diajak pergi wisata.

Ketiga adalah punishment. Jika anak lalai mengerjakan kewajibannya, anak mendapatkan hukuman bisa berupa pengurangan uang atau pengurangan poin.

Bisa juga hukumannya tidak boleh pegang HP selama sehari atau tidak diizinkan bermain pada waktu sore.

Perjanjian harus disepakati kedua belah pihak. Orang tua dan anak harus sepakat dengan isi perjanjian tersebut. Anak boleh bernegosiasi dengan orang tuanya. Anak boleh memberikan usulan.

Jangan sampai orang tua secara sepihak memutuskan perjanjian itu tanpa ada kesediaan anak. Perjanjian sepihak ini akan sulit dilakukan anak. Anak akan melakukan dengan keterpaksaan.

Setelah disepakati, orang tua perlu komitmen dengan perjanjian. Jika anak memang harus dihukum, orang tua harus melakukannya. Orang tua harus tega menghukum anak.

Kalau memang anak mendapatkan reward,orang tua harus memberikan sesuai janjinya.

Semoga dengan solusi membuat kesepakatan bersama antara orang tua dan anak, kemudian ada reward dan punishment insha Allah anak bisa lebih disiplin lagi dalam melakukan berbagai kewajibannya termasuk juga disiplin saat bangun tidur.[ind]

Tags: Cara Membangunkan Anak yang Sulit Dibangunkan saat Tidur
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ustaz Abi Makki: Di Tengah Kesendirian, Allah Justru Ingin Kita Mendekat

Next Post

Depresi Postpartum Tidak sama dengan Baby Blues, Yuk Kenali Gejalanya yang Mungkin Dialami Ibu setelah Melahirkan

Next Post
Berdamai dengan Galau

Depresi Postpartum Tidak sama dengan Baby Blues, Yuk Kenali Gejalanya yang Mungkin Dialami Ibu setelah Melahirkan

Membiasakan anak makan sehat

Membiasakan Anak Makan Sehat

Tafsir Surat Abasa Ayat 1-16

Beginilah Kedudukan Hadits Nabi dalam Kitab Ihya Ulumuddin

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8837 shares
    Share 3535 Tweet 2209
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1069 shares
    Share 428 Tweet 267
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11559 shares
    Share 4624 Tweet 2890
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3980 shares
    Share 1592 Tweet 995
  • 6 Manfaat Air Putih Untuk Kesehatan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4668 shares
    Share 1867 Tweet 1167
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2269 shares
    Share 908 Tweet 567
  • Setelah Iran, Giliran Mesir Tersingkir Bukan karena Bola

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Saat Satu Pintu Tertutup, Percayalah Allah Masih Menyediakan Jalan yang Lebih Baik

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Cara Memesan Tiket Gratis Masuk Ancol di Hari Jumat 10 Juli 2026

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga