• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 24 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Bun, Hindari 3 Sikap Keliru Ini saat Anak Jatuh

31/10/2025
in Parenting, Unggulan
Anak Kecilku Berciuman seperti di Film-Film Disney

Anak Kecilku Berciuman seperti di Film-Film Disney (foto: pixabay)

201
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BUNDA, seringkali kita bersikap berlebihan saat anak jatuh. Berikut ini ada tiga sikap keliru yang sering dilakukan oleh para orang tua saat anak terjatuh. Kita simak yuk.

Menanamkan rasa takut dan menyalahkan anak

Misalnya nih, saat anak lari-lari, kebiasaan orang tua akan mengatakan “Hei jangan lari-lari nanti jatuh”.

Tahukah Bun, itu sama saja Bunda telah menanamkan rasa takut kepada anak. Kalau anak tiba-tiba benar-benar terjatuh, lalu dengan spontan orang tua berkata: “Tuh kan jatuh beneran, Bunda bilang apa? Syukurin”, maka anak akan belajar menyalahkan diri sendiri.

Anak akan takut melakukannya lagi dan anak akan enggan mencoba sesuatu karena takut disalahkan orang tuanya.

Seharusnya Bun, saat anak menunjukkan keberanian, kepintaran, kehebatan maka anak diberi dorongan dan motivasi. Kita bangun rasa percaya dirinya, bangun keberaniannya, diberi tanggung jawab bukan sebaliknya diberi rasa takut dan disalahkan.

Menyalahkan lantai atau batu

Maka anak belajar menyalahkan orang lain tatkala melakukan kesalahan. Dampaknya nanti saat SD atau SMP, saat anak mendapatkan nilai 6, anak akan menyalahkan gurunya, habis gurunya killer, nggak asyik, membosankan.

Anak akan selalu mencari alasan di balik hal-hal yang ia merasa kurang mampu, tidak bisa, tidak suka dan tidak nyaman. Ia akan mudah menyalahkan orang lain.

Memotivasi anak dengan perkataan yang keliru

Ketiga, saat anaknya jatuh, orang tua berkata “Ooo.. seperti ini saja tidak apa-apa kok, Ah luka sedikit masak anak cowok kayak gini aja nangis”.

Kelihatannya orang tua benar dalam mendidik anak karena menginginkan anak untuk kuat dan tangguh tapi bagaimana kelak saat kita berusia 60 tahun kemudian kita mengeluh: “Aduh asam urat kambuh”.

Apa yang anak katakan, “Yah asam urat aja masak nggak bisa tahan, eh ibu masak sudah tua masih menangis.”

Nah, apakah anak-anak seperti ini bukan menjadi anak yang durhaka? Ia belajar untuk tidak peka terhadap perasaan orang, karena saat ia sakit, orang tuanya tidak memahaminya, orang tuanya tidak mengerti apa yang dia rasakan.

Maka saat orang lain tertimpa musibah, ia akan mengatakan “Ah..cuma gitu doang”, kalau musibah yang dialami agak berat paling cuma bilang “Ooo…”.

Baca Juga: Anak Jatuh dari Tempat Tidur, Ini Pengalaman Mendebarkan Ryana Dea

Bun, Hindari 3 Sikap Keliru Ini saat Anak Jatuh

Nah, sekarang bagaimana Bun solusinya?

Kalau anak jatuh kemudian menangis, langkah pertama adalah jangan banyak mengajak bicara dulu saat anak menangis. Segera bawa anak lalu diobati kemudian ditenangkan.

Setelah ditenangkan, dengarkan bagaimana anak bisa terjatuh lalu beritahu, misalnya: “Nak, kalau lari ada resikonya jatuh, engkau harus lebih berhati-hati. Selamat ya Nak, engkau belajar hal baru.”

Jadi Bun, ubah polanya ya. Tinggalkan pola lama yakni saat anak manjat, tiba-tiba ibu cemas kemudian lari dan berkata: “Nak, awas jatuh”, tiba-tiba brukk jatuh beneran. Bagaimana tidak jatuh, doa ibu diamini malaikat.

Diganti pola baru yakni saat anak manjat, datangi anak, tetap tenang, “Wah barakallah, hebat sudah manjat tinggi, coba sekarang turun dengan hati-hati agar lebih hebat lagi, ibu menunggu di bawah.”

Ayah Bunda, itulah tiga hal keliru yang sering dilakukan para orang tua saat anak terjatuh. Semoga kita semua dapat belajar dari tiga sikap itu ya.[ind]

sumber: Kulwap Tumbuh Yuk. Randy Ariyanto W. dan Dyah Lestyarini. Rumah Pintar Aisha. Oktober 2021. 

Tags: Ayah BundaBunHindari 3 Sikap Keliru Ini saat Anak JatuhParenting
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Abdullah bin Mas’ud, dari Penggembala Domba jadi Pemegang Rahasia Rasulullah

Next Post

Kenali 8 Bahaya Ghibah yang Terselubung

Next Post
Kenali 8 Bahaya Ghibah yang Terselubung

Kenali 8 Bahaya Ghibah yang Terselubung

Atlet Angkat Besi Indonesia Raih Medali Emas dalam Ajang Asian Youth Games Bahrain 2025

Atlet Angkat Besi Indonesia Raih Medali Emas dalam Ajang Asian Youth Games Bahrain 2025

Seperti Payung di Saat Hujan

Ujian Orang Tua dari Anaknya

  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    6691 shares
    Share 2676 Tweet 1673
  • Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    463 shares
    Share 185 Tweet 116
  • BMKG Perkuat Modifikasi Cuaca untuk Mitigasi Risiko Hidrometeorologi di Indonesia

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Hari Gizi Nasional, Persagi Jepara Edukasi Ratusan Anak Sekolah

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Resep Singkong Keju Goreng

    173 shares
    Share 69 Tweet 43
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7881 shares
    Share 3152 Tweet 1970
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1768 shares
    Share 707 Tweet 442
  • Model Gamis Potongan Dua Tingkat bisa Jadi Rekomendasi untuk Lebaran 2026

    959 shares
    Share 384 Tweet 240
  • Penjelasan Hadis ke-26 Mensyukuri Nikmat dengan Bersedekah

    292 shares
    Share 117 Tweet 73
  • Cara Membuat Zuppa Soup Ayam Sederhana di Rumah

    182 shares
    Share 73 Tweet 46
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga