• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 31 Juli, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Bun, Hindari 3 Sikap Keliru Ini saat Anak Jatuh

31/10/2025
in Parenting, Unggulan
Anak Kecilku Berciuman seperti di Film-Film Disney

Anak Kecilku Berciuman seperti di Film-Film Disney (foto: pixabay)

208
SHARES
1.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BUNDA, seringkali kita bersikap berlebihan saat anak jatuh. Berikut ini ada tiga sikap keliru yang sering dilakukan oleh para orang tua saat anak terjatuh. Kita simak yuk.

Menanamkan rasa takut dan menyalahkan anak

Misalnya nih, saat anak lari-lari, kebiasaan orang tua akan mengatakan “Hei jangan lari-lari nanti jatuh”.

Tahukah Bun, itu sama saja Bunda telah menanamkan rasa takut kepada anak. Kalau anak tiba-tiba benar-benar terjatuh, lalu dengan spontan orang tua berkata: “Tuh kan jatuh beneran, Bunda bilang apa? Syukurin”, maka anak akan belajar menyalahkan diri sendiri.

Anak akan takut melakukannya lagi dan anak akan enggan mencoba sesuatu karena takut disalahkan orang tuanya.

Seharusnya Bun, saat anak menunjukkan keberanian, kepintaran, kehebatan maka anak diberi dorongan dan motivasi. Kita bangun rasa percaya dirinya, bangun keberaniannya, diberi tanggung jawab bukan sebaliknya diberi rasa takut dan disalahkan.

Menyalahkan lantai atau batu

Maka anak belajar menyalahkan orang lain tatkala melakukan kesalahan. Dampaknya nanti saat SD atau SMP, saat anak mendapatkan nilai 6, anak akan menyalahkan gurunya, habis gurunya killer, nggak asyik, membosankan.

Anak akan selalu mencari alasan di balik hal-hal yang ia merasa kurang mampu, tidak bisa, tidak suka dan tidak nyaman. Ia akan mudah menyalahkan orang lain.

Memotivasi anak dengan perkataan yang keliru

Ketiga, saat anaknya jatuh, orang tua berkata “Ooo.. seperti ini saja tidak apa-apa kok, Ah luka sedikit masak anak cowok kayak gini aja nangis”.

Kelihatannya orang tua benar dalam mendidik anak karena menginginkan anak untuk kuat dan tangguh tapi bagaimana kelak saat kita berusia 60 tahun kemudian kita mengeluh: “Aduh asam urat kambuh”.

Apa yang anak katakan, “Yah asam urat aja masak nggak bisa tahan, eh ibu masak sudah tua masih menangis.”

Nah, apakah anak-anak seperti ini bukan menjadi anak yang durhaka? Ia belajar untuk tidak peka terhadap perasaan orang, karena saat ia sakit, orang tuanya tidak memahaminya, orang tuanya tidak mengerti apa yang dia rasakan.

Maka saat orang lain tertimpa musibah, ia akan mengatakan “Ah..cuma gitu doang”, kalau musibah yang dialami agak berat paling cuma bilang “Ooo…”.

Baca Juga: Anak Jatuh dari Tempat Tidur, Ini Pengalaman Mendebarkan Ryana Dea

Bun, Hindari 3 Sikap Keliru Ini saat Anak Jatuh

Nah, sekarang bagaimana Bun solusinya?

Kalau anak jatuh kemudian menangis, langkah pertama adalah jangan banyak mengajak bicara dulu saat anak menangis. Segera bawa anak lalu diobati kemudian ditenangkan.

Setelah ditenangkan, dengarkan bagaimana anak bisa terjatuh lalu beritahu, misalnya: “Nak, kalau lari ada resikonya jatuh, engkau harus lebih berhati-hati. Selamat ya Nak, engkau belajar hal baru.”

Jadi Bun, ubah polanya ya. Tinggalkan pola lama yakni saat anak manjat, tiba-tiba ibu cemas kemudian lari dan berkata: “Nak, awas jatuh”, tiba-tiba brukk jatuh beneran. Bagaimana tidak jatuh, doa ibu diamini malaikat.

Diganti pola baru yakni saat anak manjat, datangi anak, tetap tenang, “Wah barakallah, hebat sudah manjat tinggi, coba sekarang turun dengan hati-hati agar lebih hebat lagi, ibu menunggu di bawah.”

Ayah Bunda, itulah tiga hal keliru yang sering dilakukan para orang tua saat anak terjatuh. Semoga kita semua dapat belajar dari tiga sikap itu ya.[ind]

sumber: Kulwap Tumbuh Yuk. Randy Ariyanto W. dan Dyah Lestyarini. Rumah Pintar Aisha. Oktober 2021. 

Tags: Ayah BundaBunHindari 3 Sikap Keliru Ini saat Anak JatuhParenting
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Abdullah bin Mas’ud, dari Penggembala Domba jadi Pemegang Rahasia Rasulullah

Next Post

Kenali 8 Bahaya Ghibah yang Terselubung

Next Post
Kenali 8 Bahaya Ghibah yang Terselubung

Kenali 8 Bahaya Ghibah yang Terselubung

Atlet Angkat Besi Indonesia Raih Medali Emas dalam Ajang Asian Youth Games Bahrain 2025

Atlet Angkat Besi Indonesia Raih Medali Emas dalam Ajang Asian Youth Games Bahrain 2025

Seperti Payung di Saat Hujan

Ujian Orang Tua dari Anaknya

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9000 shares
    Share 3600 Tweet 2250
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11644 shares
    Share 4658 Tweet 2911
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4716 shares
    Share 1886 Tweet 1179
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1153 shares
    Share 461 Tweet 288
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2313 shares
    Share 925 Tweet 578
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4065 shares
    Share 1626 Tweet 1016
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3513 shares
    Share 1405 Tweet 878
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2390 shares
    Share 956 Tweet 598
  • LKC Dompet Dhuafa Aceh Tutup Pendampingan Dua Tahun, Program Bidan untuk Negeri Berlanjut di Sabang

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5211 shares
    Share 2084 Tweet 1303
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga