• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 15 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

5 Pemicu Stres Pada Anak

30/03/2026
in Parenting
Hindari stres ibu hamil

Foto: Pexels/Pedro FIgueras

86
SHARES
662
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MENGETAHUI pemicu stres pada anak bisa membuat kita lebih mengetahui permasalahan sang anak. Saat ini, stres tidak hanya dialami oleh orang dewasa, anak-anak juga bisa mengalaminya.

Sebuah survei yang dilakukan WebMD secara nasional di Amerika menemukan bahwa 72% anak-anak memiliki perilaku negatif karena stres, dan 62% anak-anak menunjukkan gejala fisik seperti sakit kepala dan sakit perut.

Baca Juga: Cara Sederhana Menghilangkan Stres

5 Pemicu Stres pada Anak

Yang mengkhawatirkan, tingkat stres para remaja (setingkat SMA) rata-rata ada di atas tingkat stress orang dewasa. Sebenarnya apa yang menyebabkan stress pada anak. Ada sekitar lima penyebab stress pada anak.

1. Perkembangan anak yang lebih cepat

Ini berkaitan erat dengan kemajuan teknologi. Anak-anak mengalami percepatan dalam menyerap pendidikannya. Studi yang dilakukan oleh the University of Virginia, dalam kurun waktu 1998-2015, waktu yang dibutuhkan anak TK untuk belajar membaca meningkat sebesar 25%. Sedangkan penurunan drastis terjadi pada pendidikan seni,musik, dan fisik. Ada ketidak seimbangan dari perkembangan mereka.

2. Kurangnya waktu bermain

Anak-anak jenuh dengan jadwal pelajaran yang padat. Belum lagi les tambahan yang diwajibkan orangtua kepada mereka.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Ada baiknya Ayah Bunda memberi kelonggaran dan memberikan waktu kepada mereka untuk bermain dengan teman sebayanya. Ayah bunda juga perlu memperhatikan waktu istirahat mereka karena sebagian anak belum mampu mengatur diri mereka sendiri.

3. Kejenuhan media yang penuh dengan konten dewasa

Kemajuan teknologi digital saat ini lebih banyak berisi konten yang diperuntukan bagi orang dewasa. Konten yang penuh kekerasan, percintaan dewasa yang dikemas dalam sebuah tontonan yang menghibur sebenar tidak diperuntukan bagi mereka.

Sayangnya dengan kemudahan akses media digital membuat mereka memuaskan rasa ingin tahu mereka dan memengaruhi cara berpikir dan gaya hidup mereka.

Pantauan dari orang tua sangat dibutuhkan di sini. Ayah bunda sebaiknya memerhatikan tontonan anak-anak dan memberi pendampingan saat anak-anak membutuhkan tontonan.

Hal ini bisa membantu ayah bunda untuk mengetahui manfaat dari hiburan yang anak-anak nikmati dan sekaligus mendapatkan bahan yang bisa didiskusikan dengan mereka.

4. Tidak cukup tidur

Tekanan tugas sekolah dan daya tarik media sosial mengurangi jatah tidur anak-anak dan remaja. Gadget ternyata bisa memotongg waktu tidur anak sebanyak satu jam setiap harinya. Padahal kurang tidur dapat mempengaruhi memori, penilaian, dan suasana hati.

5. Masalah keluarga

Masalah keluarga seperti penyakit orangtua, tinggal terpisah dengan orangtua, pertengkaran dan bahkan perceraian orang tua dapat menjadi penyebab utama stres pada anak.

[Maya Agustiana/Cms/Sdz]

Tags: Pemicu stres pada anak
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tugas Perkembangan Masa Remaja

Next Post

Ketahui Nama Lain Thawaf Qudum dan ‘Umrah

Next Post
Ketahui Nama Lain Thawaf Qudum dan ‘Umrah

Ketahui Nama Lain Thawaf Qudum dan ‘Umrah

Suami Memberikan Khodam kepada Anak

Cara Mengobati Trauma Anak Korban Kekerasan

perjanjian pranikah

Perlukah Perjanjian Pranikah Sebelum Ijab Kabul?

  • Simbang Kulon Night Carnival 2026 Viral, Adegan Bernuansa Satanic dan Kabar Peserta Meninggal

    Simbang Kulon Night Carnival 2026 Viral, Adegan Bernuansa Satanic dan Kabar Peserta Meninggal

    119 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Beberapa Penyebab Rambut Tipis Mudah Lepek

    91 shares
    Share 36 Tweet 23
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9322 shares
    Share 3729 Tweet 2331
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    835 shares
    Share 334 Tweet 209
  • Beberapa Tips Memilih Tas yang bisa Dipakai di Berbagai Aktivitas

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    504 shares
    Share 202 Tweet 126
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4226 shares
    Share 1690 Tweet 1057
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4803 shares
    Share 1921 Tweet 1201
  • Doa Nabi Musa AS untuk Jodoh dan Pekerjaan yang Mengajarkan Keteguhan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Inilah Negara Penghafal Qur’an Terbanyak

    514 shares
    Share 206 Tweet 129
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga