• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 28 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

5 Pemicu Stres Pada Anak

06/01/2023
in Parenting
Hindari stres ibu hamil

Foto: Pexels/Pedro FIgueras

84
SHARES
643
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MENGETAHUI pemicu stres pada anak bisa membuat kita lebih mengetahui permasalahan sang anak. Saat ini, stres tidak hanya dialami oleh orang dewasa, anak-anak juga bisa mengalaminya.

Sebuah survei yang dilakukan WebMD secara nasional di Amerika menemukan bahwa 72% anak-anak memiliki perilaku negatif karena stres, dan 62% anak-anak menunjukkan gejala fisik seperti sakit kepala dan sakit perut.

Baca Juga: Cara Sederhana Menghilangkan Stres

5 Pemicu Stres pada Anak

Yang mengkhawatirkan, tingkat stres para remaja (setingkat SMA) rata-rata ada di atas tingkat stress orang dewasa. Sebenarnya apa yang menyebabkan stress pada anak. Ada sekitar lima penyebab stress pada anak.

1. Perkembangan anak yang lebih cepat

Ini berkaitan erat dengan kemajuan teknologi. Anak-anak mengalami percepatan dalam menyerap pendidikannya. Studi yang dilakukan oleh the University of Virginia, dalam kurun waktu 1998-2015, waktu yang dibutuhkan anak TK untuk belajar membaca meningkat sebesar 25%. Sedangkan penurunan drastis terjadi pada pendidikan seni,musik, dan fisik. Ada ketidak seimbangan dari perkembangan mereka.

2. Kurangnya waktu bermain

Anak-anak jenuh dengan jadwal pelajaran yang padat. Belum lagi les tambahan yang diwajibkan orangtua kepada mereka.

Ada baiknya Ayah Bunda memberi kelonggaran dan memberikan waktu kepada mereka untuk bermain dengan teman sebayanya. Ayah bunda juga perlu memperhatikan waktu istirahat mereka karena sebagian anak belum mampu mengatur diri mereka sendiri.

3. Kejenuhan media yang penuh dengan konten dewasa

Kemajuan teknologi digital saat ini lebih banyak berisi konten yang diperuntukan bagi orang dewasa. Konten yang penuh kekerasan, percintaan dewasa yang dikemas dalam sebuah tontonan yang menghibur sebenar tidak diperuntukan bagi mereka.

Sayangnya dengan kemudahan akses media digital membuat mereka memuaskan rasa ingin tahu mereka dan memengaruhi cara berpikir dan gaya hidup mereka.

Pantauan dari orang tua sangat dibutuhkan di sini. Ayah bunda sebaiknya memerhatikan tontonan anak-anak dan memberi pendampingan saat anak-anak membutuhkan tontonan.

Hal ini bisa membantu ayah bunda untuk mengetahui manfaat dari hiburan yang anak-anak nikmati dan sekaligus mendapatkan bahan yang bisa didiskusikan dengan mereka.

4. Tidak cukup tidur

Tekanan tugas sekolah dan daya tarik media sosial mengurangi jatah tidur anak-anak dan remaja. Gadget ternyata bisa memotongg waktu tidur anak sebanyak satu jam setiap harinya. Padahal kurang tidur dapat mempengaruhi memori, penilaian, dan suasana hati.

5. Masalah keluarga

Masalah keluarga seperti penyakit orangtua, tinggal terpisah dengan orangtua, pertengkaran dan bahkan perceraian orang tua dapat menjadi penyebab utama stres pada anak.

[Maya Agustiana/Cms]

Tags: Pemicu stres pada anak
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

5 Bisnis yang Tidak Ada Matinya Tahun Ini

Next Post

Buatlah Keluarga Bisa Berkontribusi Besar

Next Post
Buatlah Keluarga Bisa Berkontribusi Besar

Buatlah Keluarga Bisa Berkontribusi Besar

Kisah Nabi ibrahim menanamkan akidah tauhid kepada kaumnya

Metode Penanaman Akidah yang Menggugah Jiwa

Kenapa Anak Butuh Liburan?

Kenapa Anak Butuh Liburan?

  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Leshia Tivana Billar Rayakan Ulang Tahun Pertamanya dengan Outfit Serba Putih

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7897 shares
    Share 3159 Tweet 1974
  • Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    478 shares
    Share 191 Tweet 120
  • Victory Waterpark Soreang, Referensi Liburan Keluarga di Bandung

    280 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4093 shares
    Share 1637 Tweet 1023
  • Ayo Less Waste Bersama PNH Menyalurkan Bibit Pohon di Yogyakarta dalam Upaya Cegah Bencana Ekologis Berulang

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3430 shares
    Share 1372 Tweet 858
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5266 shares
    Share 2106 Tweet 1317
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1678 shares
    Share 671 Tweet 420
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga