• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 4 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Tidak Sesuai Target, Pembangunan Jaringan Gas Baru 16,5%

21/02/2022
in Berita
73
SHARES
565
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto, kecewa dengan laporan Kementerian ESDM tentang realisasi target pembagunan jaringan gas (Jargas) yang baru mencapai 16,5% dari yang ditentukan. Mulyanto mendesak Kementerian ESDM untuk mempercepat pembangunan jaringan gas (jargas) secara nasional agar program substitusi impor LPG dengan gas alam dapat terlaksana segera.

“Percepatan pembangunan jargas ini sangat penting karena dapat menekan defisit transaksi berjalan dan mengokohkan ketahanan energi nasional.

Target pemerintah di tahun 2024 adalah sebesar 4 juta sambungan rumah tangga (SR) jargas. Sementara realisasi sampai dengan tahun 2020, baru mencapai total sebesar 660 ribu SR atau sekitar 16.5%-nya.  Masih sangat jauh dari target, padahal waktu yang tersisa tinggal 3 tahun lagi,” ujar Mulyanto.

Mulyanto menilai program substitusi LPG dengan gas alam ini sangat penting untuk dilaksanakan karena secara langsung akan menghemat devisa negara.

Menurut hitungan Perusahaan Gas Negara (PGN), dengan memanfaatkan gas alam, negara dapat menghemat anggaran sebesar Rp 3,3 triliun/tahun. Hal itu disebabkan harga gas alam lebih murah dan cadangannya berlimpah. Sedangkan di sisi masyarakat, pemanfaatan gas alam ini dapat mengurangi pengeluaran secara total hingga Rp 0,3 triliun/tahun.

“Baru-baru ini Kementerian ESDM mengumumkan rencana substitusi LPG dengan Dimethyl Ether (DME), sebagai hasil gasifikasi batubara berkalori rendah dalam rangka mengurangi ketergantungan pada impor LPG.

Sepanjang menguntungkan dan sesuai dengan keekonomiannya, upaya komplementatif DME ini bagus-bagus saja untuk dikembangkan. Yang penting, berbagai target kinerja pemerintah itu dapat tercapai.

Pemerintah harusnya fokus pada pilihan strategi yg telah diambil untuk mencapai target substitusi impor LPG ini. Jangan terlalu banyak wacana.  Sehingga capaian targetnya minim,” tandas Mulyanto.

Untuk diketahui berdasarkan data Kementerian ESDM yang dihimpun dari Neraca Gas Bumi Indonesia 2018-2027, per Januari 2017 Indonesia memiliki cadangan gas bumi sebanyak 142,72 TSCF atau setara dengan 1,53% cadangan gas bumi di dunia. Dari jumlah tersebut, 100,36 TSCF merupakan cadangan gas terbukti dan 42,36 TSCF merupakan cadangan gas potensial.

Kementerian ESDM juga mencatat, lifting gas bumi Indonesia akan mengalami fluktuasi hingga mencapai puncaknya di tahun 2022 sebesar 8.661 MMSCFD, kemudian mengalami penurunan menjadi 8.048 MMSCFD di tahun 2027 nanti.

Adapun pada tahun 2019 lalu, lifting gas bumi Indonesia berada di level 1.060 MBOEPD. Sedangkan di tahun ini pemerintah mematok target lifting gas bumi sebesar 1.191 MBOEPD.

“Cadangan gas bumi di Indonesia pada dasarnya masih sangat melimpah. Belum lagi bila dilaksanakan eksplorasi baru, angka-angka ini diyakini akan meningkat,” kata politisi yang biasa disapa Pak Mul ini. [My]

Tags: jaringan gas barupembangunan jaringan gas
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Pengadilan Austria Membatalkan Pelarangan Hijab untuk Pelajar

Next Post

Sarapan Pagi Hari dengan Menu Sehat Telur Brokoli Pepaya Sesame

Next Post

Sarapan Pagi Hari dengan Menu Sehat Telur Brokoli Pepaya Sesame

Dukung Komnas HAM, KAMMI Minta Tragedi Cikampek-50 Dituntaskan Secara Transparan

Resmi, Tiga Bank Syariah Merger, Ini Susunan Direksinya

  • Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    1125 shares
    Share 450 Tweet 281
  • 5 Objek Wisata Dekat Stasiun Solo Balapan yang Seru untuk Dijelajahi

    222 shares
    Share 89 Tweet 56
  • Siswa JISc, Ainun Nadhifia Jalil Torehkan Prestasi Taekwondo, Siap Berlaga di Kejuaraan Dunia Korea

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9242 shares
    Share 3697 Tweet 2311
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Cara Merawat Baju Velvet Agar Tetap Mewah dan Awet

    104 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    775 shares
    Share 310 Tweet 194
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4185 shares
    Share 1674 Tweet 1046
  • Cara Menyelesaikan Masalah dari Sudut Pandang Islam

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2455 shares
    Share 982 Tweet 614
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga