• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 11 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Chairul Tanjung Tularkan Semangat Interpreneurship kepada Peserta KUII VII

28/02/2020
in Berita
70
SHARES
542
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

*Rilis*
Kongres Umat Islam Indonesia VII*

ChanelMuslim.com – Chairul Tanjung, pengusaha Muslim Indonesia menularkan semangat interpreneurship kepada para peserta Kongres Umat Islam Indonesia atau KUII VII di Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung, Kamis (28/02/2020) malam. Chaerul Tanjung atau CT menyampaikan materi “Strategi Perjuangan Umat Islam di Bidang Ekonomi” dalam Sidang Pleno ke-8 KUII VII.

Dalam paparannya CT menyampaikan, Indonesia adalah negara terpadat keempat di dunia dengan populasi 260 juta jiwa. 88 persennya adalah umat Muslim. “Populasi kita mencakup 13 persen dari populasi Muslim dunia. Namun menurut majalah Forbes, dari 20 orang terkaya di Indonesia cuma satu yang Muslim,” ujar CT.

Satu orang Muslim yang masuk dalam 20 orang terkaya versi Forbes itu tidak lain adalah dirinya.
“Hadis Nabi menyatakan bahwa umat Islam nanti kalah meski jumlah mereka banyak. Jumlah banyak tidak ada gunanya jika seperti buih di lautan. Kita harus mengubah diri agar menjadi penguasa lautan,”kata Mantan Menko Perekonomian itu.

Dikatakannya, ada lima musuh bersama umat Islam. Pertama adalah kebodohan. “Masih hanyak umat kita bodoh, akibatnya kalah bersaing. Kunci pertama jika umat Islam ingin menguasai ekonomi, maka harus memerangi kebodohan,” ujarnya.

Kedua adalah kemiskinan. Ketiga adalah kesenjangan atau ketertinggalan. Keempat, ketidakpedulian dari umat yang berkuasa. Kelima, kemalasan. “Itulah yang harus diperangi agar tidak menjadi buih di lautan, tetapi penguasa lautan,” ujar CT.

Bagaimana bisa membalik keadaan itu? Menurut CT, umat Islam harus memulai dari aset terbesar yang dimiliki, yaitu jumlah yang besar. Jumlah Muslim Indonesia 230 juta, namun masih terkotak-kotak.

“Kalau kita tetap terfragmentasi, maka kita tidak akan bisa memperbaiki umat kita. Tidak ada kata lain kecuali kita bersatu. Tanpa bersatu, jangan harap kita besar,” ujarnya.

“Umat Islam harus membangun usaha dari kita, oleh kita, dan untuk kita. Salah satu cara yang harus dilakukan adalah memperbanyak pengusaha Muslim di Indonesia,” tambahnya.

Saat ini, fasilitas teknologi informasi dapat membantu anak-anak muda Muslim untuk menggeluti dunia enterpreneurship. “Kita ditolong teknologi sehingga hambatan menjadi lebih mudah. Anak-anak muda bisa berdagang dengan medsos tanpa harus punya toko,” tambahnya.

“Entrepreneur adalah orang yang bisa membaca peluang dan kemudian menangkapnya. Sementara kalau hanya bisa membaca peluang saja maka namanya konsultan. Orang Indonesia ahli melihat tetapi tidak ahli menangkap,” kata CT sambil menceritakan pengalamannya berbisnis.

Prinsip entrepenurship adalah membeli masa depan dengan harga sekarang, bukan membeli masa lalu dengan harga sekarang. Orientasi entrepeneur adalah hasil akhir, bukan prosesnya.

Ditambahkan CT, pengusaha juga harus disiplin, detail, dan perfeksionis atau menuntut kesempurnaan dalam menjalankan usahanya.

“Entrepeneurship menciptakan nilai tambah, tidak memburu rente. Contoh, kopi saset di warung harganya 1.000 rupiah. Ketika dia masuk ke warung kopi menjadi 5.000 rupiah. Ketika menjadi kopi gaul menjadi 20.000 rupiah, dan ketika masuk coffe bean menjadi 50.000 rupiah,” tambahnya.

Menurutnya, ulama harus memfasilitasi dan memberikan pendampingan. “Jangan biarkan umat kita kalah dan tersia-sia. Kalau umat kita kalah-menang jumlah tapi kalah ekonomi, maka yang salah adalah ulamanya,” kata CT.

Pada sisi lain, pemerintah atau yang harus berani melakukan affirmative action (langkah khusus, red) untuk membantu para enterpreneur baru. Kebijakan ini bukan berarti memusuhi pengusaha yang sudah sukses dalam berbisnis. “Yang sudah maju, silahkan maju, namun yang kita dorong adalah bagaimana mendorong umat yang sedang di bawah ini untuk maju,” ujarnya.[ah/rls]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

KUII VII: Umat Islam harus Menerima Manfaat dari Kemajuan Pendidikan

Next Post

Di KUII VII Haedar Nashir Sebut Perlu Ada Perubahan Strategi Dakwah

Next Post

Di KUII VII Haedar Nashir Sebut Perlu Ada Perubahan Strategi Dakwah

Hamdan Zoelva: Hukum Islam Tidak Bertentangan dengan Nilai Pancasila

Ketua Bidang Fatwa MUI Pusat: Islam Wasathiyah Jawaban Hambatan Umat Islam

  • doa tolak

    Doa Tolak Bala di Akhir Bulan Safar dan Keutamaannya

    198 shares
    Share 79 Tweet 50
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    655 shares
    Share 262 Tweet 164
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9081 shares
    Share 3632 Tweet 2270
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4114 shares
    Share 1646 Tweet 1029
  • Penjelasan Lengkap Soal Rebo Wekasan dari Segi Syariah

    229 shares
    Share 92 Tweet 57
  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    4389 shares
    Share 1756 Tweet 1097
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4741 shares
    Share 1896 Tweet 1185
  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    251 shares
    Share 100 Tweet 63
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4500 shares
    Share 1800 Tweet 1125
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2415 shares
    Share 966 Tweet 604
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga