• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 22 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

30 Persen Masyarakat Kehilangan Kerabat Saat Gelombang Kedua Pandemi

16/09/2021
in Berita
30 Persen Masyarakat Kehilangan Kerabat Saat Gelombang Kedua Pandemi

30 Persen Masyarakat Kehilangan Kerabat Saat Gelombang Kedua Pandemi

78
SHARES
597
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Survei lembaga riset Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS) mengungkapkan dalam 3 bulan terakhir sebanyak 29,8 persen masyarakat mengaku ada kerabat dekat mereka yang meninggal dunia karena terpapar Covid-19 saat gelombang kedua pandemi, Juli 2021 lalu.

Kerabat dekat yang dimaksud adalah bapak-ibu mertua, kakak-adik ipar, kakek-nenek, paman-bibi, dan sepupu.

“Selain itu 5,9 persen masyarakat mengaku ada anggota keluarga inti mereka yang meninggal dunia karena terpapar Covid-19,” kata Yusuf Wibisono, Direktur IDEAS dalam keterangan tertulisnya pada Rabu (15/09/2021).

Yusuf menambahkan sebanyak 60,8 persen responden mengaku ada tetangga atau teman dekat mereka yang meninggal dunia karena terpapar Covid-19.

“Bahkan, secara mengejutkan, dalam 3 bulan terakhir sebanyak 30,6 persen responden mengaku ada tetangga, teman dekat, kerabat, atau anggota keluarga mereka yang meninggal dunia karena terpapar Covid-19 tanpa mendapat perawatan di rumah sakit,” ucap Yusuf.

Temuan ini mengkonfirmasi berbagai pemberitaan tentang banyaknya kasus kematian Covid-19 di luar RS. Lapor Covid-19, per 7 Agustus 2021, melaporkan kematian isolasi mandiri dan di luar rumah sakit mencapai 3.013 kasus di 18 provinsi.

“Secara umum, temuan survei kami menunjukkan bahwa pengalaman kehilangan orang yang dicintai yang dialami masyarakat di tengah pandemi yang tidak terkendali adalah signifikan,” ujar Yusuf.

Baca Juga : IDEAS: Sudahi Kelalaian Dalam Menjaga ‘Gerbang Negara’

Survei tentang pengalaman ketidakamanan pandemi (pandemic insecurity experience) itu digelar IDEAS secara daring pada 29 Juli–30 Agustus 2021 dan berhasil mendapatkan 1.764 responden yang tersebar di 33 provinsi dan 209 kabupaten-kota.

Meski demikian, survei tersebut didominasi kelas menengah yaitu 88,2 persen responden berpendidikan diatas SMA (diploma, S1 dan S2-S3) dan 45,2 persen responden berpenghasilan rata-rata diatas Rp 5 juta per bulan.

Serta didominasi masyarakat perkotaan Jawa dimana 87,1 persen responden bertempat tinggal di Jawa dengan 57,7 persen diantaranya berlokasi di Jabodetabek.

Dalam pandemic insecurity experience scale yang dikembangkan IDEAS, pengalaman masyarakat kehilangan orang yang dicintai di tengah pandemi yang tidak terkendali diukur dengan 4 indikator.

Indikator yang dimaksud yaitu tetangga/teman dekat meninggal karena terpapar virus, kerabat meninggal karena terpapar virus, anggota keluarga inti meninggal karena terpapar virus, dan meninggal karena terpapar virus tanpa mendapat perawatan di RS.

“Dengan 4 indikator ini, pengalaman masyarakat kehilangan orang yang dicintai di tengah gelombang ke-2 terkonfirmasi dengan kuat. Sebesar 70,1 persen responden mengaku pernah mengalami setidaknya salah satu dari 4 indikator diatas, dengan 3,2 persen diantaranya mengaku pernah mengalami 4 indikator diatas sekaligus,” ucap Yusuf.

Baca Juga : IDEAS Launching Hasil Riset Ketahanan Keluarga Miskin

Menurut Yusuf Secara keseluruhan, temuan survei lembaganya menunjukkan bahwa ketidakamanan yang dirasakan masyarakat di tengah pandemi adalah sangat serius.

“Dalam situasi pandemi, kebijakan yang paling dibutuhkan dan diharapkan adalah melindungi setiap nyawa anak bangsa. Tiada artinya perputaran uang dan pertumbuhan ekonomi jika hal itu akan membunuh kita. Pertumbuhan ekonomi hanyalah alat, tujuan akhir yang harus dikejar adalah kualitas dan kebahagiaan hidup masyarakat, dimana faktor terpenting yang berkontribusi untuk itu adalah tetap hidup, tidak mati karena pandemi,” tutup Yusuf. [wmh]

Tags: 30 Persen Masyarakat Kehilangan Kerabat Saat Gelombang Kedua Pandemi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tim FORMULA LAZ Al Azhar Sigap Bantu Korban Banjir Rangkasbitung

Next Post

Saran-Saran untuk Orang Tua dengan Bayi Prematur (1)

Next Post
Saran-Saran untuk Orang Tua dengan Bayi Prematur (1)

Saran-Saran untuk Orang Tua dengan Bayi Prematur (1)

Pentingnya Cantumkan Label Peringatan dalam Kemasan

Pentingnya Cantumkan Label Peringatan dalam Kemasan

Menyimpan Petai Supaya Awet Berbulan-Bulan

Menyimpan Petai Supaya Awet Berbulan-Bulan

  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    358 shares
    Share 143 Tweet 90
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8697 shares
    Share 3479 Tweet 2174
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    260 shares
    Share 104 Tweet 65
  • Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    124 shares
    Share 50 Tweet 31
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    979 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    243 shares
    Share 97 Tweet 61
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4445 shares
    Share 1778 Tweet 1111
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11480 shares
    Share 4592 Tweet 2870
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3914 shares
    Share 1566 Tweet 979
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2323 shares
    Share 929 Tweet 581
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga