• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 15 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Yang Pasti dari Ketidakpastian

23/05/2026
in Nasihat
Tak Ada Doa yang Sia-sia
67
SHARES
517
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KETIDAKPASTIAN bisa terjadi dalam keadaan apa saja. Jangan terombang-ambing. Carilah yang pasti dari ketidakpastian.

Ada peristiwa musibah besar di masa Kekhalifahan Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu. Yaitu, terjadinya wabah tha’un di wilayah negeri Syam. Sekitar 25 ribu orang syahid dalam wabah itu. Termasuk sahabat-sahabat utama, seperti Abu Ubaidah bin Zarrah dan Muadz bin Jabal radhiyallahu ‘anhum.

Wabah itu disebut Amwas. Hal ini karena berawal dari sebuah daerah yang bernama Amwas. Lokasinya di Palestina, antara Baitul Maqdis dan Ramalah. Wabah ini terjadi setelah sekitar empat tahun masa kepemimpinan Umar bin Khaththab sebagai khalifah: tahun 638 masehi.

Mendengar wabah itu, Khalifah Umar dan rombongan langsung berangkat ke negeri Syam. Tapi di tengah perjalanan, mereka bermusyawarah tentang adakah ucapan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tentang wabah.

Salah seorang sahabat, Abdurrahman bin Auf radhiyallahu ‘anhu, mengatakan kalau dirinya pernah mendengar sabda Nabi tentang wabah. Menurutnya, seperti yang disabdakan Nabi, kalau ada wabah di suatu tempat maka kita dilarang masuk ke daerah itu. Dan ketika kita sedang mengalami wabah, kita dilarang keluar.

Hal ini pun disampaikan gubernur Syam saat itu: Abu Ubaidah bin Zarrah radhiyallahu ‘anhu. Bahwa, tidak ada dari Madinah yang bisa masuk ke Syam, dan begitu pun sebaliknya: yang ada di Syam tetap berada di Syam.

Waktu itu, banyak orang yang mencibir Khalifah Umar karena dianggap lari dari kematian. Kemudian Khalifah Umar menjelaskan bahwa bukan lari dari kematian, tapi menghindar dari takdir Allah yang satu ke takdir Allah yang lain. Artinya, sebagai upaya ikhtiar kebaikan.

Saat itu, seluruh sahabat dan keluarganya yang berada di wilayah Syam awalnya mengalami ketidakpastian. Karena ini peristiwa wabah yang pertama, mereka tidak tahu obatnya. Sementara, mereka tidak diperbolehkan keluar wilayah.

Mereka bertawakal kepada Allah untuk siap menghadapi apa pun, termasuk kematian. Karena, kematian itu hal yang pasti. Kematian hanya soal waktu, apakah mati dalam syahid fi sabilillah atau mati karena sakit wabah.

Itulah yang mereka lakukan di masa wabah. Mereka juga tahu bahwa Nabi pernah mengatakan: di antara sebab kematian yang membuat orang masuk surga adalah mati karena wabah.

**

Berusahalah untuk tidak terombang-ambing dalam ketidakpastian. Setidaknya, ada optimisme untuk bisa keluar dari ketidakpastian.

Tawakal itu bukan pasrah, tanpa melakukan apa-apa. Ikhtiar itu berserah diri kepada Allah setelah berusaha keras melakukan perubahan. [Mh]

 

Tags: Yang Pasti dari Ketidakpastian
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Selo Dikenal Sebagai Gerbang Pendakian di Gunung Merapi

Next Post

Keadaan Berbeda Suami dan Istri ketika Menjadi Duda atau Janda

Next Post
Menjaga Rumah Surga

Keadaan Berbeda Suami dan Istri ketika Menjadi Duda atau Janda

Menghadapi Suami yang Emosional dan Mengatasi Dampaknya pada Anak (2)

Menghadapi Suami yang Emosional dan Mengatasi Dampaknya pada Anak (2)

Cara Memutus Bisikan Setan

Masalah Gangguan Setan dalam Rumah Tangga

  • Persiapan Menghadapi Akhir Zaman, Kenali Keutamaan Surat Al-Kahfi

    Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4419 shares
    Share 1768 Tweet 1105
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8651 shares
    Share 3460 Tweet 2163
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11450 shares
    Share 4580 Tweet 2863
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    284 shares
    Share 114 Tweet 71
  • Hukum Tahajud setelah Subuh karena Telat Bangun

    1399 shares
    Share 560 Tweet 350
  • Viral, Koin Uang 1000 Kelapa Sawit bisa Mencapai Rp120 Juta

    253 shares
    Share 101 Tweet 63
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3894 shares
    Share 1558 Tweet 974
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    247 shares
    Share 99 Tweet 62
  • Ketahui 5 Manfaat Lengkuas untuk Kesehatan Tubuh

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga