• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 1 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Tak Semua yang Manis Menyehatkan

08/10/2023
in Nasihat
Tak Semua yang Manis Menyehatkan

Ilustrasi, foto: oldedelmarsurgical.com

75
SHARES
579
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

TAK semua yang ‘manis’ menyehatkan. Manis dan sehat dalam arti fisik, juga manis dan sehat dalam arti jiwa.

Hampir semua orang suka dengan yang manis. Tidak heran jika hampir semua olahan camilan, rasa manis menjadi begitu dominan. Olahan masa lalu, maupun masa sekarang.

Ada kue lopis, kolak, dan olahan masa lalu yang serba gula. Ada juga olahan masa kini seperti kue lapis, kue tar, aneka roti, donat, dan camilan lainnya yang serba manis.

Saat dirasa memang lezat. Tapi ketika dicerna akan memunculkan problem kesehatan di kemudian hari.

Begitu pun manis dalam istilah. Yaitu, semua yang disukai syahwat manusia. Mulai dari harta, pasangan, anak, jabatan, popularitas, dan lainnya.

Semua itu rasanya ‘manis’. Dan rasa manis biasanya menjebak seseorang untuk terus ingin menikmati.

Padahal ketika yang ‘manis’ itu dicerna, maka akan memunculkan problem kesehatan jiwa di kemudian hari. Di antara problem itu disebut Nabi sebagai penyakit wahan.

Apa itu wahan? Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab, “Cinta dunia dan takut mati.”

Sifat dari ‘manis’ itu menjebak diri untuk ketagihan. Nikmat itu relatif. Kaya dan bahagia juga sama. Tapi yang pasti ketagihannya itu yang akan menjebaknya untuk terus menikmati.

Secara fisik, bisa dipahami jika obat penyakit fisik biasanya rasanya pahit. Rasa pahit menjadi kebalikan dari sebab penyakitnya yang manis. Seperti itulah alamiahnya.

Begitu pun secara jiwa. Obat dari penyakit jiwa rasanya juga pahit. Antara lain, Allah menjauhkan sesekali atau permanen dengan hal yang manis dari dunia ini. Allah menjauhkan kita dari kaya, misalnya melalui musibah atau lainnya.

Itu yang sesekali. Sedangkan yang permanen adalah apa yang umumnya dialami orang-orang soleh dari generasi ke generasi. Karena mereka pun mengikuti jejak para Nabi yang jauh dari kata glamor.

Mungkin saja ada Nabi atau orang soleh yang kayanya luar biasa. Tapi, selera hidup mereka tidak glamor. Semua dunia yang di tangan mereka sebegitu mudahnya dilepas ke siapa pun yang berhak. Tidak ditanam dalam hati.

Maha Benar Allah dalam firman-Nya, “Dijadikan terasa ‘manis’ dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang diinginkan berupa perempuan-perempuan, anak-anak, harta yang banyak berupa emas dan perak, kuda pilihan, hewan ternak, dan sawah ladang.

“Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allahlah tempat kembali yang baik.” (QS. Ali Imran: 14)

Silahkan menyukai yang ‘manis’. Tapi hanya untuk sekadarnya. Karena umumnya yang ‘manis’ banyak sisi penyakitnya. [Mh]

 

 

Tags: Tak Semua yang Manis Menyehatkan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Halal Center Salimah Sosialisasikan Cara Dapatkan Sertifikat Halal dan PIR-T

Next Post

‘Badai Al-Aqsha’ Buyarkan Mimpi Israel Normalisasi dengan Saudi

Next Post
‘Badai Al-Aqsha’ Buyarkan Mimpi Israel Normalisasi dengan Saudi

‘Badai Al-Aqsha’ Buyarkan Mimpi Israel Normalisasi dengan Saudi

Buah-buahan untuk Guru-guru

Ketika Apel Menjadi Tersangka

Peduli Perkembangan Teknologi Digital, PPIJ Akan Gelar DIGIFEST 2023

Peduli Perkembangan Teknologi Digital, PPIJ Akan Gelar DIGIFEST 2023

  • Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    257 shares
    Share 103 Tweet 64
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8552 shares
    Share 3421 Tweet 2138
  • Doa Ketika Selesai Sa’i

    157 shares
    Share 63 Tweet 39
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    904 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11390 shares
    Share 4556 Tweet 2848
  • Resep Siomay Gluten Free ala Chef Devina Hermawan

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Tumis Jantung Pisang Ala Chef Rudy Choirudin, Lauk Tradisional yang Kaya Rasa

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3848 shares
    Share 1539 Tweet 962
  • Rakerwil Salimah Jakarta Konkretkan Kesolidan untuk Program Berdampak

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 5 Objek Wisata Dekat Stasiun Cikarang yang Cocok untuk Liburan Singkat

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga