• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 22 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Tak Semua yang Manis Menyehatkan

08/10/2023
in Nasihat
Tak Semua yang Manis Menyehatkan

Ilustrasi, foto: oldedelmarsurgical.com

76
SHARES
582
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

TAK semua yang ‘manis’ menyehatkan. Manis dan sehat dalam arti fisik, juga manis dan sehat dalam arti jiwa.

Hampir semua orang suka dengan yang manis. Tidak heran jika hampir semua olahan camilan, rasa manis menjadi begitu dominan. Olahan masa lalu, maupun masa sekarang.

Ada kue lopis, kolak, dan olahan masa lalu yang serba gula. Ada juga olahan masa kini seperti kue lapis, kue tar, aneka roti, donat, dan camilan lainnya yang serba manis.

Saat dirasa memang lezat. Tapi ketika dicerna akan memunculkan problem kesehatan di kemudian hari.

Begitu pun manis dalam istilah. Yaitu, semua yang disukai syahwat manusia. Mulai dari harta, pasangan, anak, jabatan, popularitas, dan lainnya.

Semua itu rasanya ‘manis’. Dan rasa manis biasanya menjebak seseorang untuk terus ingin menikmati.

Padahal ketika yang ‘manis’ itu dicerna, maka akan memunculkan problem kesehatan jiwa di kemudian hari. Di antara problem itu disebut Nabi sebagai penyakit wahan.

Apa itu wahan? Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab, “Cinta dunia dan takut mati.”

Sifat dari ‘manis’ itu menjebak diri untuk ketagihan. Nikmat itu relatif. Kaya dan bahagia juga sama. Tapi yang pasti ketagihannya itu yang akan menjebaknya untuk terus menikmati.

Secara fisik, bisa dipahami jika obat penyakit fisik biasanya rasanya pahit. Rasa pahit menjadi kebalikan dari sebab penyakitnya yang manis. Seperti itulah alamiahnya.

Begitu pun secara jiwa. Obat dari penyakit jiwa rasanya juga pahit. Antara lain, Allah menjauhkan sesekali atau permanen dengan hal yang manis dari dunia ini. Allah menjauhkan kita dari kaya, misalnya melalui musibah atau lainnya.

Itu yang sesekali. Sedangkan yang permanen adalah apa yang umumnya dialami orang-orang soleh dari generasi ke generasi. Karena mereka pun mengikuti jejak para Nabi yang jauh dari kata glamor.

Mungkin saja ada Nabi atau orang soleh yang kayanya luar biasa. Tapi, selera hidup mereka tidak glamor. Semua dunia yang di tangan mereka sebegitu mudahnya dilepas ke siapa pun yang berhak. Tidak ditanam dalam hati.

Maha Benar Allah dalam firman-Nya, “Dijadikan terasa ‘manis’ dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang diinginkan berupa perempuan-perempuan, anak-anak, harta yang banyak berupa emas dan perak, kuda pilihan, hewan ternak, dan sawah ladang.

“Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allahlah tempat kembali yang baik.” (QS. Ali Imran: 14)

Silahkan menyukai yang ‘manis’. Tapi hanya untuk sekadarnya. Karena umumnya yang ‘manis’ banyak sisi penyakitnya. [Mh]

 

 

Tags: Tak Semua yang Manis Menyehatkan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Halal Center Salimah Sosialisasikan Cara Dapatkan Sertifikat Halal dan PIR-T

Next Post

‘Badai Al-Aqsha’ Buyarkan Mimpi Israel Normalisasi dengan Saudi

Next Post
‘Badai Al-Aqsha’ Buyarkan Mimpi Israel Normalisasi dengan Saudi

‘Badai Al-Aqsha’ Buyarkan Mimpi Israel Normalisasi dengan Saudi

Buah-buahan untuk Guru-guru

Ketika Apel Menjadi Tersangka

Peduli Perkembangan Teknologi Digital, PPIJ Akan Gelar DIGIFEST 2023

Peduli Perkembangan Teknologi Digital, PPIJ Akan Gelar DIGIFEST 2023

  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8697 shares
    Share 3479 Tweet 2174
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    260 shares
    Share 104 Tweet 65
  • Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    124 shares
    Share 50 Tweet 31
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    979 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4445 shares
    Share 1778 Tweet 1111
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    243 shares
    Share 97 Tweet 61
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11480 shares
    Share 4592 Tweet 2870
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3914 shares
    Share 1566 Tweet 979
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    2082 shares
    Share 833 Tweet 521
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga