• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 8 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Tak Semua Orang Hebat

16/08/2026
in Nasihat
Percayakan pada Ahlinya

Ilustrasi, foto: wallpaperaccess.com

69
SHARES
532
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MANUSIA itu tempat salah dan lupa. Maafkan salah dan lupa itu, karena boleh jadi itulah pintu kembali mereka.

Tak ada para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam yang berani terang-terangan berangkat berhijrah. Kecuali, Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu.

Umumnya para sahabat Nabi berangkat hijrahnya malam hari, sembunyi-sembunyi, dan dalam jumlah yang sangat sedikit agar tidak memunculkan kecurigaan.

Namun Umar bin Khaththab, berangkat hijrahnya di siang bolong. Sebelum berangkat, Umar thawaf terlebih dahulu di Ka’bah. Kemudian, ia berteriak-teriak di depan orang banyak di dekat Ka’bah bahwa dirinya akan berangkat hijrah.

“Hei, siapa yang ingin istrinya menjadi janda, atau anaknya menjadi yatim, silakan tunggu Umar di lembah itu. Karena aku akan berhijrah melalui jalan itu!” ucapnya.

Umar berangkat hijrah dengan pedang terhunus, dilengkapi busur dan anak panah. Bersamanya, ada sekitar 20 orang ikut berangkat hijrah. Di antara mereka ada keluarga Umar dan seorang teman dekatnya sewaktu menjadi ‘preman’, yaitu Iyash bin Rabiah.

Ada satu temannya lagi yang tiba-tiba batal berangkat, yaitu Hisyam bin Ash. Ia membatalkan berangkat tanpa kabar. Sedikit banyak, hal ini juga mempengaruhi Iyash bin Rabiah. Tapi, ia tetap berangkat juga bersama Umar dan rombongan.

Tanpa mereka sadari, rupanya Abu Jahal dan satu rekannya yang masih menjadi ‘preman’ membuntuti rombongan itu. Keduanya, ingin mempengaruhi Iyash untuk batal hijrah dan kembali ke Mekah.

Ketika rombongan Umar sedang beristirahat di perbatasan Madinah, tepatnya di Quba, Abu Jahal menghampiri Iyash dan Umar.

Abu Jahal mengatakan, “Iyash, ibumu memintamu kembali ke Mekah. Ia akan ‘ngambek’ jika kamu tak mau kembali.”

Iyash mulai ragu apakah tetap bersama Umar ke Madinah atau bersama Abu Jahal kembali ke Mekah. Masalahnya, ia sangat mencintai ibunya. Ia tidak ingin terjadi apa-apa dengan ibunya.

Melihat Iyash mulai ragu, Umar mengatakan, “Aku akan memberikanmu uang jika tiba di Madinah nanti.”

Tapi, Iyash tetap menampakkan keraguannya. Sepertinya, ia tulus karena khawatir dengan keadaan ibunya.

“Baiklah, aku akan kembali ke Mekah untuk melihat keadan ibuku,” ucap Iyash sembari melangkah menghampiri Abu Jahal untuk bersama-sama kembali ke Mekah.

Umar khawatir sahabatnya yang sudah tobat itu akan kembali ke dunianya yang lama. Dan sebagai ungkapan cinta Umar kepada sahabatnya itu, Umar memberikan untanya untuk dikendarai Iyash kembali ke Mekah.

Beberapa waktu pun berlalu. Umar dan dua sahabatnya yang terpisah itu merasakan hal yang sama. Yaitu, Allah tidak akan memaafkan Iyash dan Hisyam karena keduanya tak berangkat hijrah bergabung dengan Rasulullah. Padahal, keduanya sudah masuk Islam.

Tiba-tiba satu firman Allah turun dan begitu menyentuh hati Umar. Yaitu, Surah Az-Zumar ayat 53 hingga 55. Ayat itu menyatakan bahwa Allah subhanahu wata’ala memaafkan siapa pun yang melampaui batas. Dan, Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang.

Potongan ayat itu ditulis tangan oleh Umar dan dikirim ke dua sahabatnya di Mekah. Setelah keduanya membaca, mereka begitu tersentuh. Dan, keduanya akhirnya berangkat hijrah dan menemui Umar dan Rasulullah di Madinah.

**

Menyamakan kapasitas pada semua orang merupakan kekeliruan, meskipun di level atau komunitas yang sama. Karena dalam diri seseorang, ada kelebihan dan kekurangannya sendiri.

Karena itu, bijaksanalah dalam perbedaan kapasitas, sebesar apa pun perbedaan itu. Bukalah pintu maaf sebesar-besarnya dan tetaplah munculkan rasa cinta dan persaudaraan.

Justru dengan sikap positif ini, mereka akan menyadari kekhilafannya. Sebaliknya jika dijauhi, mereka akan sulit kembali. [Mh]

 

 

Tags: Tak Semua Orang Hebat
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Beberapa Penyebab Munculnya Uban di Usia Muda

Next Post

Hikmah Kemerdekaan

Next Post
Menangkap Kegelisahan Guru Honorer di Sekolah Negeri

Hikmah Kemerdekaan

Tips Merawat Sepatu dari Kulit Asli agar Awet dan Tidak Mudah Rusak

Tips Merawat Sepatu dari Kulit Asli agar Awet dan Tidak Mudah Rusak

Wanita dan Pria Itu Beda Maka Jangan Saling Menyerupai

Mencium Tangan Suami dan Mengecup Kening Istri Datangkan Keberkahan Rumah Tangga

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9277 shares
    Share 3711 Tweet 2319
  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    800 shares
    Share 320 Tweet 200
  • Menyapu di Malam Hari Menurut Islam, Benarkah Sebabkan Kemiskinan?

    2554 shares
    Share 1022 Tweet 639
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
  • Refleksi Bumi yang Berguncang: Ketika Empat Gunung Meletus Bersamaan dan Pesan di Baliknya

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4199 shares
    Share 1680 Tweet 1050
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11741 shares
    Share 4696 Tweet 2935
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2465 shares
    Share 986 Tweet 616
  • BMKG Lakukan Paper Test untuk Deteksi Sebaran Abu Vulkanik Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga