• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 1 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Selalu Ada Perpisahan

16/06/2023
in Nasihat
Tak Ada yang Pasti untuk Esok Hari

Ilustrasi, foto: Alpha Coders

93
SHARES
712
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ORANG sering bilang, setiap kali ada pertemuan pasti ada perpisahan. Ada perpisahan yang bisa diprediksi kejadiannya, ada juga yang tidak.

Hidup ini seperti rangkaian berbagai ‘ruang’ pertemuan dan perpisahan. Ada pertemuan dan perpisahan yang rutin seperti ‘ruang’ kerja, pendidikan, tempat tinggal, dan lainnya. Ada pula yang jangka panjang.

Masalahnya, kita merasa biasa mengalami pertemuan, tapi terasa luar biasa ketika mengalami perpisahan. Padahal keduanya alami: ada pertemuan pasti ada perpisahan.

Itulah mengapa banyak komunitas yang melakukan selebrasi di momen perpisahan. Misalnya, momen perpisahan sekolah, perpisahan tahun, akhir masa tugas, dan lainnya.

Hal ini karena perpisahan seolah menjadi hal yang tidak biasa. Padahal, ia sebagai konsekuensi dari adanya pertemuan.

Tidak seorang pun yang menangis haru ketika mengalami pertemuan dengan sebuah lingkungan baru. Sebaliknya, orang bisa menangis tersedu-sedu ketika di momen perpisahan.

Kenapa? Jawabannya ada pada kata ‘cinta’. Di momen pertemuan, cinta belum ada. Tapi seiring bergulirnya waktu dan interaksi, cinta tumbuh bersemi. Dan momen perpisahan menyadarkan seseorang bahwa yang akan mereka lepas bukan perjumpaannya, tapi karena cintanya.

Persis seperti anak kecil yang biasa saja ketika mendapat mainan baru. Tapi akan menangis ketika mainan yang sudah menjadi lama itu harus ia lepas dan tinggalkan.

Begitu pun ketika perpisahan yang tidak biasa. Seperti perpisahan sebuah anggota keluarga untuk selamanya. Yang mereka tangisi bukan hilangnya sosok yang biasa dijumpai, tapi hilangnya cinta yang sudah terjalin dan tumbuh lama.

Inilah drama kehidupan kita. Dan dalam hidup ini, selalu ada perpisahan: rela atau terpaksa, sadar atau lepas begitu saja, dan seterusnya. Variabel yang hilang sekali lagi bukan sosoknya, tapi cintanya.

Begitu pun di akhir drama masing-masing sosok kita. Siapa pun kita akan mengalami perpisahan total. Perpisahan yang tidak sekadar dari ruang satu ke ruang yang lain. Tapi perpisahan dengan hidup ini.

Bedanya dengan perpisahan ‘ruang-ruang’ kehidupan di dunia ini di mana kita kehilangan cinta. Justru dan sepatutnya, kita akan berjumpa dengan cinta baru yang sangat luar biasa. Yaitu bertemu dengan cinta dari Yang Maha Pengasih dan Penyayang.

Jangan heran jika di momen ini, orang-orang sekitar menangis tersedu-sedu, tapi yang pergi dalam perpisahan itu justru bahagia.

Maha Benar Allah dalam firman-Nya, “Wahai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang Ridha dan diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku.” (QS. Al-Fajr: 27-30)

Jadi, silahkan sedih dan menangis ketika kita mengalami momen perpisahan. Tapi belajarlah untuk bahagia ketika kita yang terpisah untuk selamanya. [Mh]

 

 

 

 

Tags: Selalu Ada Perpisahan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Inginkah Masuk Surga?

Next Post

LAZ Al Azhar Salurkan Bantuan untuk Sohuca, Balita Penderita Radang Otak di Petamburan

Next Post
LAZ Al Azhar Salurkan Bantuan untuk Sohuca, Balita Penderita Radang Otak di Petamburan

LAZ Al Azhar Salurkan Bantuan untuk Sohuca, Balita Penderita Radang Otak di Petamburan

Umar bin Khattab Menghukum Putranya

Abu Darda, Orang Bijak yang Tiada Duanya

Refleksi Seorang Ibu

Refleksi Seorang Ibu

  • Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    244 shares
    Share 98 Tweet 61
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8550 shares
    Share 3420 Tweet 2138
  • Doa Ketika Selesai Sa’i

    155 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    903 shares
    Share 361 Tweet 226
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11388 shares
    Share 4555 Tweet 2847
  • Tumis Jantung Pisang Ala Chef Rudy Choirudin, Lauk Tradisional yang Kaya Rasa

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3847 shares
    Share 1539 Tweet 962
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2284 shares
    Share 914 Tweet 571
  • Majza’ah bin Tsaur Al Sadusy, Sahabat Pemberani Penakluk Benteng Persia

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    264 shares
    Share 106 Tweet 66
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga