• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 18 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Roasting Sang Raja

27/10/2023
in Nasihat
Memandang Masa Depan Islam

Ilustrasi, foto: Smithsonian Magazine

79
SHARES
608
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ROASTING atau memperlakukan seseorang dengan tidak nyaman memang tidak menyenangkan. Tapi di balik itu, tersembunyi sebuah hikmah.

Ada seorang raja di negeri antah berantah. Hidup dalam sebuah kemegahan luar biasa. Namun begitu, ia dikenal sebagai raja yang adil dan bijaksana.

Suatu kali, dikabarkan bahwa permaisuri raja melahirkan seorang putera. Keduanya bahagia, begitu pun rakyatnya. Karena suatu saat, akan ada pengganti yang sama bijaksananya.

Menariknya, raja, atas restu permaisurinya; menitipkan sang pangeran kecil ke sebuah keluarga di sebuah desa, sebuah keluarga yang sederhana tapi hidup bahagia.

Pangeran kecil pun tumbuh tanpa sentuhan lingkungan istana. Ia tidur, makan, minum, sekolah, bermain; layaknya seperti anak-anak desa umumnya. Warga di sekitar pun tak mengetahui kalau di antara mereka ada seorang pangeran yang tumbuh besar bersama mereka.

Singkat cerita, sang pangeran pun sudah menjadi seorang pemuda. Ayah ibu angkatnya memintanya untuk melamar kerja di istana. Sebuah tanda khusus dititipkan untuk disampaikan kepada raja.

Tibalah ia di istana raja. Ia mengatakan kepada petugas kerajaan untuk melamar kerja. Ia bisa membaca, berhitung, berkomunikasi dengan cakap, mahir seni bela diri, dan tentu saja kelayakan secara kepribadian dan kesolehan.

Petugas istana pun menguji kelayakan sang pemuda yang sebetulnya sang pangeran. Ujian menyatakan sang pangeran lulus. Ia pun ditempatkan sebagai staf kementerian raja.

Waktu pun bergulir. Sang pangeran mulai beradaptasi dengan kerja keras di kerajaan. Gaji yang diterima, ia berikan ke ayah ibu angkatnya di desa.

Ketika ada kesempatan untuk bertemu raja, sang pangeran menyampaikan tanda khusus yang dititipkan ayah ibu angkatnya untuk diberikan kepada raja.

Raja dan permaisuri terperanjat dengan tanda khusus itu. Keduanya sontak menangis haru. Mereka tak menyangka kalau pertemuan yang dinanti-nanti itu akhirnya tiba.

“Anakku, ini ibu dan ayahmu yang sebenarnya, Nak!” ucap sang permaisuri langsung memeluk sang pangeran yang juga staf kementerian.

Sang pangeran terkejut. Ia nyaris tak percaya dengan perlakuan itu. Tapi setelah dijelaskan oleh ayah ibu angkatnya, ia pun akhirnya percaya. Tapi kenapa seperti itu caranya?

“Maaf tuan Raja dan permaisuri. Kenapa paduka memperlakukan aku seperti itu: menempatkanku jauh dari lingkungan istana?” ucap sang pangeran, bingung.

Raja pun menjelaskan semuanya. “Maafkan perlakuan kami kepadamu, Nak. Bukan kami tidak sayang atau ada cacat dalam dirimu. Sebaliknya, kami ingin kamu tumbuh sempurna layaknya para pemuda yang mencintai bangsanya,” jelas sang raja.

“Lihatlah dirimu sekarang. Suatu saat, ketika menjadi raja, kamu tak perlu lagi menyelami kehidupan rakyatmu. Karena kamu tumbuh besar bersama mereka,” tambah sang permaisuri.

Sang pangeran pun bersimpuh di hadapan ayah ibunya. Terbayang ketika selama ini ia hidup begitu sederhana. Jauh dari gemerlap kehidupan istana. Dan justru dengan begitulah, ia bisa terbebas dari dunia hedonis yang bisa menjerumuskannya.

**

Bumi ini Allah wariskan khusus untuk hamba-hamba-Nya yang beriman dan bertakwa. Sepertinya, Raja Yang Maha Raja seperti meroasting kita untuk benar-benar siap dengan pewarisan itu.

Kita hidup dengan sangat sederhana. Jauh dari gemerlap dunia yang mempesona.

Bukan karena ‘Sang Raja’ tidak cinta, apalagi menganggap hamba-hamba-Nya pantas untuk disia-siakan dan diterlantarkan.

Bukan itu. Tapi untuk menyiapkan hamba-hamba-Nya, suatu hari nanti, untuk siap memimpin dunia ini. Sebuah kepemimpinan yang didamba umat manusia.

Maha Benar Allah dalam firman-Nya, “Dan sungguh, telah Kami tulis di dalam Zabur setelah (tertulis) di dalam Az-Zikr (Lauh Mahfuz), bahwa bumi ini akan diwarisi oleh hamba-hamba-Ku yang soleh.” (QS. Al-Anbiya: 105)

Karena itu, jangan buruk sangka dengan yang kita terima. Tetaplah untuk sabar dan bersyukur. Selalulah berbaik sangka dengan Allah. Bahwa, tak ada yang buruk yang Allah perlakukan untuk kita. [Mh]

 

Tags: Roasting Sang Raja
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tawarkan Kopi Desa Pemberdayaan, LAZWaf Al Azhar Hadir di Kemeriahan ISEF 2023

Next Post

Salimah Raih Penghargaan di The 2nd ICWSCE

Next Post
Salimah Raih Penghargaan di The 2nd ICWSCE

Salimah Raih Penghargaan di The 2nd ICWSCE

Wakil Ketua BAZNAS RI Ungkap Pengaruh Besar Teknologi pada Pengumpulan Zakat

Wakil Ketua BAZNAS RI Ungkap Pengaruh Besar Teknologi pada Pengumpulan Zakat

Peduli Palestina, Ratusan Siswa SD Lukman Al-Hakim Surabaya Doa Bersama dan Galang Dana Kemanusiaan

Peduli Palestina, Ratusan Siswa SD Lukman Al-Hakim Surabaya Doa Bersama dan Galang Dana Kemanusiaan

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8434 shares
    Share 3374 Tweet 2109
  • Lewat Sekolah Lansia, Salimah Tulungagung Ajak Masyarakat Kenali Gejala Demensia Sejak Dini

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    856 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3801 shares
    Share 1520 Tweet 950
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11341 shares
    Share 4536 Tweet 2835
  • Inilah Jawabannya, Mengapa Kita Berjalan Mengelilingi Kabah di Makkah

    111 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4314 shares
    Share 1726 Tweet 1079
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2257 shares
    Share 903 Tweet 564
  • Pemerintah Tetapkan Iduladha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • PCOS Resmi Berganti Nama Menjadi PMOS, Ahli Nilai Istilah Lama Tak Lagi Relevan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga