• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 6 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Persahabatan Manusia dan Buaya

06/08/2021
in Nasihat, Unggulan
Persahabatan Manusia dan Buaya

Pak Ambo dan Riska, foto: karebakaltim.com

211
SHARES
1.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Di pedalaman ujung timur Kalimantan, ada fenomena menarik. Terjadi persahabatan yang begitu dekat antara manusia dengan seekor buaya.

Pak Ambo, begitu kira-kira panggilan bapak yang menganggap seekor buaya seperti anaknya sendiri. Buaya itu betina, namanya Riska. Mohon untuk tidak tersinggung jika secara kebetulan di antara kita bernama yang sama.

Persahabatan ini, menurut Pak Ambo, sudah berlangsung lama. Sejak Riska masih kecil. Dan kini Riska menurut Pak Ambo sudah punya dua anak yang entah tinggal di bagian sungai sebelah mana.

Riska memang tidak tinggal di sebuah kolam. Melainkan bebas tinggal di sungai yang melewati permukiman warga di mana Pak Ambo tinggal.

Warga di permukiman kampung kecil itu pun tidak merasa gusar dengan keberadaan Riska yang kadang muncul tiba-tiba. Bahkan mereka nyantai saja sambil melemparkan daging ayam atau ikan segar yang langsung dilahap buaya dengan panjang sekitar 4 meter itu.

Hampir setiap hari, Pak Ambo menyempatkan diri menelusuri sungai untuk menjumpai Riska. Ia bawakan “anak” kesayangannya itu sebaskom makanan segar: ayam atau ikan.

Sejumlah youtuber mengambil kesempatan langka itu. Mereka ajak Pak Ambo untuk menjumpai Riska di alam liar. Dan benar saja, Riska yang kebetulan ada di sebuah lokasi di tepian sungai langsung mengikuti perahu yang ditumpangi Pak Ambo dan tamunya.

Setelah perahu menepi, Pak Ambo pun memperkenalkan Riska kepada tamunya itu. Sambil diberikan sajian lezat, Riska selalu menampakkan sosok ramah dari tampilan buaya yang tetap saja menyeramkan.

Beberapa pelajaran disampaikan Pak Ambo kepada Riska. Antara lain, jangan menyembunyikan diri jika berada dekat dengan manusia. Jangan ganggu manusia, apalagi memangsanya. Jangan mengikuti sembarang perahu yang kebetulan lewat karena itu akan menakutkan penumpangnya.

Anehnya, semua “nasihat” itu dipatuhi Riska. Hal itu terlihat dari beberapa kali Pak Ambo menemui Riska, perilaku “sopan” itu kerap diperlihatkan buaya yang langsung menempel di sisi perahu yang ditumpangi Pak Ambo.

Pak Ambo menceritakan, pernah suatu kali Riska tiba-tiba muncul di sungai dekat permukiman. Di lehernya tampak mengalung ban bekas. Rupanya, Riska sedang minta tolong ke Pak Ambo agar ban itu bisa dilepaskan.

Setelah ban itu dipotong Pak Ambo, Riska diam tenang. Ia pun begitu lahap memakan sajian daging segar dari “ayah” angkatnya itu.

Dinas peternakan setempat pernah meminta Pak Ambo untuk merelakan Riska untuk ditangkarkan agar tidak membayakan warga. Pak Ambo menolak. Ia jamin bahwa Riska adalah sosok buaya yang lain dari yang lain.

Justru, masih menurut Pak Ambo, Riskalah yang melindungi warga dari kedatangan buaya liar yang datang tak diundang. Pak Ambo mengaku beberapa kali menyaksikan Riska berkelahi dengan buaya lain. Buaya liar itu pun pergi menjauhi kawasan permukiman.

**

Fenomena unik ini bisa menginspirasi kita tentang banyak hal. Bahwa apa pun, jika diperlakukan dengan perhatian dan kasih sayang, akan membalas kebaikan dengan kebaikan.

Terhadap saudara atau anak-anak kita misalnya. Atau, siapa pun yang di bawah asuhan kita. Tentu, tak pernah ada saudara atau anak kita yang bisa diserupakan buaya.

Namun kadang, karena ketidaksabaran kita, saudara atau anak-anak kita seolah begitu sulit “dijinakkan”. Susah diarahkan. Bahkan, nyaris menganggap sosok kita sebagai musuh yang harus dijauhi.

Jika ini yang terjadi, sekali lagi, tingkatkan kesabaran kita. Berikan perhatian yang lebih dan kasih sayang yang berlimpah. Kalau buaya saja bisa diakrabkan, tentu mereka akan jauh lebih bisa. [Mh]

 

 

Tags: persahabatan manusia dan buayariska buaya jinak
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

BSI Fasilitasi Kementerian Desa Terkait Produk dan Layanan Perbankan

Next Post

Tips Mencuci Hoodie agar Tetap Lembut dan Awet

Next Post
Tips Mencuci Hoodie agar Tetap Lembut dan Awet

Tips Mencuci Hoodie agar Tetap Lembut dan Awet

Jabar Coding Camp untuk yang Ingin Belajar Pemrograman

Jabar Coding Camp untuk yang Ingin Belajar Pemrograman

ya mam

Makasih Ya Mam (Bag. 3)

  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    3541 shares
    Share 1416 Tweet 885
  • 5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    169 shares
    Share 68 Tweet 42
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4092 shares
    Share 1637 Tweet 1023
  • Siswa-Siswi SMA Jakarta Islamic School Berhasil Tembus Universitas Ternama di Berbagai Negara

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9044 shares
    Share 3618 Tweet 2261
  • Shobrun Jamil, Bersabar Seperti Aisyah

    323 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4731 shares
    Share 1892 Tweet 1183
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    629 shares
    Share 252 Tweet 157
  • Bahasa Gaul di Era Digital: Kreativitas Anak Muda atau Ancaman bagi Bahasa Indonesia?

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga