• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 10 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Menghidupkan Al-Qur’an dalam Hati dan Amal

30/01/2026
in Nasihat
Di Penghujung Ramadan

Ilustrasi, foto: wallpapers.com

71
SHARES
545
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

AL-QUR’AN menerangi hati seseorang yang memahaminya. Jadikanlah Al-Qur’an ‘hidup’ dalam hati dan amal kita.

Di masa sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam banyak yang tergolong pakar dalam Al-Qur’an. Nabi menyebutnya empat orang: Abdullah bin Mas’ud, Ubay bin Ka’ab, Salim maula Abu Khuzaifah, dan Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhum.

Namun begitu, Ubay bin Ka’ab punya kenangan khusus dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam hal Al-Qur’an.

Selain sebagai salah satu sahabat yang ditugaskan Rasulullah untuk mencatat wahyu, Ubay bin Ka’ab pernah diajak bicara khusus dengan Rasulullah tentang Al-Qur’an.

Rasulullah mengatakan kepada Ka’ab, Allah subhanahu wata’ala menyuruhku untuk membacakan ‘lam yakunilladziina kafaru…’ kepadamu.

Ubay bertanya, “Ya Rasulullah, apakah Allah menyebut namaku kepadamu?”

Rasulullah menjawab, “Ya!”

Ubay bin Ka’ab pun menangis karena begitu haru.

Di masa Khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq diangkat beberapa orang ahli untuk memberikan masukan. Mereka adalah Umar bin Khaththab, Abdurrahman bin Auf, Usman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Ubay bin Ka’ab, Mu’adz bin Jabal, dan Zaid bin Tsabit radhiyallahu ‘anhum.

Tim ahli ini juga tetap dipertahankan di masa Kekhalifahan Umar bin Khaththab.

Suatu kali, di masa Umar bin Khaththab sebagai khalifah, beliau menghidupkan kembali shalat tarawih berjamaah yang tidak lagi dilakukan di masa Rasulullah dan Khalifah Abu Bakar.

Umar bin Khaththab langsung mengangkat Ubay bin Ka’ab sebagai imam utama. Dan wakilnya adalah Tamim Ad-Dari.

Sebegitu dekatnya interaksi dengan Al-Qur’an, selain hafal, Ubay bin Ka’ab juga punya mushaf yang ia susun sendiri selama ditugaskan Nabi sebagai pencatat wahyu.

Berbeda dengan Zaid bin Tsabit yang di masa Rasulullah masih tergolong muda, Ubay bin Ka’ab sudah cukup senior. Ia bahkan mengikuti semua perang di masa Nabi. Mulai dari Perang Badar, Uhud, Khandaq, Khaibar, Tabuk, Fathul Mekkah, dan seterusnya.

Ubay bin Ka’ab wafat pada tahun 29 hijriyah, di masa Kekhalifahan Usman bin Affan.

**

Mampu menghafal Al-Qur’an memang luar biasa. Dan akan lebih istimewa lagi jika Al-Qur’an ‘hidup’ dan menerangi hati seseorang. Kelak di hari Kiamat, Al-Qur’an akan datang ke orang itu untuk memberikan syafa’at.

Cobalah lebih dekat lagi berinteraksi dengan Al-Qur’an: baca, hafal, pahami, dan amalkan semampu kita.

Jangan-jangan, bukan kita yang tak mau dekat dengan Al-Qur’an. Tapi Al-Qur’an yang tidak akan menjadi syafa’at untuk kita. [Mh]

 

 

Tags: Menghidupkan Al-Qur’an dalam Hati dan AmalUbay bin Ka'ab
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

DPRD Kota Bekasi Dorong UMKM Kreatif dan Melek Digital

Next Post

Keajaiban di Longsor Cisarua Bandung Barat

Next Post
Keajaiban di Longsor Cisarua Bandung Barat

Keajaiban di Longsor Cisarua Bandung Barat

Si.Se.Sa. Annual Fashion Show 2026 Hadirkan 106 Koleksi Bertema “The Kaleidoscope”

Si.Se.Sa. Annual Fashion Show 2026 Hadirkan 106 Koleksi Bertema “The Kaleidoscope”

Energi Cinta yang Tak Pernah Habis

Energi Cinta yang Tak Pernah Habis

  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    225 shares
    Share 90 Tweet 56
  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    322 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki

    89 shares
    Share 36 Tweet 22
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9289 shares
    Share 3716 Tweet 2322
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4210 shares
    Share 1684 Tweet 1053
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    813 shares
    Share 325 Tweet 203
  • Bahasa Inggris Lewat Aktivitas Sehari-hari, Siswa Lower Secondary JISc Praktikkan Present Simple Tense

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4790 shares
    Share 1916 Tweet 1198
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11748 shares
    Share 4699 Tweet 2937
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga