• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 11 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Mendaki, Meraih Cita-cita

14/07/2022
in Nasihat, Unggulan
Mendaki, Meraih Cita-cita

Ilustrasi, foto: Contiki Tours

100
SHARES
773
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MERAIH cita-cita itu seperti perjalanan mendaki puncak gunung. Panas, hujan, angin menjadi satu paket. Paket yang bisa melunturkan tekad untuk tetap di jalan pendakian.

Mereka yang cerdas selalu menyimpan rahasia tentang cita-cita. Inilah energi yang menjadikan fisik dan batin kita tetap tegar menjalani apa pun yang disajikan hidup ini.

Kalau ditanya, cita-citanya apa? Orang pun akan bertanya lagi setelah dapat jawaban apa cita-citanya. Memangnya kamu sanggup? Realitislah!

Itulah umumnya lingkungan kita. Alih-alih menyatakan siap membantu, menilai cita-cita pun dengan pandangan meremehkan.

Kenapa? Karena umumnya kita terbiasa untuk berpuas diri dalam dunia ‘bawah’. Kakek masyarakat biasa, ayah pun begitu, dan kita mestinya juga akan seperti itu. Itu kata mereka.

Kedua, umumnya kita pula tak pernah mencoba, bahkan membayangkan pun juga tidak; untuk berada di atas ‘ketinggian’ sana: menjadi presiden, mentri, profesor, pengusaha sukses, ulama besar, dan lainnya.

Dan, jangan anggap jika perjalanan meraih cita-cita itu mudah. Karena kita hidup di dunia, yang dalam keadaan diam pun diuji. Apalagi jika berjalan mendaki menuju cita-cita. Tentu akan lebih diuji lagi.

Berbagai hal tidak mengenakan akan kita rasakan. Mulai dari lelah, sakit, luka fisik dan batin, hingga rasa takut yang luar biasa. Dan semakin jauh mendaki, hal yang berat itu kian tambah berat.

Namun, ada satu rahasia yang hanya mereka yang sedang mendaki yang bisa merasakan. Yaitu, pemandangan paling indah di semua perjalanan adalah pemandangan saat mendaki.

Kenapa? Karena semakin jauh kita mendaki, semakin tinggi keberadaan kita. Saat itulah, semua seolah berada di bawah kita. Kita pun disajikan pemandangan yang utuh tentang keseluruhan panorama. Apa adanya.

Dan akhirnya, semua letih, sakit, takut, dan hal yang tidak mengenakkan itu akan terbayar tunai saat kita tiba di puncak cita-cita.

Namun, ada perbedaan antara mendaki untuk meraih cita-cita dengan mencapai puncak gunung. Kalau hanya untuk tiba di puncak gunung, kita pun tak ingin berlama-lama. Kita akan segera turun lagi.

Jika berada di puncak cita-cita, kita tak akan pernah untuk berpikir turun. Seolah, di situlah hidup kita untuk selanjutnya.

Padahal, berada di puncak cita-cita atau masih tetap di bawah; bukan akhir perjalanan hidup. Masih ada hidup lain yang harus ditapaki.

Menariknya, hidup lain itulah yang justru harus menjadi puncak cita-cita dari semua cita-cita yang ada di dunia ini.

Silahkan bergigih diri dan hati untuk meraih cita-cita hidup ini. Tapi pahami bahwa ada cita-cita lain yang lebih tinggi yang jauh lebih harus juga diraih. Itulah kehidupan akhirat yang bahagia. [Mh]

Tags: Meraih Cita-cita
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Anak yang Meninggal Menjadi Penghalang Api Neraka bagi Ibunya

Next Post

Penjelasan tentang Orang Sakit Dianjurkan Ganti Pakaian Baru?

Next Post
Sakit dianjurkan ganti pakaian

Penjelasan tentang Orang Sakit Dianjurkan Ganti Pakaian Baru?

Doa Nabi Yusuf

Doa Nabi Yusuf

3 Cara agar Istiqamah dalam Beribadah

  • Wisata Minat Khusus di Kulon Progo, Yogyakarta

    Wisata Minat Khusus di Kulon Progo, Yogyakarta

    132 shares
    Share 53 Tweet 33
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8366 shares
    Share 3346 Tweet 2092
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4288 shares
    Share 1715 Tweet 1072
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3773 shares
    Share 1509 Tweet 943
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    824 shares
    Share 330 Tweet 206
  • Salimah Kalbar Gelar Rakornas dan Pelatihan Kepemimpinan

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2241 shares
    Share 896 Tweet 560
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3347 shares
    Share 1339 Tweet 837
  • Menghina Allah dalam Hati

    492 shares
    Share 197 Tweet 123
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4591 shares
    Share 1836 Tweet 1148
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga