• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 10 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Meluruskan Makna Lebaran

04/04/2024
in Nasihat
Merangkul dengan Hati

Ilustrasi, foto: Pinterest

86
SHARES
662
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

LEBARAN atau Hari Raya Idul Fitri bagian dari ajaran Islam. Di situlah umat melengkapi dua hubungan baik: hablum minallah dan hablum minannas.

Di penghujung Ramadan, umat Islam mulai berfokus tentang Lebaran. Ada yang tentang busana, aneka kue, dan pulang kampung.

Namun, semua itu lebih kepada tradisi atau budaya daripada ke syariat Islam. Jadi kalau ditanya apa ada sunnahnya bikin kue, baju baru, dan pulang kampung; rasanya memang tidak ada.

Namun tradisi yang baik dan tidak bertentangan dengan syariat, boleh jadi, sah-sah saja untuk dilakukan. Karena memang ada maslahat di balik itu. Mulai dari sisi ekonomi, hubungan sosial, dan lainnya.

Begitu pun tentang ucapan ‘selamat’ di Idul Fitri. Masyarakat kita memang terlanjur salah kaprah dengan ucapan ‘minal aidin wal faizin’ yang dilanjutkan dengan mohon maaf lahir dan batin.

Seolah-olah, makna ‘minal aidin wal faizin’ adalah mohon maaf lahir dan batin. Padahal, dua kalimat itu tak berhubungan sama sekali.

Ucapan itu adalah potongan dari sebuah doa yang lazim diucapkan setelah ucapan Taqabalallahu minna wa minkum. Taqabbal ya Kariim. Semoga Allah menerima ibadah kami dan kalian. Ya Allah, terimalah. Waja’alanallahu minal ‘aidin wal faizin wal maqbulin. Kullu ‘aamin wa antum bi khairin.

Artinya kurang lebih, “Dan semoga Allah menjadikan kita sebagai orang yang kembali dan meraih kemenangan dan makbul ibadahnya. Semoga selamanya kalian baik.”

Jadi, kalau mau dipotong, kalimat yang pas adalah taqabballahu minna wa minkum. Bukan minal aidin wal faizin. Karena kalimat yang terakhir memiliki potongan yang tidak lengkap.

Sementara, kalimat mohon maaf lahir dan batin adalah tambahan yang tidak ada dalam rangkaian doa itu. Sekali lagi itu hanya tradisi.

Pendek kata, Ramadan dan Idul Fitri seperti dua rangkaian hubungan yang harus disempurnakan kebaikannya. Yaitu, hubungan dengan Allah di bulan suci Ramadan. Dan, hubungan dengan manusia di Idul Fitri.

Dengan begitu, pemikiran dasar dari Idul Fitri atau Lebaran adalah hablum minannas atau hubungan baik dengan manusia.

Mulai dari menjalin dan mengokohkan silaturahim, persaudaraan, saling mendoakan, saling membantu, dan lainnya.

Jadi tentang tradisi baju baru, aneka kue dan olahan masakan, pulang kampung; merupakan bagian dari ruh hablum minannas itu.

Hablum minannas adalah upaya untuk mempercantik hubungan dengan orang lain. Bukan, memperbagus tampilan diri sendiri supaya terlihat cantik di mata orang lain.

Dahulukan tentang mempercantik hubungannya, bukan mempercantik diri sendiri. Utamakan kepedulian untuk saudara kita, bukan melulu tentang diri sendiri. [Mh]

 

 

Tags: Meluruskan Makna Lebaran
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kultum Ramadan Hari Kedua Puluh Lima, Syarat Diterimanya Sebuah Amal

Next Post

Hijab Shimmer Pashmina akan Menjadi Tren, Ketahui Karakteristik Kain Shimmer Silk

Next Post
Hijab Shimmer Pashmina akan Menjadi Tren, Ketahui Karakteristik Kain Shimmer Silk

Hijab Shimmer Pashmina akan Menjadi Tren, Ketahui Karakteristik Kain Shimmer Silk

Keceriaan Siswa SD JISc dapat Hampers Lebaran dari Mam Fifi

Keceriaan Siswa SD JISc dapat Hampers Lebaran dari Mam Fifi

Masjid An Nur Jatibening Permai

Masjid An Nur Jatibening Permai Rutin Adakan Program Tahajud Berjamaah di Setiap Akhir Pekan

  • Mewaspadai Benih Kemunafikan

    Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    246 shares
    Share 98 Tweet 62
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1884 shares
    Share 754 Tweet 471
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8055 shares
    Share 3222 Tweet 2014
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3559 shares
    Share 1424 Tweet 890
  • DPR Setujui Opsi Pemangkasan Anggaran MBG Demi Jaga Defisit APBN

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Link Koleksi Murottal Terbaik Sepanjang Masa

    541 shares
    Share 216 Tweet 135
  • 4 Golongan yang Dirindukan Surga

    418 shares
    Share 167 Tweet 105
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3122 shares
    Share 1249 Tweet 781
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11199 shares
    Share 4480 Tweet 2800
  • Kenali Perbedaan Cadar, Niqab dan Burqa

    278 shares
    Share 111 Tweet 70
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga