• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 11 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Jangan Terlalu Serius

22/07/2025
in Nasihat
Jangan Terlalu Serius

Ilustrasi, foto: stellapbringkley.pages.dev

69
SHARES
532
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

TAK ada salah untuk bercanda sebagai selingan interaksi. Asalkan dengan candaan yang baik.

Al-Hasan radhiyallahu ‘anhu menceritakan tentang seorang nenek yang mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Nenek itu mengatakan, “Ya Rasulullah, berdoalah agar Allah memasukkanku ke surga.”

Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab, “Wahai ibu si Anu, sesungguhnya di surga tidak ada nenek-nenek.” Nenek itu pun pergi dan menangis.

Beliau pun mengatakan, “Kabarkanlah kepadanya bahwa wanita tersebut tidak akan masuk surga dalam keadaan rupa nenek-nenek. Sesungguhnya Allah berfirman: Sungguh Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung. Dan Kami jadikan gadis-gadis perawan. Penuh cinta lagi sebaya umurnya. (QS. Al-Waqi’ah).”

(Nabi mencandai seorang nenek dengan menggambarkan bahwa di surga tidak ada nenek-nenek).

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu. Ada seseorang yang mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, “Ya Rasulullah, naikkan saya ke atas seekor unta!”

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengatakan, “Sesungguhnya kami akan mengangkatmu ke seekor anak unta!”

Orang itu pun mengatakan, “Bagaimana mungkin saya naik anak unta?”

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab, “Bukankah semua unta itu merupakan anak-anak unta.”

(Nabi mencandai orang itu dengan menyebut unta dengan anak unta. Padahal maksud Nabi, orang itu akan dinaikkan ke unta dewasa yang juga dulunya merupakan anak unta).

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu menceritakan bahwa para sahabat pernah berkata kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam: “Ya Rasulullah, sesungguhnya engkau sering mencandai kami.”

Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab, “Sesungguhnya saya tidak berkata (mencandai) kecuali (perkataan) yang benar.”

**

Silakan serius dalam beberapa hal. Tapi, silakan pula untuk rileks dalam canda di hal-hal lain sebagai selingan.

Kadang, canda diperlukan untuk mengistirahatkan pikiran. Dan dengan canda pula, keakraban bisa terjalin lebih baik.

Tapi dengan catatan: canda tidak dilakukan dengan kebohongan. Tidak boleh juga dengan menghina, atau ‘mengerjai’ orang lain dengan maksud agar yang lain tertawa. [Mh]

 

 

Tags: canda dalam islam
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tips Simpan Beras agar Tidak Berkutu

Next Post

Ini 4 Obat-obatan yang Wajib Ada di Musim Pancaroba

Next Post
Ini 4 Obat-obatan yang Wajib Ada di Musim Pancaroba

Ini 4 Obat-obatan yang Wajib Ada di Musim Pancaroba

Beberapa Tanda Kulitmu Butuh Double Cleansing

Beberapa Tanda Kulitmu Butuh Double Cleansing

Empat UMKM Salimah Tembus Pasar Jepang di Expo Osaka 2025

Empat UMKM Salimah Tembus Pasar Jepang di Expo Osaka 2025

  • 15 Hadits tentang Ramadan yang Perlu Diketahui Umat Muslim

    15 Hadits tentang Ramadan yang Perlu Diketahui Umat Muslim

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7954 shares
    Share 3182 Tweet 1989
  • Yuk ke Taman Piknik Kalimalang Jakarta Timur

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3482 shares
    Share 1393 Tweet 871
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2902 shares
    Share 1161 Tweet 726
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4131 shares
    Share 1652 Tweet 1033
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5288 shares
    Share 2115 Tweet 1322
  • Hukum Anak Laki-Laki Memandikan Jenazah Ibunya

    145 shares
    Share 58 Tweet 36
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2131 shares
    Share 852 Tweet 533
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1131 shares
    Share 452 Tweet 283
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga