• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Jangan Salahkan Orang Lain

21/08/2022
in Nasihat, Unggulan
Jangan Salahkan Orang Lain

Ilustrasi, foto: divorceuniversityonline.com

97
SHARES
745
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KESALAHAN bisa terjadi pada siapa saja. Tapi menyalahkan orang lain boleh jadi itu sebuah kezaliman.

Ada sifat buruk yang kadang tanpa sadar hinggap dalam diri seseorang. Yaitu, menjadikan orang lain sebagai penyebab kegagalan atau sejenisnya.

Menyalahkan orang lain itu berbeda dengan menunjukkan bahwa orang lain telah melakukan kesalahan. Di mana bedanya?

Menunjukkan kesalahan orang lain yaitu menerangkan secara objektif dan beralasan bahwa ada kesalahan yang dilakukan seseorang. Tentu dengan cara yang bijaksana.

Tapi menyalahkan orang lain menjadikan orang lain seperti ‘kambing hitam’. Dan biasanya tidak ada bukti atau objektivitas yang bisa diterima.

“Gara-gara kamu sih, kita jadi gagal semua,” begitu kira-kira pernyataan yang mengiringi sifat buruk ini.

Yang dituduh melakukan kesalahan sama sekali tidak diberikan ruang untuk berargumentasi. Ia hanya ditunjuk sebagai pelaku kesalahan.

Apakah hal ini akan menyelesaikan masalah? Sama sekali tidak. Alih-alih yang dituduh melakukan kesalahan bisa introspeksi, justru yang muncul hanya dendam dan kesenjangan persahabatan.

Lebih repot lagi jika sifat ini terjangkit pada diri orang tua terhadap anak-anaknya. Dampaknya, anak-anak bukan hanya tidak mampu berpikir kritis, tapi juga menyuburkan sifat minder pada mereka.

Dengan kata lain, sifat menyalahkan orang lain ini biasanya terjangkit pada orang yang lebih ‘atas’. Mungkin sebagai senior, pimpinan, orang tua terhadap anak, atau kakak terhadap adik.

Walaupun, sifat ini juga bisa terjadi pada siapa saja dan terhadap siapa saja. Mungkin dari teman ke teman, seseorang terhadap tetangganya, dan lainnya.

Islam mengajarkan bahwa segala hal buruk yang terjadi, harus dijadikan muhasabah diri: apa yang salah dengan diri kita. Terlebih sebagai pimpinan, kakak terhadap adik, atau orang tua terhadap anak-anak.

Kalau memang kesalahan itu dilakukan orang ‘di bawah’ kita, tunjukkan secara bijaksana kepada pelaku kenapa kesalahan itu terjadi.

Misalnya, karena si adik lupa mengunci pintu, maling masuk rumah. Tunjukkan artinya menyadarkan, bukan menjadikan semua beban mental kerugian kepada si adik. Karena hal baik dan buruk sudah ditakdirkan Allah subhanahu wata’ala.

Allah subhanahu wata’ala berfirman, “Hai orang-orang beriman, jauhilah banyak dari prasangka. Sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa. Dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain…” (QS. Al-Hujurat: 12)

Jadi, ketika kita datang telat, akui itu kesalahan diri sendiri. Jangan salahkan angkot, ojek, jalan yang macet, hujan, dan kucing yang lewat mendadak.

Umar bin Khaththab pernah menyampaikan, “Hisablah (periksa) dirimu, sebelum kamu dihisab.” [Mh]

 

 

Tags: Jangan Salahkan Orang Lain
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Beasiswa BAZNAS Jadi Kontribusi Nyata Indonesia Maju

Next Post

Perbuatan Tergantung Niatnya

Next Post
Memperdalam Tauhid & Aqidah di Masa Fitnah

Perbuatan Tergantung Niatnya

Adil lebih Dekat kepada Takwa

Menolak Ajakan Suami untuk Jimak, Apakah termasuk Pembangkangan?

Pentingnya Basmalah untuk Hindari Gangguan Setan

Pentingnya Basmalah untuk Hindari Gangguan Setan

  • Profil Lamine Yamal, Bintang Muda Muslim yang Menginspirasi Dunia Sepak Bola

    Profil Lamine Yamal, Bintang Muda Muslim yang Menginspirasi Dunia Sepak Bola

    347 shares
    Share 139 Tweet 87
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8927 shares
    Share 3571 Tweet 2232
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3490 shares
    Share 1396 Tweet 873
  • Tak Ada yang Kebetulan: Dari Messi Memandikan Bayi Yamal hingga Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Semua Terjadi dalam Takdir Allah

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5437 shares
    Share 2175 Tweet 1359
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4026 shares
    Share 1610 Tweet 1007
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11609 shares
    Share 4644 Tweet 2902
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1111 shares
    Share 444 Tweet 278
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4696 shares
    Share 1878 Tweet 1174
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2371 shares
    Share 948 Tweet 593
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga