• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 10 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Islam dan Kearifan Lokal

10/04/2024
in Nasihat
Islam dan Kearifan Lokal

Ilustrasi, foto: mcb.org.uk

79
SHARES
608
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ISLAM itu rahmat untuk umat manusia, bahkan untuk seluruh alam. Islam membangun, bukan merusak. Islam menyatukan, bukan memecah.

Islam menyebar begitu pesat di seantero dunia. Seiring pesatnya teknologi komunikasi, Islam menjadi agama yang paling dicari.

Sekiranya KTP di Eropa dan Amerika mencantumkan agama, boleh jadi, Islam yang paling banyak tertera di sana.

Dari sudut pandang apa pun, Islam tak ditemukan cacatnya. Semakin orang mengkaji Islam, semakin banyak khazanah yang bisa diungkap.

Jadi, jangan pernah mengecilkan Islam hanya untuk kalangan bangsa tertentu. Apalagi hanya untuk generasi sahabat radhiyallahu ‘anhum saja. Islam didesain untuk umat manusia, hingga akhir zaman.

Begitu pun dengan paradigma kita tentang Islam. Tidak semua yang tidak dilakukan Nabi dan sahabat menjadi terlarang. Selama tidak keluar dari dasar syariat Islam, dakwah Islam bisa mengikuti kearifan lokal.

Para sahabat radhiyallahu ‘anhum ajma’in juga memahami bid’ah tidak sekaku yang dibayangkan. Seperti itulah yang mereka pahami dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Khalifah Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu mengadakan shalat tarawih berjamaah. Padahal hal ini tidak ada di masa Nabi. Hal ini karena ada maslahat besar, yaitu persatuan umat yang kian mendunia.

Begitu pun yang dilakukan Khalifah Usman bin Affan radhiyallahu ‘anhu. Beliau mencetak mushaf Al-Qur’an yang juga tidak dilakukan di masa Nabi. Dan beliau juga memberlakukan azan dua kali menjelang shalat Jumat yang juga tidak ada di masa Nabi.

Memanggil umat dengan dua kali azan pada shalat Jumat karena tuntutan keadaan. Jumlah umat Islam saat itu kian besar, dan memanggil mereka juga perlu dua kali.

Imam Syafi’i rahimahullah berpendapat bahwa bid’ah itu ada dua. Ada bid’ah yang hasanah atau baik. Dan, ada yang sayyiah atau buruk. Di mana garis batasnya: yaitu selama ada dalil sunnah yang mendasarinya.

Imam Nawawi rahimahullah menukil hadis shahih tentang hal tersebut. Rasulullah shallalahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Siapa yang membuat sunnah hasanah dalam Islam maka dia akan memperoleh pahala dari pahala orang yang mengikutinya dengan tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun…” (HR. Muslim)

Islam tidak dirancang untuk zaman di masa Nabi saja. Melainkan untuk seluruh umat manusia hingga akhir zaman.

Islam dirancang untuk menjawab seluruh tantangan zaman. Bukan justru kikuk dengan tradisi dan budaya zaman yang terus berkembang.

Begitu pun dengan kita. Berbaik sangkalah dengan segala improvisasi dan kreasi umat sesuai zamannya, selama tidak bertentangan dengan nilai syariat Islam. [Mh]

Tags: Islam dan Kearifan Lokal
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Hakikat Taqwa Harus Dihadirkan dalam Setiap Keadaan

Next Post

Kitab Terlengkap Panduan Ibadah Muslim – Praktis dan Berdasarkan Al Quran dan Sunnah Yang Shahih

Next Post
Kitab Terlengkap Panduan Ibadah Muslim

Kitab Terlengkap Panduan Ibadah Muslim - Praktis dan Berdasarkan Al Quran dan Sunnah Yang Shahih

Inspirasi Lebaran, Begini Gaya Elegan dan Berkelas Tampil Aghnia Punjabi

Inspirasi Lebaran, Begini Gaya Elegan dan Berkelas Tampil Aghnia Punjabi

Bikin Pangling, ini Gaya Makeup Flawless Aghnia Punjabi di Hari Lebaran

Bikin Pangling, ini Gaya Makeup Flawless Aghnia Punjabi di Hari Lebaran

  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    195 shares
    Share 78 Tweet 49
  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    308 shares
    Share 123 Tweet 77
  • Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9288 shares
    Share 3715 Tweet 2322
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    811 shares
    Share 324 Tweet 203
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4208 shares
    Share 1683 Tweet 1052
  • Bahasa Inggris Lewat Aktivitas Sehari-hari, Siswa Lower Secondary JISc Praktikkan Present Simple Tense

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4790 shares
    Share 1916 Tweet 1198
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11748 shares
    Share 4699 Tweet 2937
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga