• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 28 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Ikhlas Menenangkan Hati

30/08/2025
in Nasihat
Cinta Tak Serumit yang Dibayangkan

Ilustrasi, foto: Wallpaper Cave

75
SHARES
576
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

NIAT yang ikhlas bukan hanya menjadi syarat utama amal diterima Allah subhanahu wata’ala. Ikhlas juga mampu menenangkan hati.

Ada suasana kegembiraan luar biasa di kalangan sahabat Nabi di masa Kekhalifahan Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu. Pasukan Islam berhasil mengalahkan Kekaisaran Persia.

Siapa panglimanya? Ya, sang panglima adalah seorang sahabat Nabi yang terus naik daun di dunia kemiliteran. Beliau adalah Khalid bin Walid radhiyallahu ‘anhu.

Karir kemiliteran beliau begitu luar biasa. Sukses memimpin pasukan semasa Rasulullah, Khalifah Abu Bakar, dan terakhir di masa Khalifah Umar bin Khaththab. Terakhir?

Ya, selepas memimpin penaklukan Kekaisaran Persia, Khalid bin Walid dinonaktifkan oleh khalifah. Apa gerangan salah Khalid bin Walid?

Para ahli sejarah menganilisis bahwa memang tidak ada kesalahan yang dilakukan Khalid bin Walid. Justru sebaliknya, umat Islam khususnya pasukan yang ikut berperang begitu mengelu-elukan Khalid bin Walid.

Lalu, apa karena Khalifah Umar takut tersaingi popularitasnya oleh kepiawaian Khalid bin Walid memimpin perang?

Bukan itu. Khalifah Umar bin Khaththab memecat Khalid bin Walid ternyata demi untuk kebaikan Khalid bin Walid dan pasukan Islam sendiri dari potensi kultus individu yang berlebihan.

Khalifah Umar seperti ingin mendidik umat Islam saat itu bahwa kemenangan semata-mata karena pertolongan Allah subhanahu wata’ala. Bukan karena sosok tertentu yang dianggap digjaya.

Bagaimana reaksi Khalid bin Walid dipecat justru di saat prestasi kerjanya sangat luar biasa? Apa dia protes, melawan, atau bahkan melakukan pembangkangan?

Sama sekali tidak. Khalid bin Walid menerima dengan ikhlas keputusan berat Khalifah Umar itu. Bahkan ia pun ikut membantu panglima penggantinya, yaitu Abu Ubaidah bin Jarrah radhiyallahu ‘anhu selama ia masih sehat.

**

Menjaga ikhlas dalam beramal itu tak mudah. Terlebih lagi saat prestasinya luar biasa. Selalu saja, ada bisikan ‘lembut’ dari setan yang menyelinap di hati: Anda luar biasa. Tak ada orang yang bisa sehebat Anda. Sudah sepatutnya Anda dipuji banyak orang!

Ketika peluang untuk dipuji lenyap karena dibebastugaskan, setan akan lebih agresif lagi. Bukan lagi sekadar memuji-muji, tapi juga mengompori untuk marah.

Ikhlas dalam beramal menjadikan pelakunya tak merasa perlu untuk dipuji. Dan merasa pantas untuk marah ketika peluang dipuji itu tak lagi ada.

Hal ini karena semua tujuan amalnya bukan untuk itu. Bukan untuk dilihat dan dinilai umat manusia. Melainkan semata-mata karena Allah subhanahu wata’ala. Dan hanya dari Allah, ia mengharapkan balasan yang utama.

Jagalah keikhlasan kita. Selain menenangkan hati, jerih payah itu tak akan sia-sia di sisi Allah subhanahu wata’ala. [Mh]

 

Tags: Ikhlas Menenangkan Hati
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Islam Membuka Sekolah Perempuan Sejak 15 Abad yang Lalu

Next Post

Memori Indah Kebersamaan dapat Menjadi Sumber Keharmonisan Keluarga

Next Post
10 Cara Suami Mengungkapkan Cinta

Memori Indah Kebersamaan dapat Menjadi Sumber Keharmonisan Keluarga

Karakter Para Pembina Umat

Kiat Mengatur Waktu agar Hidup Tak Sia-sia

Separuh Agamaku Bersamamu

6 Cara Mengubah Watak Buruk Pasangan

  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • Leshia Tivana Billar Rayakan Ulang Tahun Pertamanya dengan Outfit Serba Putih

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    478 shares
    Share 191 Tweet 120
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7897 shares
    Share 3159 Tweet 1974
  • Ayo Less Waste Bersama PNH Menyalurkan Bibit Pohon di Yogyakarta dalam Upaya Cegah Bencana Ekologis Berulang

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3431 shares
    Share 1372 Tweet 858
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4093 shares
    Share 1637 Tweet 1023
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5266 shares
    Share 2106 Tweet 1317
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1679 shares
    Share 672 Tweet 420
  • Ketika Presiden Korea Selatan ‘Mengamalkan’ Al-Qur’an

    176 shares
    Share 70 Tweet 44
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga