• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 20 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Hadapi, Jangan Lari

28/03/2022
in Nasihat, Unggulan
Sedih Itu Maunya Setan

Ilustrasi, foto: MyJoyOnline

102
SHARES
783
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Selalu ada yang baru di hari baru. Baru dari sisi bahagianya, baru juga dari sisi problematikanya.

Hidup ini memang dirancang sebagai ring adu uji. Selama masih ada nafas, selama itu pula ujian akan datang silih berganti.

Ketika masih remaja, ujiannya seputar tentang remaja. Mungkin masalah uang jajan, masalah pertemanan, masalah cinta-cintaan, dan lainnya.

Ketika di usia dewasa, ujiannya lebih berbobot lagi. Boleh jadi tentang pekerjaan, tentang biaya hidup, dan juga tentang jodoh.

Begitu pun ketika sudah berkeluarga. Ujiannya jauh lebih berbobot lagi. Tentang penghasilan yang kurang memadai, tentang tempat tinggal, tentang problematika anak, konflik dengan pasangan, dan lainnya.

Begitu juga di saat sudah ada cucu. Ujiannya tentu akan lain lagi. Antara lain, tentang ditinggal mati suami atau istri, tentang kesehatan, dan lainnya.

Itulah dinamika hidup. Tak seorang pun bisa keluar dari ring ujian itu. Kalaupun dipaksakan untuk keluar dari kenyataan, akan ada kenyataan baru yang belum tentu lebih ringan masalahnya.

Jadi, memahami keniscayaan ini akan meluruskan paradigma kita tentang ujian hidup itu. Bahwa, ujian itu bukan untuk dihindari. Tapi harus dihadapi.

Sebelum persiapan teknis, ada kesiapan lain yang jauh lebih penting. Yaitu persiapan mental menghadapi segala bentuk ujian.

Pertama, Allah hanya menguji hambaNya sesuai kemampuan si hamba.

Allah Maha Tahu keadaan kita. Dan masing-masing orang punya kemampuan yang berbeda. Di situlah kenapa ujian masing-masing orang tidak sama. Polanya sama: mengikuti kemampuan kita.

Dengan kata lain, kalau Allah memberikan sebuah ujian, jangan pernah meremehkan kemampuan diri sendiri. Yakini bahwa kita bisa mengatasinya.

Kedua, ujian itu tes kenaikan kelas.

Setiap orang punya mutu di sisi Allah subhanahu wata’ala. Dan ketika Allah menginginkan kita naik kelas, kita diuji dulu.

Ketika kita siap dan sabar menghadapi ujian, tanpa sadar sebenarnya kita sudah naik kelas. Setidaknya, kita punya pengalaman hidup yang memberikan pelajaran tersendiri.

Ketiga, ujian itu bentuk kasih sayang Allah.

Jangan salah paham tentang ujian. Jangan anggap bahwa ujian hidup itu akibat dari dosa atau kesalahan kita. Bukan juga karena Allah tidak lagi menyayangi kita.

Justru sebaliknya, ujian itu bentuk cinta Allah kepada hambaNya. Hal itu disampaikan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, “Jika Allah mencintai seorang hamba, Allah mengujinya.”

Karena itu, sambutlah cinta Allah itu dengan lapang dada dan baik sangka. Insya Allah, tak ada masalah hidup yang tanpa solusi. Selalu ada jalan keluar.

Kunci awalnya ada dalam diri kita sendiri: hadapi, jangan lari. [Mh]

Tags: ujian hidup
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mengapa Umat Islam Harus Kaya?

Next Post

Sambut Ramadan, Salimah Blitar Gelar Tarhib Ramadan

Next Post
Sambut Ramadan, Salimah Blitar Gelar Tarhib Ramadan

Sambut Ramadan, Salimah Blitar Gelar Tarhib Ramadan

Tanda Laki-Laki Belum Siap Menikah

3 Tanda Laki-Laki Belum Siap Menikah yang Perlu Dihindari

Nasihat untuk Calon Mertua

Nasihat untuk Calon Mertua

  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    6122 shares
    Share 2449 Tweet 1531
  • Model Gamis Potongan Dua Tingkat bisa Jadi Rekomendasi untuk Lebaran 2026

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Tren Pakaian Denim Bergeser ke Model Berpotongan Longgar dan Lebar di Tahun 2026

    450 shares
    Share 180 Tweet 113
  • Kokurikuler SDIT Yapidh Dorong Literasi Lewat Program Jurnalis Cilik Berkarya

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1748 shares
    Share 699 Tweet 437
  • Resep Singkong Keju Goreng

    155 shares
    Share 62 Tweet 39
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7864 shares
    Share 3146 Tweet 1966
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3403 shares
    Share 1361 Tweet 851
  • Cara Membuat Zuppa Soup Ayam Sederhana di Rumah

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • 4 Macam Mad Lazim, Berikut Ini Pengertian dan Contohnya

    5244 shares
    Share 2098 Tweet 1311
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga