• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 25 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Bertanyalah kepada Ahluz Zikri

27/07/2022
in Nasihat, Unggulan
Berkata yang Baik atau Diam

Berkata yang Baik atau Diam (foto: blogspot.com)

97
SHARES
749
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

AHLUZ Zikri adalah mereka para ulama. Mereka kompeten sebagai tempat bertanya karena memiliki dua keutamaan: ilmu dan akhlak.

Saat ini seperti ada pergeseran tentang mencari ilmu. Orang merasa seperti tak perlu lagi ikut kajian dari para ulama. Cukup melalui media internet, semua ada jawabannya.

Bisakah seperti itu? Sepintas memang bisa diterima. Kenapa susah-susah ikut kajian, cukup tanyakan saja ke ‘mbah google’, apa saja bisa dijawab.

Mulai dari soal tafsir, hadis, akhlak, fikih, akidah, dan lain-lain. Semua seperti tersedia kapan pun dibutuhkan. Cukup mengajukan pertanyaan, jawaban pun tersaji.

Masalahnya, yang kita tanyakan hanya mesin. Mungkin saja akan ada jawaban yang tersaji. Tapi, tidak bisa mengkonfirmasi balik dari apa yang kita simpulkan.

Misalnya, jika ada jawaban yang banyak dari satu pertanyaan, mana dari sekian jawaban itu yang sesuai dengan kasus kita.

Itulah yang disebut dengan ‘talaqi’. Yaitu, merujuk sebuah ilmu kepada ulama yang rujukannya seperti yang disampaikan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Para generasi terdidik biasa mengatakan, “Menurut ulama ini, begini. Menurut ulama itu, begitu.” Dan seterusnya.

Artinya, mereka tidak sembarang mengambil penafsiran sendiri, hanya melalui dalil Al-Qur’an dan Hadis yang tersedia.

Contoh, apa hukumnya menikah? Kalau kita menggampangkan dengan hanya melihat hadis yang ditemukan di internet, maka akan ketemu, “Nikah itu sunnahku, dan siapa yang tidak mengikuti sunnahku maka ia bukan golonganku.”

Maka, jawabannya bahwa nikah itu wajib. Kalau ditanyakan lagi, bagaimana dengan sebagian ulama yang tidak menikah, seperti Imam Nawawi, Ibnu Taimiyah, dan lainnya. Tentu jawabannya tidak semudah yang dibayangkan.

Karena itu, sudah menjadi hal biasa dari para salafus soleh atau generasi awal setelah masa para sahabat Nabi; untuk merujuk pada tokoh ulama tertentu dalam segala urusan agama.

Misalnya, Imam Bukhari itu pakar hadis. Ratusan ribu bahkan lebih hadis ia hafal. Tapi, beliau tetap merujuk pada ulama, yaitu Imam Syaf’i.

Kenapa sekaliber Imam Bukhari harus merujuk pada ulama padahal dalil hadis ada dalam dirinya? Karena pakar hadis itu seumpama apoteker yang paham katalog obat. Tapi, ia tetap harus merujuk pada dokter untuk memilih mana obat yang cocok untuk pasien.

Apakah terlarang mengambil ilmu agama melalui media internet? Tidak juga. Internet itu wasilah atau sarana. Yang penting, kepada siapa kita merujuk: bertanya, mengkonfirmasi, dan meminta fatwa.

Jadi, tanyakan kepada ulama jika kita ingin memahami sesuatu. Bisa langsung jika ia masih hidup, bisa juga melalui kitabnya. Bukan melulu kepada Mbah Google. [Mh]

 

Tags: Bertanyalah kepada Ahluz Zikri
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Berbagai Episode tentang Citayam Fashion Week

Next Post

Merenungi Makna Hijrah

Next Post
Merenungi Makna Hijrah

Merenungi Makna Hijrah

Obat GERD Baru Akan Dirilis ke Pasar Indonesia Tahun Depan

Obat GERD Baru Akan Dirilis ke Pasar Indonesia Tahun Depan

Pendapat Abu Jahal Tentang Nabi Muhammad

Pendapat Abu Jahal Tentang Nabi Muhammad

  • Rekor Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    109 shares
    Share 44 Tweet 27
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9601 shares
    Share 3840 Tweet 2400
  • Mainan Pop It untuk Anak: Benarkah Bermanfaat bagi Tumbuh Kembangnya?

    164 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2556 shares
    Share 1022 Tweet 639
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1396 shares
    Share 558 Tweet 349
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2487 shares
    Share 995 Tweet 622
  • CNN Pecat 3 Karyawan karena Masuk Kantor Tanpa Divaksinasi

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Mencintai-Mu Diam-Diam

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Kajian Aqidah Islam, Menengok Isi Kitab Talmud Yahudi (Bag. 2)

    128 shares
    Share 51 Tweet 32
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga