• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 6 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Berhati-hatilah dengan yang Subhat

13/10/2025
in Nasihat
Orang Buta Lebih Empati dari Yang Normal

Ilustrasi, foto: satibal.com

69
SHARES
528
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SUBHAT itu antara halal dan haram. Kehati-hatian dengan yang subhat menghindarkan kita dari yang haram.

Di masa Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah, ada kisah menarik tentang seorang wanita tukang tenun. Ia mendatangi rumah Imam Ahmad karena ingin menanyakan tentang hukum sesuatu.

Wanita itu mengetuk pintu dan menanyakan ke anak Imam Ahmad apakah ayahnya ada di rumah. Anak Imam Ahmad yang bernama Abdullah mengabarkan ke ayahnya kalau ada tamu.

Imam mempersilakan wanita itu masuk. Sementara anak Imam Ahmad berada di antara keduanya.

Wanita itu mengatakan, “Saya seorang penenun. Saya menenun di malam hari. Kalau lampu saya padam, saya melanjutkan tenunannya di bawah cahaya rembulan. Apakah saya harus menjelaskan hal ini ke pelanggan saya?”

Imam Ahmad menjawab, “Menurut Anda, apakah ada perbedaan, antara hasil tenunan dengan lampu dengan hasil dari penerangan rembulan? Nah, kalau ada perbedaan, Anda sebaiknya menjelaskan ke pelanggan Anda.”

Wanita itu mengangguk. Ia juga menanyakan apakah rintihan karena sakit termasuk keluhan kepada Allah.

Tentang pertanyaan kedua, Imam Ahmad menjelaskan, semoga hal itu bukan sebagai keluhan kepada Allah.

Wanita itu pun pamit. Ia pun keluar dan meninggalkan rumah Imam Ahmad.

Setelah wanita itu keluar, Imam Ahmad merasakan ada yang lain dari wanita itu. Hal ini karena Imam Ahmad jarang sekali mendapati pertanyaan yang begitu menunjukkan kehati-hatian seseorang terhadap subhat.

Ia memanggil anaknya: Abdullah, untuk mengikuti arah perjalanan pulang wanita itu. Abdullah pun mengikuti.

Ternyata, wanita itu pulang ke rumah seorang ulama besar, yaitu Imam Bisyri Al-Harits Al-Hafi. Ia merupakan seorang ulama yang dikenal sangat wara’ atau sangat hati-hati tentang masalah subhat.

Dan wanita itu merupakan adik dari Imam Bisyri yang bernama Sayyidah Mukhah. Imam Bisyri bahkan pernah mengatakan, “Aku belajar tentang wara’ dari adik perempuanku.”

**

Sifat wara’ atau hati-hati terhadap hal subhat bisa dibilang sudah sangat langka di zaman saat ini. Bahkan, mungkin masih banyak yang bilang, “Nggak papa, paling cuma subhat!”

Padahal, subhat bisa dibilang lampu kuning terhadap sesuatu yang dikhawatirkan akan jatuh ke haram.

Jangan-jangan, alih-alih yang subhat, yang haram pun mungkin tidak sedikit orang yang meremehkan: “Kalau sedikit nggak papa kali ya!” Naudzubillah. [Mh]

 

Tags: Berhati-hatilah dengan yang Subhat
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Implementasikan Green Economy, BAZNAS RI Luncurkan Buku Green Zakat Framework

Next Post

Kita akan Ditanya Umur Kita Dihabiskan untuk Apa

Next Post
Sejarah Perjuangan Media dan Pers Islam di Nusantara

Kita akan Ditanya Umur Kita Dihabiskan untuk Apa

Wanita dan Pria Itu Beda Maka Jangan Saling Menyerupai

Mencium Tangan Suami dan Mengecup Kening Istri Datangkan Keberkahan Rumah Tangga

Menurut Global Flourishing Study, Indonesia jadi Negara Paling Bahagia di Dunia 2025

Menurut Global Flourishing Study, Indonesia jadi Negara Paling Bahagia di Dunia 2025

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8330 shares
    Share 3332 Tweet 2083
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    807 shares
    Share 323 Tweet 202
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3753 shares
    Share 1501 Tweet 938
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4578 shares
    Share 1831 Tweet 1145
  • Kehadiran Deswita Maharani dan Ferry Maryadi di Acara Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi Menambah Kesan Hangat

    108 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3337 shares
    Share 1335 Tweet 834
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5370 shares
    Share 2148 Tweet 1343
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11311 shares
    Share 4524 Tweet 2828
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4269 shares
    Share 1708 Tweet 1067
  • 4 Macam Mad Lazim, Berikut Ini Pengertian dan Contohnya

    5347 shares
    Share 2139 Tweet 1337
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga