• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 30 Juli, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Berani Jujur Itu Hebat

13/02/2026
in Nasihat
Jika Tiba Bersamaan, Dahulukan Shalat atau Makan?

Ilustrasi, foto: youtube.com

71
SHARES
547
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BERANI jujur ketika salah menunjukkan tingginya jatidiri seseorang. Meskipun sebenarnya, ia mampu membuat-buat alasan.

Ada tiga sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam yang tercantum dalam Al-Qur’an tentang pertaubatannya. Mereka berani jujur kepada Rasulullah, kenapa tidak ikut Perang Tabuk.

“Kami lalai, Ya Rasulullah!” seperti itu pengakuan mereka kepada Rasulullah usai beliau dan pasukan tiba kembali di Madinah.

Rasulullah menangguhkan maafnya kepada mereka bertiga, hingga Allah subhanahu wata’ala memberikan jawaban dalam Al-Qur’an.

Setelah 50 hari ketiganya menjalani isolasi, Allah subhanahu wata’ala berfirman, “Dan terhadap tiga orang yang ditinggalkan…, kemudian Allah menerima tobat mereka, agar mereka tetap dalam tobatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Tobat, Maha Penyayang.” (QS. At-Taubah: 118)

Ketiga sahabat Rasulullah yang mulia itu adalah Ka’ab bin Malik, Hilal bin Umayyah, dan Murarah bin Rabi’ radhiyallahu ‘anhum.

Dari tiga orang itu, Ka’ab bin Malik merupakan yang paling jelas mengisahkan tentang dirinya. Hal itu karena sahabat Anshar kelahiran sekitar tahun 600 masehi ini seorang penyair hebat. Dengan syairnya, banyak orang Arab pedalaman yang masuk Islam.

Begitu pun ketika dirinya mengalami isolasi selama 50 hari itu. Beliau menuliskan tentang kisah itu sehingga banyak orang yang ikut menyelami keadaan dirinya saat dalam ‘hukuman’ yang dirasa berat itu. Meskipun tidak dalam hukuman fisik.

Ka’ab bin Malik melihat begitu banyak orang Madinah yang antre untuk memberikan alasan-alasan kenapa mereka tidak ikut Perang Tabuk. Dan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menerima maaf mereka.

Tapi ketika gilirannya tiba, ia tak sanggup menatap wajah Rasulullah. Jangankan berkata-kata, melihat wajah Rasul saja tak mampu. Ia begitu merasa bersalah.

Begitu pun saat mengalami isolasi dari para sahabat, termasuk dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Tak ada sahabat Rasul yang mau berbicara padanya, bahkan untuk saling menatap pun.

Suatu kali di saat shalat berjamaah bersama Rasulullah, Ka’ab begitu menanti-nanti bisa melihat wajah Rasulullah saat menoleh dalam salamnya. Ia menunggu saat-saat itu, karena posisi shalatnya persis di dekat sebelah Rasul.

Namun, ketika Rasulullah menoleh ke arahnya, cepat-cepat wajah itu dibalikkan ke arah yang lain. Mendapati itu, Ka’ab bin Malik tak kuat menahan diri. Ia pulang dan menangis sejadinya. Hari-hari berikutnya, ia hanya tinggal di rumah: memperbanyak istigfar dan taubat kepada Allah.

Dan, hari yang dinanti-nanti itu tiba. Tiba-tiba Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memeluknya. Beliau membacakan firman Allah itu.

Ka’ab bin Malik merupakan sahabat Anshar yang senior. Ia selalu ikut dalam perang yang dipimpin Rasulullah. Termasuk Perang Uhud.

Bahkan saat kritis di Perang Uhud itu, Ka’ab yang pertama kali menemukan tubuh Rasulullah yang berada di sebuah tempat tak terlihat. “Rasulullah masih hidup!” seperti itu kira-kira teriakannya.

Teriakan itu didengar Abu Bakar, Umar bin Khaththab, Ali bin Thalib, Thalhah bin Ubaidillah, dan lainnya yang sontak membawa tubuh Rasulullah ke tempat yang lebih aman.

Ka’ab bin Malik wafat jauh setelah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam wafat. Ia wafat di tahun 661 masehi di usia 61 tahun. Tepat di awal Kekhalifahan Umayyah.

**

Di saat alasan bisa menyelamatkan reputasi, karir, dan citra baik seseorang; berani berkata jujur tentang kesalahan diri sendiri itu sangat hebat.

Sekali orang bicara dusta, maka ia akan menutupi dusta itu dengan dusta-dusta lainnya. Dan Allah akan menjadikan orang itu berkarakter pendusta.

Selalulah berkata jujur. Meskipun akan mengancam citra diri. Karena jujur itu akan selalu memberikan hikmah yang baik. [Mh]

 

Tags: Berani Jujur Itu HebatKa'ab bin Malik
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Hamas Tolak Pasukan Asing Masuk Gaza termasuk TNI

Next Post

Apakah Shalat Syuruq Sama dengan Dhuha?

Next Post
Apakah Shalat Syuruq Sama dengan Dhuha?

Apakah Shalat Syuruq Sama dengan Dhuha?

Orangtua yang Enggak Tegaan

27 Kegiatan Alternatif Mengisi Ramadan

Terapi Jus untuk Sakit Kepala

Terapi Jus untuk Sakit Kepala

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8989 shares
    Share 3596 Tweet 2247
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4062 shares
    Share 1625 Tweet 1016
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1149 shares
    Share 460 Tweet 287
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11639 shares
    Share 4656 Tweet 2910
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2298 shares
    Share 919 Tweet 575
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2310 shares
    Share 924 Tweet 578
  • Jagalah Hati dengan Mensyukuri Nikmat yang Telah Allah Berikan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5455 shares
    Share 2182 Tweet 1364
  • Keutamaan Istighfar Menurut Hadis

    465 shares
    Share 186 Tweet 116
  • 4 Macam Mad Lazim, Berikut Ini Pengertian dan Contohnya

    5428 shares
    Share 2171 Tweet 1357
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga