• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 30 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Anak Tiruan Orang Tuanya

21/11/2025
in Nasihat
Menunjukkan Bukti Cinta

Ilustrasi, foto: muslim.sg

73
SHARES
564
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ANAK tumbuh dan besar mengikuti pola asuh orang tuanya. Begitu pun dengan bakat bawaannya.

Di wilayah Marwa, Uzbekistan bagian barat, lahir seorang tokoh ulama pada tahun 118 hijriyah. Ia mewariskan kekayaan yang begitu berlimpah dari kakek dan orang tuanya.

Namanya Abdullah Ibnul Mubarak bin Wadhih Al-Hanzhali Al-Marwazi. Orang biasa menyebutnya dengan Ibnu Mubarak rahimahullah.

Yang fenomenal bukan hanya sosoknya. Melainkan juga kisah pernikahan ayah dan ibunya. Begitu banyak versi yang mengkisahkan pernikahan ayah dan ibunya itu. Tapi intinya sama: kesolehan yang luar biasa.

Ayahnya itu seorang budak dari Turki yang bekerja di perkebunan buah seorang pejabat di wilayah Uzbek itu.

Suatu kali, ayahnya diminta tuannya untuk memetikkan delima yang manis. Ia pun mengambilkannya. Tapi ketika dicicipi tuannya, rasanya asam.

Ayahnya pun diminta memetikkan lagi. Berkali-kali memetikkan buah delima, hasilnya tetap sama: asam.

“Apa kamu tidak bisa membedakan mana yang manis dan asam?” ujar tuannya yang juga merupakan kakek dari Ibnu Mubarak ini.

“Saya tidak pernah mencicipi buah-buah itu, Tuan. Saya hanya menjalankan amanah Tuan untuk menjaga kebun.

“Selama bertahun-tahun kamu tidak pernah mencicipinya?” tanya tuannya lagi. Budaknya pun mengangguk.

Seorang pejabat yang juga ahli hukum syariah begitu memahami karakter seseorang. Ia bisa menyimpulkan kalau budaknya ini bukan orang sembarang. Ia orang yang sangat soleh.

Akhirnya, budak itu dinikahkan oleh putri dari tuannya. Sebuah langkah yang begitu visioner dari sudut pandang keimanan dan keislaman. Boleh jadi, sudah tidak ada lagi model pernikahan seperti ini di zaman saat ini.

Dan hasil visioner dari tuan pemilik kebun itu pun akhirnya membawa keberkahan. Yaitu, lahirnya seorang tokoh ulama yang juga cucunya. Ia bernama Abdullah Ibnu Mubarak. Salah seorang tokoh yang juga guru dari Imam Bukhari rahimahullah.

Ibnu Mubarak belajar dari begitu banyak guru. Imam Ahmad bin Hanbal mengatakan bahwa guru beliau begitu banyak. Bahkan diperkirakan sekitar empat ribuan orang.

Ribuan gurunya itu tersebar di berbagai belahan dunia. Mulai dari di sekitar kampung halamannya, Bagdad, Basrah, Mesir, Mekah dan Madinah, Yaman, dan lainnya. Di antaranya adalah Imam Malik, Imam Abu Hanifah, Sufyan Ats-Tsauri, Al-A’masy, dan lainnya.

Ada satu rutinitasnya yang lain dari yang lain. Nyaris, tak ada ulama di masanya yang mampu melakukan seperti yang dilakukan Ibnu Mubarak.

Yaitu, ia biasa menghajikan begitu banyak warga di kampungnya. Mereka diajak berhaji, dibimbing, diongkosi, diberikan pakaian, disiapkan kendaraan, diberikan makan dan minum, dan ketika pulang, rumah mereka direnovasi menjadi lebih baik.

Hal ini karena Ibnu Mubarak mewariskan kekayaan dari kakeknya yang begitu banyak. Dan hal itu ia manfaatkan untuk menuntut ilmu dan bersedekah terhadap tetangga dan orang-orang soleh.

Bisa dibilang, siapa pun di zamannya yang merupakan ulama dan minim keuangannya, Ibnu Mubarak selalu berada di belakangnya.

Hal ini merupakan sebuah keberkahan dari sang kakek yang mengutamakan kesolehan di atas segalanya.

**

Tak ada yang sia-sia dari kesolehan ayah dan ibu untuk anak-anaknya. Dunia materi saat ini mungkin asing dengan hal ini. Tapi cahaya iman dan islam di hati orang yang soleh menuntunnya untuk ridha memilih yang sekilas merugikan ini.

Allah berfirman, “In ahsantum, ahsantum li anfusikum. Wa in asa’tum falaha.” Jika kamu berbuat baik, berarti kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat buruk, maka keburukan itu untuk dirimu juga….” (QS. Al-Isra: 7) [Mh]

 

 

 

 

 

Tags: Anak Tiruan Orang Tuanya
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Hukum Menjual Rokok dan Beda Harga Jual dengan Kredit

Next Post

Maladewa Sebagai Negara Terkecil di Asia

Next Post
Maladewa Sebagai Negara Terkecil di Asia

Maladewa Sebagai Negara Terkecil di Asia

Punya Anak Usia Remaja, Ini Empat Tips Perawatan Wajah Mereka

Punya Anak Usia Remaja, Ini Empat Tips Perawatan Wajah Mereka

Abu Musa Al-Asy’ari Pejuang Cerdas dalam Setiap Peperangan

Keadaan Manusia Ketika Allah Kumpulkan di Tempat yang Luas

  • Sikapi Karhutla, Salimah Desak Pemerintah Bertindak Cepat Selamatkan Masyarakat dan Ekosistem

    Sikapi Karhutla, Salimah Desak Pemerintah Bertindak Cepat Selamatkan Masyarakat dan Ekosistem

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1428 shares
    Share 571 Tweet 357
  • Panduan Menentukan Warna Cushion yang Tepat Sesuai Undertone dan Warna Kulit Wajah

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9640 shares
    Share 3856 Tweet 2410
  • Hasil Pemilu Israel dan Nasib Palestina

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2573 shares
    Share 1029 Tweet 643
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4347 shares
    Share 1739 Tweet 1087
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2502 shares
    Share 1001 Tweet 626
  • 3 Hal Yang Tidak Bisa Kembali Dalam Kehidupan Kita

    427 shares
    Share 171 Tweet 107
  • Cinta Quran Foundation dan RS Islam Bogor Luncurkan Program Rumah Sakit Wakaf, Targetkan Dana Rp231 Miliar

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga