• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 11 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Ada yang Bergeser dari Ilmu

27/08/2025
in Nasihat
Jangan Sia-siakan Waktu

Ilustrasi, foto: kaizenaire.com

81
SHARES
623
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ILMU itu cahaya. Ia menerangi si pemiliknya dan orang-orang di sekitar sang pemilik.

Para sahabat Nabi dan salafus soleh memburu ilmu seperti memburu harta karun. Mereka mengejar sumber-sumber ilmu pada sosok Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, para sahabat, dan keluarga Nabi.

Ada yang menempuh perjalanan ratusan kilometer bahkan ribuan untuk ilmu. Pusat-pusat ilmu seperti Mekah, Madinah, dan Bagdad pada masa awal dahulu selalu menjadi incaran. Berapa pun nilai pengorbanan yang harus dibayar, bahkan nyawa; semua tak jadi soal.

Di antara generasi sahabat Rasulullah ada Abdullah bin Abbas, Abdullah bin Umar, Abdullah bin Mas’ud, radhiyallahu ‘anhum bersama murid-murid mereka.

Berlanjut lagi dengan generasi sesudah mereka, antara lain Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’i, Imam Ahmad rahimahumullah. Dan berlanjut lagi dengan hadirnya para Rijalul Hadis seperti Imam Bukhari, Imam Muslim, dan seterusnya.

Dari generasi ke generasi, khazanah ilmu terwariskan seperti tongkat lomba lari estafet yang terus bersambung. Tak pernah putus, hingga saat ini.

Puncaknya di masa Kekhalifahan Abbasiyah, ilmu tak lagi pada sisi dasar kehidupan seperti ilmu syariat; melainkan juga ilmu sarana hidup seperti teknologi, sains, kedokteran, dan ekonomi.

Dari masa inilah, ilmu menyebar ke seluruh dunia. Eropa yang sebelumnya dalam gelap gulita peradaban mengalami perubahan signifikan. Dunia tak lagi gelap ketika sebelum Islam datang.

Menariknya, sosok-sosok ilmuwan soleh tersebut puas dan bahagia dengan capaian kitab-kitab mereka. Itulah puncak dari kepuasan yang mereka peroleh.

Bukan uang? Jawabannya bukan. Mereka merasa puas dan bahagia ketika kitab-kitab agung karya mereka menjadi rujukan umat manusia di zamannya dan zaman-zaman setelahnya.

Kenapa puas? Karena dari situlah, mereka seperti berinvestasi amal soleh yang tak pernah putus. Pahala yang terus mengalir meskipun sosok mereka tak lagi hidup di alam dunia ini.

**

Bagaimana dengan kita sekarang? Adakah yang mengejar dan memburu ilmu seperti para generasi mulia itu.

Rasanya, sama sekali berbeda. Kita mengejar dan memburu ilmu karena ingin memperoleh uang yang banyak. Karena ukuran bahagia saat ini seperti terpaku pada uang dan harta.

Ilmu seperti mengalami pengecilan makna dan capaian. Target ilmu bukan lagi seberapa luas cakupan cahaya yang akan memberikan maslahat untuk umat. Tapi, sekadar berapa gaji dan uang yang bisa diperoleh dari ilmu itu.

Mengembalikan masa kejayaan Islam seperti di masa kekhalifahan dahulu, rasanya akan seiring dengan motif awal kita mengejar ilmu. Sekadar uang, atau menjadikan dunia saat ini kembali diterangi ilmu yang mulai redup. [Mh]

 

Tags: Ada yang Bergeser dari Ilmu
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

RI Raih 6 Penghargaan di ajang World Islamic Tourism & Trade Awards 2025 (WITA 2025)

Next Post

Moment Morning at Perth

Next Post
Moment Morning at Perth

Moment Morning at Perth

3 Ibadah untuk Meningkatkan Kecantikan Wanita Muslimah

3 Ibadah untuk Meningkatkan Kecantikan Wanita Muslimah

Refleksi Umroh Dalam Kehidupan

Refleksi Umroh dalam Kehidupan

  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    310 shares
    Share 124 Tweet 78
  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    350 shares
    Share 140 Tweet 88
  • Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4214 shares
    Share 1686 Tweet 1054
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9294 shares
    Share 3718 Tweet 2324
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    813 shares
    Share 325 Tweet 203
  • Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Jakarta: Membongkar Kebobrokan Feminisme dan Konsep Gender

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4793 shares
    Share 1917 Tweet 1198
  • 5 Kreasi Buncis untuk Bekal Anak yang Enak dan Menggugah Selera

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11749 shares
    Share 4700 Tweet 2937
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga