MEMASAK kacang hijau terkadang membutuhkan waktu cukup lama. Kalau menggunakan cara biasa, panci bisa berada di atas kompor selama berjam-jam sampai kacang benar-benar lunak. Bagi yang ingin menghemat gas sekaligus mengurangi waktu di dapur, ada beberapa cara sederhana yang bisa dicoba. Kuncinya bukan memperbesar api terus-menerus, tetapi memanfaatkan panas dengan lebih cermat.
Baca Juga: Ini Cara Alami Membantu Mengatasi Kutu Air
Trik Memasak Kacang Hijau Agar Empuk Tanpa Boros Gas
1. Pilih dan Cuci Kacang Hijau dengan Baik
Sebelum dimasak, sortir kacang hijau terlebih dahulu. Buang biji yang berubah warna, rusak, atau terlihat tidak layak. Setelah itu, cuci beberapa kali sampai kotoran dan debu yang menempel hilang. Langkah sederhana ini membuat proses memasak lebih terkontrol karena hanya menggunakan kacang yang kondisinya baik.
2. Rendam Sebelum Direbus
Kalau tidak sedang terburu-buru, merendam kacang hijau bisa menjadi pilihan. Rendam selama beberapa jam atau semalaman agar biji menyerap air dan menjadi lebih lunak. Kacang yang sudah mengembang cenderung membutuhkan waktu lebih singkat saat direbus. RRI juga menyebutkan bahwa perendaman minimal tiga jam atau semalaman dapat membantu mempercepat proses pemasakan.
Cara ini cocok dilakukan sejak malam hari. Pagi harinya, kacang sudah siap dimasak sehingga kompor tidak perlu menyala terlalu lama.
3. Coba Metode 5-30-7
Salah satu teknik yang banyak digunakan untuk menghemat gas adalah metode 5-30-7. Setelah air mendidih, masukkan kacang hijau kemudian rebus selama lima menit. Setelah itu, matikan kompor dan biarkan kacang tetap berada di dalam panci dengan tutup rapat selama 30 menit. Panas yang tersimpan akan melanjutkan proses pemasakan tanpa api.
Setelah 30 menit, nyalakan kembali kompor dan rebus sekitar tujuh menit. Cara ini memanfaatkan panas sisa sehingga waktu penggunaan gas menjadi jauh lebih singkat.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
4. Jangan Sering Membuka Tutup Panci
Kebiasaan membuka tutup panci untuk mengecek kacang justru dapat membuat panas keluar. Akibatnya, proses memasak menjadi lebih lama. Selama perebusan, sebaiknya gunakan panci dengan tutup yang cukup rapat. Membiarkan panci tertutup membantu menjaga panas dan membuat proses pemasakan lebih efisien.
5. Masukkan Gula Setelah Kacang Empuk
Jika ingin membuat bubur kacang hijau, jangan terburu-buru memasukkan gula sejak awal. Sebaiknya tunggu sampai kacang sudah merekah dan lunak. Setelah teksturnya sesuai keinginan, barulah tambahkan gula, jahe, pandan, santan, atau bahan lainnya. Cara ini juga banyak dianjurkan dalam berbagai teknik memasak kacang hijau agar proses pelunakan tidak terganggu.
6. Gunakan Panci yang Tepat
Ukuran panci juga berpengaruh. Jangan memilih panci yang terlalu kecil hingga air mudah meluap atau kacang tidak terendam dengan baik. Pastikan air cukup untuk proses perebusan, tetapi tidak berlebihan. Panci yang memiliki tutup rapat juga lebih membantu mempertahankan panas selama memasak.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
7. Hindari Memasak dengan Api Besar Terus-Menerus
Api besar memang dapat mempercepat air mencapai titik didih, tetapi bukan berarti harus digunakan sepanjang proses. Setelah air mendidih, gunakan panas secukupnya sesuai teknik yang dipilih. Penggunaan api yang tepat membuat proses memasak lebih terkendali dan membantu menghindari air cepat habis.
***
Dengan beberapa kebiasaan tersebut, memasak kacang hijau tidak harus identik dengan penggunaan gas yang banyak. Perendaman, tutup panci, serta metode 5-30-7 bisa menjadi pilihan praktis untuk membuat kacang lebih cepat empuk. Selain menghemat gas, cara ini juga membuat waktu di dapur menjadi lebih singkat. Tinggal sesuaikan metode dengan waktu yang tersedia dan jenis hidangan yang ingin dibuat. [DW]





