REBUNG merupakan tunas muda bambu yang banyak digunakan dalam berbagai masakan Nusantara yang lezat, seperti lodeh, gulai, tumisan, hingga isian untuk lumpia.
Ciri khas dari rebung ini memiliki tekstur renyah dan cita rasa khas yang disukai banyak orang. Namun, tidak sedikit orang yang enggan mengolah rebung karena khawatir rasanya pahit atau beraroma kurang sedap.
Rasa pahit pada rebung sebenarnya berasal dari senyawa alami yang terdapat pada tunas bambu muda. Jika tidak diolah dengan benar, rasa tersebut dapat mengganggu kenikmatan makanan.
Baca Juga: 5 Tempat Wisata Menarik di Uzbekistan, Jejak Peradaban Islam di Jalur Sutra
Kabar baiknya, ada beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan agar rebung menjadi lebih lezat dan bebas pahit. Simak tipsnya berikut ini!
1. Pilih Rebung yang Masih Muda
Langkah pertama adalah memilih rebung yang berkualitas baik. Rebung muda biasanya memiliki tekstur lebih lunak dan rasa yang tidak terlalu pahit dibandingkan rebung yang sudah tua. Pilih rebung yang kulit luarnya masih segar, tidak berlendir, dan tidak berbau menyengat.
Semakin muda rebung yang digunakan, semakin mudah pula proses pengolahannya karena kandungan serat kasarnya belum terlalu tinggi.
2. Kupas Kulit Luar hingga Bersih
Sebelum dimasak, kupas seluruh lapisan kulit luar rebung yang keras. Bagian ini sering kali menyimpan kotoran dan dapat memengaruhi cita rasa masakan. Setelah dikupas, cuci rebung di bawah air mengalir hingga bersih.
Pencucian yang baik membantu mengurangi getah dan senyawa yang dapat menyebabkan rasa pahit.
3. Rebus Rebung dengan Air Melimpah
Cara paling populer untuk menghilangkan rasa pahit adalah merebus rebung. Potong rebung sesuai kebutuhan, lalu rebus dalam air yang banyak selama 30–60 menit. Setelah matang, buang air rebusan pertama.
Proses perebusan membantu melarutkan sebagian senyawa alami yang menyebabkan rasa pahit sehingga rebung menjadi lebih enak saat dimasak.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
4. Tambahkan Daun Jambu Biji atau Daun Salam
Di beberapa daerah, masyarakat menggunakan daun jambu biji atau daun salam saat merebus rebung. Cara tradisional ini dipercaya dapat membantu mengurangi aroma tajam dan rasa pahit pada rebung.
Selain itu, daun-daun tersebut juga memberikan aroma yang lebih segar sehingga hasil akhir masakan menjadi lebih nikmat.
5. Rendam Setelah Direbus
Setelah direbus, rendam rebung dalam air bersih selama beberapa jam atau semalaman. Ganti air rendaman satu hingga dua kali agar sisa senyawa pahit yang masih tertinggal dapat berkurang.
Teknik ini sering digunakan oleh para pengolah makanan tradisional sebelum rebung dimasukkan ke dalam berbagai hidangan.
6. Masak dengan Bumbu yang Kaya Rempah
Rebung sangat cocok dipadukan dengan bawang merah, bawang putih, cabai, kunyit, ketumbar, lengkuas, maupun santan. Rempah-rempah tidak hanya menambah cita rasa, tetapi juga membantu menutupi aroma khas rebung yang terlalu kuat.
Dengan kombinasi bumbu yang tepat, rebung dapat menjadi hidangan yang gurih dan menggugah selera.
7. Jangan Menyimpan Rebung Mentah Terlalu Lama
Rebung segar sebaiknya segera diolah setelah dibeli. Penyimpanan terlalu lama dapat membuat kualitasnya menurun dan rasa pahitnya semakin terasa. Jika belum akan dimasak, rebung dapat direbus terlebih dahulu lalu disimpan dalam lemari pendingin.
Itulah tadi tips untuk mengelola rebung agar tidak pahit saat dimasak. Kamu bisa coba olah sendiri di rumah, ya! [DW]





