MALAIKAT jibril pernah menyampaikan pesan penting kepada Rasulullah Shalallahu, ‘alaihi wa Sallam. Pesan itu terdiri dari lima poin yang menjadi bagian dari cara kita menjalani kehidupan, agar selalu selamat bahagia dunia akhirat.
Lima pesan tersebut disampaikan oleh Sahl bin Sa’ad yang menuturkan, bahwa Rasulullah menyampaikan berita, beliau saw telah didatangi Jibril. Kehadiran Jibril menjumpai Rasulullah membawa lima pesan penting.
“Jibril pernah datang kepadaku seraya berkata, ‘Hai Muhammad, hiduplah sesukamu, sesungguhnya engkau akan menjadi mayit. Cintailah siapa saja yang engkau senangi, sesungguhnya engkau pasti akan berpisah dengannya. Dan beramallah semaumu, sesungguhnya engkau akan menuai balasannya. Dan ketahuilah bahwa kemuliaan seorang mukmin terletak pada salat malam dan kehormatannya adalah rasa kecukupan dari manusia” (HR. Thabrani, dinilai hasan oleh Syaikh Al-Albani).
Baca Juga: Apa yang Menjadi Takdirmu Akan Hadir Kepadamu
Simak Bekal untuk Menjalani Hidup yang Tak Kekal di Sini!
Mari kita simak lima poin kandungan pesan Jibril tersebut. Pertama, Jibril berpesan “hiduplah sesukamu, sesungguhnya kamu pasti akan menjadi mayit”.
Syaikh Amin bin Abdillah Asy-Syarqawi menjelaskan, hendaklah setiap manusia beriman menyadari, bahwa kematian bisa datang kapan saja, secara tiba-tiba. Bahkan pada saat ia sedang lalai dari kematian itu. Allah Ta’ala berfirman,
“Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, lalu ia berkata, ‘Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang salih… Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila telah datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengenal apa yang kamu kerjakan” (QS.Al-Munafiqun: 10-11)
Kedua, Jibril berpesan, “cintailah siapa saja yang engkau mau, sesungguhnya engkau pasti akan berpisah dengannya”.
Menurut Syaikh Asy-Syarqawi, kita boleh mencintai siapa saja, misalnya istri/suami, anak-anak, harta benda, nasab atau posisi sosial, pangkat/ jabatan, popularitas dan lain sebagainya. Tetapi, semua manusia akan meninggalkan itu semua.
Ketiga, Jibril berpesan “berbuatlah semaumu, sesungguhnya engkau akan menuai balasannya”. Menurut Syaikh Asy-Syarqawi, tidak ada yang luput dari pengawasan Allah. Setiap perbuatan –sekecil apapun, pasti akan mendapatkan balasan setimpal, baik di dunia maupun di akhirat.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Keempat, Jibril berpesan, bahwa kemuliaan seorang mukmin terletak pada shalat malam. Menurut Syaikh Asy-Syarqawi, sebuah tanda kemuliaan bagi seorang mukmin yang rela meninggalkan kenikmatan dunia di malam hari demi melaksanakan ibadah yang mulia pula; adalah qiyamullail atau shalat malam.
Kelima, Jibril berpesan, bahwa kehormatan seorang mukmin adalah pada saat ia tidak lagi bergantung pada manusia. Menurut Syaikh Asy-Syarqawi, setiap manusia pasti mengharapkan kemuliaan.
Adapun sebab seseorang mendapatkan kemuliaan adalah dengan cara bergantung pada Dzat pemilik kemuliaan, serta berlepas diri dari ketergantungan kepada selain-Nya. [DW]





